ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Papa Charly (tengah) saat memeluk Ian (kanan) dan Matthew (kiri) usai menyabet predikat Champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Bagi Charly Angkriwan, setiap pertandingan yang dilalui anak-anaknya adalah bagian dari perjalanan yang layak disimpan. Ayah dari Ian Angkriwan dan Matthew Angkriwan, penggawa SMA St Louis 1 Surabaya, itu punya cara sendiri untuk mengabadikan perjalanan anak-anaknya. Ia menyimpan berbagai momen mereka melalui akun Instagram @workhard.gohome.

Akun tersebut bukan sebatas berisi dokumentasi pertandingan. Papa Charly menjadikannya seperti album digital yang merekam perjalanan anak-anaknya sejak mengenal basket hingga tumbuh menjadi pemain seperti sekarang.

Ide itu muncul dari keinginan sederhana Papa Charly sebagai seorang ayah. Ia ingin memberikan sesuatu yang bisa kembali dilihat Ian dan Matthew ketika keduanya sudah dewasa nanti.

Potret Papa Charly (pojok kiri) hampiri kedua anaknya usai dinobatkan sebagai Champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-NorthPotret Papa Charly (pojok kiri) hampiri kedua anaknya usai dinobatkan sebagai Champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

"Jadi, saya mau membuat satu akun dokumentasi untuk perkembangan mereka dari mereka nggak bisa main sampai selesai SMA," ujar Papa Charly yang ditemui usai merayakan kemenangan kedua putranya di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Perjalanan itu sudah dimulai sejak anak-anaknya masih kecil. Papa Charly mengajak ketiga putranya, termasuk anak pertamanya, Ashton Angkriwan yang kini melanjutkan pendidikan di Jerman, untuk bermain basket setelah keluarganya pindah dari Jakarta pada 2016. Saat itu, ia ingin anak-anaknya memiliki lebih banyak teman di lingkungan baru.

Basket akhirnya menjadi bagian dari keseharian keluarga mereka. Papa Charly mengaku selalu berusaha hadir dalam berbagai pertandingan yang dijalani anak-anaknya. 

Bahkan, ketika ketiga putranya harus bertanding di kota yang berbeda, ia dan sang istri, Katherine Hariman, sebisa mungkin berbagi tugas agar setidaknya ada satu orang tua yang tetap hadir mendampingi mereka. 

Momen-momen kebersamaan itulah yang kemudian turut ia abadikan dalam akun @workhard.gohome. Bagi Papa Charly, setiap perjalanan bersama anak-anaknya selalu memiliki cerita tersendiri.

Baca juga: Resmi Bergulir! Ini Hasil Drawing DBL East Java Championship 2026

Momen Ian (kiri) yang memeluk sang adik, Matthew, usai resmi menyabet gelar Champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-NorthMomen Ian (kiri) yang memeluk sang adik (kanan), Matthew, usai resmi menyabet gelar Champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Menariknya, Papa Charly tidak asal memilih lagu untuk mengiringi unggahan di akun tersebut. Lagu yang ia gunakan rupanya mengikuti apa yang sedang disukai anak-anaknya pada tahun tersebut.

"Lagu-lagu di postingan itu juga sebagai bentuk hadiah di masa depan untuk mereka. Jadi, saat mereka melihat lagi postingannya saat sudah dewasa, mereka bisa kembali merasakan euforia saat itu," ungkapnya.

Papa Charly ingin setiap periode dalam perjalanan anak-anaknya memiliki "soundtrack"-nya masing-masing. Ia berharap mereka bisa kembali mengingat masa-masa saat lagu tersebut menjadi favorit mereka. Termasuk pertandingan, perjalanan bersama tim, hingga momen-momen kecil yang mungkin terlupakan seiring bertambahnya usia.

Bagi Papa Charly, kemenangan juga bukan satu-satunya memori yang layak diabadikan. Setiap pertandingan memiliki ceritanya sendiri, termasuk ketika Matthew harus melewati masa-masa sulit dalam perjalanan basketnya.

Baca juga: Sinlui Kembali Kawin Gelar di DBL Surabaya, Tiket Final Sold Out dalam Hitungan

Angkriwan sekeluarga abadikan momen bersama di DBL ArenaKeluarga Charly Angkriwan abadikan momen bersama di DBL Arena

Matthew yang mulai bermain basket sejak usia 8 tahun sempat merasakan banyak kekalahan ketika menginjak usia 11 tahun. Dalam setahun, ia bahkan beberapa kali harus menerima hasil kurang baik. 

Namun, dari situlah Papa Charly melihat proses anaknya untuk terus berkembang. Kekalahan menjadi bagian dari perjalanan Matthew untuk kembali berlatih, belajar, dan memperbaiki diri.

"Orang bijak itu kan bukan berapa kali dia menang, tapi berapa kali dia jatuh dan dia bangkit kembali," tutur Papa Charly.

Kini, perjalanan tersebut membawa Ian dan Matthew ke titik yang mungkin dulu hanya menjadi harapan. Keduanya mendapat kesempatan bermain bersama dalam satu tim SMA St Louis 1 Surabaya dan berhasil membawa pulang gelar Champion usai mengalahkan SMA Gloria 1 Surabaya dengan skor akhir 61-44 di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Baca juga: Justins Brayden Linardi Tampil Apik, 3 Tripoin Antar Putra Sinlui Champion!

Aksi Ian (pemain Sinlui bernomor jersey 13 dari Sinlui) di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-NorthAksi Ian (pemain Sinlui bernomor jersey 13 dari Sinlui) di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Sebagai ayah, Papa Charly tentu merasa bangga dengan pencapaian itu. Namun, ia tetap tidak pernah membebani anak-anaknya dengan tuntutan soal hasil. Sebelum pertandingan pun, ia lebih sering mengingatkan keduanya untuk menikmati permainan dan memberikan kemampuan terbaik.

"Yang penting mereka berani mencoba untuk membenahi. Setiap game itu adalah kesempatan untuk membenahi," katanya.

Karena itu, @workhard.gohome pada akhirnya bukan hanya tentang basket. Di balik unggahan-unggahan tersebut ada cerita tentang seorang ayah yang berusaha hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak-anaknya.

Foto dan video yang tersimpan di sana mungkin menjadi dokumentasi biasa bagi orang lain. Namun, bagi Papa Charly dan keluarganya, semuanya adalah potongan memori.

Kelak, ketika Ian dan Matthew sudah dewasa, Papa Charly ingin mereka membuka kembali akun tersebut. Melihat bagaimana mereka dulu belajar bermain basket, merasakan kalah dan menang, bertemu teman-teman, hingga akhirnya tumbuh menjadi pemain yang mereka cita-citakan.

Baca juga: Tahun Terakhir SMA, Joanne Kejar Satu Kejuaraan Lagi tuk Lengkapi Perjalanannya

Aksi Matthew (pemain Sinlui bernomor jersey 3 dari Sinlui) di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-NorthAksi Matthew (pemain Sinlui bernomor jersey 3 dari Sinlui) di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Pertandingan boleh selesai. Musim kompetisi juga akan berganti. Tetapi, Papa Charly ingin memastikan cerita tentang masa kecil anak-anaknya tetap punya tempat untuk pulang.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Ian bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

Profil Matthew bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS