Kesibukan menjelang partai Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North tidak menghalangi Jordan Davis Tekadjaya untuk meluangkan waktu bagi keluarga.
Pemain SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui) itu menyempatkan hadir langsung di Final Party Junior DBL 2026 Surabaya yang dilangsungkan pada Rabu, 30 September 2026, untuk mendukung adik sepupunya, Benjamin Dennis, yang membela SMP Surabaya Cambridge School (SCS).
Bagi Jordan, kesempatan menyaksikan Benjamin bertanding secara langsung memberikan pengalaman tersendiri. Pasalnya, meski keduanya sama-sama menekuni basket, Jordan mengaku baru kali ini bisa hadir langsung untuk mendukung Benjamin selama mengikuti kompetisi Junior DBL 2026 Surabaya.
Baca juga: Lionel Ang Menutup Perjalanan Junior DBL 2026 dengan Gelar MVP
"Pas tahun 2024 itu kami main bareng di tim SCS. Kalau tahun lalu cuma bisa nonton lewat live streaming," jelas Jordan.
Putra SMP SCS mengabadikan momen bersama usai mengantongi gelar Runner-up di ajang Junior DBL 2026 Surabaya
Penampilan Benjamin di lapangan pun tak lepas dari perhatian dari Jordan. Ia menilai sang adik sepupu sudah bermain cukup baik, meski pertandingan tersebut sempat diwarnai momen ketika Benjamin harus mengakhiri permainan lebih awal akibat foul out.
"Menurut saya, pertandingannya seru. Tapi sayang dia harus foul out. Tapi ya sudah, itu bagian dari pertandingan," ujarnya.
Kedekatan keduanya tidak terlepas dari keluarga yang memiliki latar belakang basket cukup kuat. Olahraga ini seolah menjadi bagian dari keseharian keluarga mereka.
Jordan bercerita bahwa kakak kandungnya, Jeremiah Davis Tekadjaya, juga merupakan pemain basket. Saat SMA, Jeremiah pernah berlaga selama 2 musim di DBL East Java-North, tepatnya di 2023–2024, membela SMA Surabaya Cambridge School (SCS).
Baca juga: Kecil-Kecil Cabe Rawit! Kenzie Bantu Xin Zhong Juara Junior DBL 2026 Surabaya
Kecintaan terhadap basket juga dimiliki keluarga Benjamin. Kakak kandungnya, Jemimah Denise, turut menjadi bagian dari tim basket SMA SCS. Ia bahkan pernah merasakan atmosfer pertandingan di DBL Arena melalui ajang AZA 3x3 Competition 2025 East Java-North.
Potret Jeremiah, Jemimah, Benjamin, dan Jordan (dari kiri ke kanan) saat foto bersama di acara keluarga (Foto: Dokumentasi pribadi Jordan Davis Tekadjaya)
Lingkungan tersebut turut membuat basket menjadi olahraga yang dekat dengan Jordan dan Benjamin. Jordan sendiri mulai bermain basket sejak duduk di kelas I SD. Sementara itu, Benjamin baru serius menekuni olahraga ini ketika memasuki kelas VII SMP, setelah sebelumnya lebih banyak menggeluti renang.
"Pasti bangga. Apalagi sekarang dia sudah kelas IX yang termasuk salah satu pemimpin di tim untuk jadi contoh adik-adik kelasnya," ujar Jordan saat ditanya tentang perasaannya menyaksikan langsung perjuangan sang adik sepupu di laga Final Junior DBL 2026 Surabaya.
Sayangnya, dukungan Jordan belum mampu membantu SCS mempertahankan gelar juara yang mereka raih musim lalu. SMP SCS harus mengakui keunggulan SMP Xin Zhong dengan skor akhir 47-55 di laga final hari ini dan mengantongi predikat Runner-up. Meski begitu, Benjamin tetap memberikan kontribusi terbaiknya dengan mencatatkan 3 poin dan 11 rebound selama 22 menit melantai.
Jordan Davis (nomor tiga dari kiri di baris kedua) saat mendukung adik sepupunya, Benjamin, di Final Junior DBL 2026 Surabaya
Baca juga: Putri NSA Juara, Putra Xin Zhong Akhiri Penantian di Junior DBL 2026 Surabaya!
Di tengah dukungannya untuk Benjamin, Jordan juga tengah menjalani perjalanan penting bersama SMA St Louis 1 Surabaya. Ia kini bersiap menghadapi Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Di laga tersebut, SMA St Louis 1 Surabaya akan berhadapan dengan SMA Gloria 1 Surabaya.
Persiapan menuju laga penentuan tersebut tetap menjadi prioritasnya. Jordan mengaku akan memaksimalkan latihan bersama tim, kemudian melakukan evaluasi pertandingan untuk memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi. Tentunya Jordan akan berusaha menjaga waktu istirahat agar kondisi fisiknya tetap terjaga menjelang final.
"Kami juga akan me-review video pertandingan lawan agar bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi final," bebernya.
Kehadiran di Final Party Junior DBL 2026 Surabaya kali ini menjadi salah satu caranya memberikan dukungan kepada keluarga sebelum kembali fokus pada persiapan timnya sendiri.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Jordan bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)
Profil Benjamin bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)