ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret pemain Raffles Christian School Jakarta saat melakukan free throw di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship sudah di depan mata! Deretan tim terbaik dari North Jakarta, West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, serta South Jakarta tengah bersiap melanjutkan perjuangan untuk menjadi penguasa Ibu Kota. 

Namun, tentu ada sejumlah penyesuaian format kompetisi dan peraturan yang perlu diperhatikan oleh setiap peserta. 

Salah satu perubahan penting pada DBL Jakarta Championship 2026 adalah hadirnya Play-in Tournament sebelum babak Playoffs. Fase ini menggunakan sistem gugur (knockout) dan melibatkan tim-tim yang memenuhi kualifikasi, termasuk empat runner-up serta semifinalis dari East Jakarta dan South Jakarta. Hanya dua tim yang berhasil melewati fase tersebut yang berhak mengamankan tiket menuju Playoffs, sementara runner-up dari satu region tersisa memperoleh akses langsung karena region asal yang merupakan wilayah juara Final DBL Jakarta 2025.

Tak hanya menghadirkan perubahan pada format kompetisi, DBL Jakarta Championship 2026 sekaligus Final DBL Jakarta 2026 juga memberlakukan aturan khusus berupa 1-and-1 Free Throw Rule. 

Dalam regulasi ini, keberhasilan pemain memasukkan tembakan bebas pertama akan menentukan apakah ia berhak memperoleh kesempatan untuk melakukan lemparan bebas berikutnya.

Penerapan aturan tersebut diharapkan mampu mendorong para pemain untuk semakin mengasah salah satu keterampilan fundamental dalam basket, yakni akurasi free throw. Pasalnya, kemampuan memanfaatkan peluang dari garis lemparan bebas dapat menjadi faktor penting dalam menambah perolehan poin sekaligus memengaruhi jalannya pertandingan.

Berdasarkan evaluasi statistik DBL, rata-rata akurasi free throw seluruh tim sepanjang periode musim 2021 hingga 2025 tercatat mencapai 32 persen. Sementara itu, catatan rata-rata akurasi lemparan bebas tim-tim finalis DBL musim 2025/2026 masih berada di bawah 40 persen. 

Data tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengeksekusi tembakan bebas masih menjadi aspek yang perlu terus ditingkatkan, terlebih ketika setiap poin berpotensi menentukan hasil pertandingan. 

Mekanisme 1-and-1 Free Throw Rule

Dalam aturan free throw yang sebelumnya berlaku, pemain mendapatkan dua kesempatan lemparan bebas ketika dilanggar oleh lawan saat melakukan tembakan dua angka. Sementara itu, jika pelanggaran terjadi ketika pemain sedang melepaskan tembakan tiga angka, pemain tersebut berhak memperoleh tiga kali kesempatan free throw.

Sementara, 1-and-1 Free Throw Rule menerapkan tembakan pertama akan berpengaruh pada kesempatan untuk melakukan tembakan berikutnya. 

Dalam kata lain, pemain yang mendapatkan dua free throw wajib memasukkan tembakan pertama untuk memperoleh kesempatan lemparan berikutnya. Jika tembakan pertama gagal, pertandingan akan langsung dilanjutkan. 

Sementara, apabila tembakan pertama tidak mengenai ring atau air ball, penguasaan bola langsung beralih pada tim lawan dan permainan akan dilanjutkan melalui lemparan ke dalam (inbound).

1-and-1 Free Throw Rule Berlaku Pada Dua Kuarter Pertama

Perlu diketahui, penerapan 1-and-1 Free Throw hanya berlaku pada dua kuarter pertama di setiap pertandingan. 

Sedangkan, ketentuan free throw pada kuarter ketiga dan keempat kembali mengikuti aturan standar. Pemain tetap memperoleh jumlah kesempatan free throw sesuai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh tim lawan. 

1-and-1 Free Throw Hanya Berlaku Pada Situasi Tertentu

Ada dua situasi yang membuat 1-and-1 Free Throw Rule dapat diterapkan. Pertama, shooting foul, yakni pelanggaran yang dilakukan pemain bertahan ketika lawan sedang melakukan gerakan menembak, baik itu menghasilkan dua ataupun tiga kesempatan lemparan bebas. 

Kedua, team foul atau kondisi ketika sebuah tim telah mencapai batas pelanggaran tim dalam satu kuarter, lalu melakukan pelanggaran pribadi terhadap pemain lawan yang memenuhi kriteria untuk dikenai aturan tersebut.

Meski begitu, 1-and-1 Free Throw Rule tidak berlaku untuk technical foul dan unsportsmanlike foul. Penanganan pelanggaran tersebut, termasuk hukuman, jumlah kesempatan lemparan bebas, serta penguasaan bola, tetap mengacu pada regulasi FIBA yang berlaku.

DBL Jakarta Championship 2026 akan berlangsung di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada 19-29 Oktober 2026. Sementara itu, Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta kembali digelar di Indonesia Arena pada Sabtu, 21 November 2026. 

Jangan lewatkan update terbaru seputar DBL Jakarta Championship 2026 melalui instagram resmi @dbl_jakarta serta aplikasi DBL Play!

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS