Galih Putra Kharisma sudah merasakan sendiri seperti apa sulitnya menghadapi SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui). Pengalaman itu menjadi alasan student-athlete SMA Nation Star Academy (NSA) tersebut punya pilihan ketika diminta memprediksi final putra Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Sinlui memang bukan lawan yang asing bagi Galih. NSA sempat berhadapan dengan Sinlui pada babak playoffs. Pertandingan tersebut bahkan tidak berjalan mudah bagi Sinlui.
NSA mampu membuat permainan Sinlui sempat kehilangan arah. Tekanan yang diberikan NSA membuat Sinlui kesulitan mengembangkan permainan seperti biasanya. Namun, Sinlui perlahan menemukan kembali ritmenya hingga akhirnya bangkit dan mengamankan kemenangan tipis 22-20.
Baca juga: Prediksi Jayden Wijaya di Final DBL East Java-North!
Pengalaman tersebut justru membuat Galih semakin memahami kekuatan Sinlui. Ia merasa NSA lebih tahu bagaimana permainan Sinlui karena sudah menghadapinya secara langsung dibandingkan ketika melihat permainan Gloria 1 dari luar lapangan.
“SMA St Louis 1 (Sinlui) sih,” ujar Galih ketika ditanya tim yang ia jagokan di final.
Menurutnya, final putra yang mempertemukan Sinlui dengan SMA Gloria 1 Surabaya bakal berlangsung seru dan ketat. Kedua tim dinilainya memiliki kekuatan yang sama-sama bisa membuat pertandingan berjalan hingga akhir.
“Menurutku bakal seru dan ketat sih final putra. Soalnya kedua tim sama-sama kuat baik Sinlui atau Gloria 1,” katanya.
Meski NSA sempat membuat Sinlui kewalahan, Galih melihat ada alasan mengapa tim tersebut akhirnya mampu keluar sebagai pemenang. Pengalaman menghadapi tekanan hingga kemampuan untuk kembali menemukan permainan menjadi hal yang ia perhatikan.
“Soalnya kita sudah pernah lawan Sinlui,” ujarnya.
Ketika diingatkan bahwa NSA sempat membuat Sinlui kesulitan dalam pertandingan tersebut, Galih justru melihatnya sebagai alasan lain untuk memilih Sinlui.
Baca juga: Coach Rainer Nantikan Laga Seru di Final DBL East Java-North 2026
“Justru itu. Kita lebih tahu kekuatannya Sinlui daripada Gloria 1 karena aku pribadi belum pernah lawan Gloria 1,” jelasnya.
Dari pertandingan itu pula, Galih melihat dua kekuatan yang menurutnya menjadi modal Sinlui menghadapi final, fisik dan mental juara.
“Sinlui itu menang fisik sama mental juaranya sih,” kata Galih.
Karena itu, ia memprediksi duel Sinlui dan Gloria 1 bakal berlangsung ketat. Galih tidak melihat pertandingan tersebut akan berakhir dengan jarak skor yang jauh.
“Harusnya ketat dan selisih skor tidak terlalu jauh,” ujarnya.
Untuk final putri, Galih memilih tidak banyak berkomentar. Ia mengaku tidak terlalu mengikuti perjalanan tim putri sehingga tidak memiliki cukup gambaran untuk memberikan prediksi.
“Kalau untuk tim putri aku nggak bisa kasih pendapat karena jujur nggak ngikutin perkembangan tim putri kedua tim,” tuturnya.
Namun untuk sektor putra, pilihannya sudah jelas. Galih membawa pengalaman NSA saat menghadapi Sinlui sebagai bekal untuk membaca duel yang akan tersaji di Final Party.
Sinlui pernah dibuat kehilangan arah oleh NSA, tetapi mereka juga menunjukkan kemampuan untuk bangkit ketika pertandingan berada dalam tekanan. Kini, pengalaman tersebut membuat Galih punya alasan sendiri ketika memilih siapa yang akan ia jagokan saat Sinlui kembali turun di partai final pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Baca juga: Kilas Balik Finalis DBL East Java-North: Putri Sinlui Terus Bermain Dominan
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)