Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java segera tiba. SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) dan SMA Gloria 1 Surabaya (Gloria) kembali berhadapan di penghujung perjalanan mereka musim ini. Menariknya, pertemuan tersebut terjadi di sektor putra maupun putri.
Dari luar lapangan, dua pelatih yang musim ini pernah menghadapi Gloria 1 turut memberikan pandangannya tentang partai puncak. Mereka adalah Coach Mey Putridiana, pelatih skuad putri SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu), serta Coach Bisma Sabda Imanissi, pelatih skuad putra SMAN 1 Bululawang (Smabul).
Kosayu dan Smabul sama-sama berhadapan dengan Gloria 1 dalam perjalanan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Kosayu bertemu Gloria 1 di sektor putri, sedangkan Smabul menghadapi tim yang sama di sektor putra.
Dari pengalaman menghadapi Gloria 1 hingga menyaksikan perjalanan Sinlui, keduanya punya sudut pandang masing-masing untuk membaca peluang di partai final.
Baca juga: Tinggalkan Renang, Nadine Lanjutkan Mimpi di Basket
Untuk putri, pilihan keduanya ternyata sama. Baik Coach Mey maupun Coach Bisma menjagokan Sinlui untuk menjadi juara.
Coach Mey sudah mengikuti perjalanan Sinlui sejak Round 2. Menurutnya, Sinlui menjadi salah satu tim yang paling stabil sejak babak tersebut hingga Championship. Kedalaman roster menjadi salah satu alasan yang membuatnya menaruh perhatian lebih kepada Sinlui.
Bukan hanya soal jumlah pemain yang merata. Coach Mey juga melihat peran Richelle Evelyn Widjaja dan Joanne Giovanni dalam mengatur permainan Sinlui. Keduanya dinilai tidak memaksakan bola selalu berada di tangan mereka, tetapi mampu mengalirkannya kepada rekan satu tim.

Aksi pemain putri Sinlui berusaha menembus ketatnya penjagaan pemain SMA Gloria 1 Surabaya untuk melepaskan tembakan ke arah ring pada Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Sabtu, 3 Oktober 2026.
"Richelle lah yang tenang. Tempo-nya dia tahu. Dia juga ngalirin bolanya," ujar Coach Mey.
Hal serupa ia lihat dari Joanne. Menurut Coach Mey, keduanya bisa menjadi distributor ketika dibutuhkan, tetapi tetap mampu mengambil alih ketika tim membutuhkan poin. Kemampuan tersebut membuat pemain lain ikut mendapatkan ruang untuk berkontribusi.
Baca juga: Hua Ind Mania Kobarkan Api di DBL Arena Lewat Koreo Phoenix!
Coach Bisma juga melihat keunggulan Sinlui dari kedalaman roster. Namun, ia memiliki sorotan lain yang membuatnya semakin yakin. Konsistensi tembakan tiga angka Sinlui menjadi salah satu pembeda yang ia perhatikan sepanjang perjalanan kedua tim.
"Saya menjagokan Sinlui. Alasannya secara kedalaman roster Sinlui lebih bagus dan penembak tripoinnya lebih konsisten," kata Coach Bisma.
Bahkan, Coach Bisma memperkirakan jarak skor final putri bisa cukup lebar dengan selisih mencapai dua digit. Namun, Coach Mey justru mengingatkan bahwa final bisa menghadirkan cerita berbeda ketika faktor mental mulai berbicara.
Apalagi, Gloria 1 memiliki motivasi untuk membalas hasil pertemuan di final sebelumnya. Coach Mey menilai pengalaman menghadapi Sinlui juga membuat Gloria 1 kemungkinan sudah memiliki gambaran mengenai cara meredam serangan lawannya.
Baca juga: 7 Tahun Menunggu, Smabul Boys Akhirnya Menjemput Mimpi di DBL Arena
Jika beralih ke putra, Coach Mey juga melihat Gloria 1 memiliki bekal untuk menghadapi Sinlui. Setelah menyaksikan Sinlui menghadapi SMAN 1 Jember (Sketsa) di semifinal, ia menilai Gloria 1 kemungkinan sudah memiliki gambaran mengenai cara mematikan serangan Sinlui. Titik lemah pertahanan hingga transisi defense Sinlui, menurutnya, juga sudah bisa terbaca.
"Pasti Gloria lebih semangat untuk rematch dari yang kalah di final kemarin," tutur Coach Mey.
Berbeda dengan putri, pilihan kedua coach untuk partai putra juga mengarah kepada tim yang sama. Coach Bisma melihat Gloria 1 punya peluang untuk mengakhiri final sebagai juara.
Menurutnya, permainan Gloria 1 memiliki kolektivitas yang bagus dan lebih dinamis. Ia memperkirakan pertandingan akan berjalan dengan selisih yang cukup ketat. Namun, ada satu hal yang harus dijaga Gloria 1 jika ingin keluar sebagai juara.

Upaya pemain putra Sinlui melewati kawalan ketat pemain lawan untuk mencetak poin dalam laga puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Sabtu, 3 Oktober 2026.
"Gloria harus bisa keluar dari tekanan defense Sinlui dan harus tetap bisa memainkan sistemnya, tidak terpancing untuk bermain secara individu dan buru-buru," jelas Coach Bisma.
Coach Mey pun memiliki pilihan yang sama. Setelah melihat perjalanan kedua tim, ia mengaku lebih ingin melihat adanya juara baru. Pilihan tersebut sekaligus mengarah kepada Gloria 1.
"Kalau dari saya kepinginnya juara baru," kata Coach Mey.
Bagi Coach Mey, Gloria 1 punya modal dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Namun, saat laga penentuan tiba, kemampuan menjaga mental di tengah tekanan bisa menjadi pembeda.
Baca juga: Hasil DBL East Java Championship: Sinlui dan Sketsa Jalani Laga Sengit!
Dua coach tersebut memang memberikan alasan berbeda ketika memilih jagoannya. Namun, ada satu hal yang sama-sama muncul dalam pembicaraan mereka. Final bukan lagi sekadar soal siapa yang lebih kuat di atas kertas.
Sinlui dan Gloria 1 sudah sama-sama mengenal karakter permainan lawannya. Kini, kesiapan menjalankan rencana, merespons tekanan, dan menjaga mental akan menjadi bagian dari cerita terakhir mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Mey Putridiana bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Profil Bisma Sabda Imanissi bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).