ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Ibu Syane Buisang (berdiri di tengah) bersama skuad SMAN 1 Bitung saat berhasil menembus babak Fantastic Four DBL North Sulawesi, pada 20 Oktober 2026

Di balik megahnya Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi, sebuah kompetisi bola basket pelajar tidak sekadar pertandingan menang atau kalah. 

Lebih dari itu, DBL adalah sebuah tempat mimpi-mimpi besar dirajut, hingga jalan hidup masa depan digariskan. Keyakinan inilah yang dipegang teguh oleh Syane Buisang, S.Pd., Kepala SMAN 1 Bitung. 

Langkah skuad putra SMAN 1 Bitung yang kembali sukses menembus babak Fantastic Four musim ini, setelah menumbangkan SMA Rexmundi Manado dengan skor meyakinkan 45-28, bukanlah kebetulan semata. 

Di balik konsistensi dan ketangguhan anak didiknya di lapangan, ada keyakinan dari seorang pimpinan sekolah yang berdiri di garis depan untuk memberikan dukungan penuh.

Sebagai seorang kepala sekolah, keputusan Ibu Syane untuk mendedikasikan waktu, tenaga, dan perhatian penuh pada kegiatan non-akademik ini kerap mengundang tanya. Namun, ia punya alasan yang sangat kuat.

Bagi Ibu Syane, pencapaian anak-anak SMAN 1 Bitung hari ini adalah hasil dari proses panjang yang tidak instan. 

Mulai dari sesi latihan yang menguras keringat hingga hari pertandingan, pihak sekolah memastikan diri hadir memberikan dukungan moral.

"Pencapaian mereka tampil hari ini, itu bukan hanya hasil dari beberapa bulan latihan, tapi prosesnya cukup panjang. Saya sebagai kepala sekolah turut memberi dispensasi penuh, dan kami berkolaborasi dengan para orang tua," ungkap Ibu Syane dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga: Menilik Alasan Berkembangnya Basket Bitung Lewat Kacamata Rezky Aditya

Bahkan, dalam setiap laga krusial, Ibu Syane tidak pernah absen hadir langsung di GOR Politeknik Negeri Manado. 

Didampingi para guru dan siswa-siswi yang datang berbondong-bondong, ia duduk di pinggir lapangan, memberikan energi positif bagi para pemain. 

Rasa bangga dan decak kagum menyelimuti hatinya melihat bagaimana anak-anak asal Bitung mampu membuktikan diri bahwa mereka sama sekali bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.

Keyakinan Ibu Syane terhadap DBL bukanlah angan kosong. Pengalaman bertahun-tahun berkecimpung di dunia pendidikan memberikannya sebuah kesaksian hidup yang begitu nyata. 

Jauh sebelum memimpin SMAN 1 Bitung, ia pernah mengabdi sebagai guru sekaligus wali kelas di SMA Don Bosco Bitung.

Di sanalah ia menyaksikan sendiri bagaimana sebuah kompetisi olahraga mampu mengubah garis hidup seorang anak muda dari tanah Minahasa Utara. 

Sosok yang dimaksud adalah Andre Rorimpandey, alumnus SMA Don Bosco Bitung yang pernah jadi bagian dari skuad elit DBL Indonesia All-Star 2013 , bahkan sempat terbang melawat ke Amerika Serikat berkat prestasi gemilangnya di ajang DBL.

Bagi Ibu Syane, perjalanan karier Andre hari ini, yang kini telah sukses bekerja di salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkemuka, di Jakarta, merupakan buah manis dari pintu kesempatan yang dibuka oleh DBL.

"Saya punya pengalaman, waktu saya masih di sekolah yang lama, di SMA Don Bosco Bitung, namanya Andre Rorimpandey, yang karena DBL, akhirnya dia bisa berkarier, saat ini dia sudah sukses di Jakarta. Dan saya yakin itu karena DBL. Jadi saya tidak ragukan lagi kualitas kegiatan seperti DBL ini," ucap Ibu Syane.

Baca Juga: Cinta Tanpa Batas Sang Ibu dan Pengorbanan Luar Biasa di Balik Perjalanan Josua

Kenangan manis sebagai wali kelas kala mengajar mata pelajaran ekonomi di masa lalu masih melekat erat di ingatannya. 

Ia ingat betul bagaimana potensi besar Andre diasah melalui kompetisi ini hingga akhirnya dilirik oleh dunia profesional dan direkrut berkat kemampuan serta mentalitas yang terbentuk di lapangan basket.

Kisah sukses Andre Rorimpandey kini menjadi bahan bakar motivasi yang selalu ia gelorakan kepada anak-anak didiknya di SMAN 1 Bitung. 

Di setiap kesempatan, Ibu Syane tidak pernah lelah menyebut nama Andre di hadapan para siswa, meyakinkan mereka bahwa anak-anak daerah memiliki kapasitas dan talenta yang setara untuk menembus batas, asalkan mau berjuang sungguh-sungguh.

DBL-North-Sulawesi-SMAN-1-Bitung
Potret salah satu pemain SMAN 1 Bitung saat berhadapan dengan SMA Rexmundi Manado di laga Big Eight

Kini, seiring langkah skuad putra SMAN 1 Bitung yang semakin perkasa menatap babak Fantastic Four, Ibu Syane menyimpan harapan yang jauh lebih besar dari sekadar trofi kemenangan. 

Lebih dari target melaju hingga partai puncak, ia ingin panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi menjadi batu loncatan bagi lahirnya "Andre-Andre" baru dari Kota Bitung.

"Saya berharap sekali, jadi saya bisa kasih motivasi terhadap anak-anak saya bahwa saya bisa berharap akan ada Andre selanjutnya di Kota Bitung, bukan hanya di sekolah yang lama. Karena anak-anak Bitung ini sebenarnya juga berbakat, biar semua tahu kalau anak-anak Bitung bisa lewat DBL ini," pungkasnya.

Baca Juga: Berikut Para Peraih Best Five AQUA DBL Dance 2026 North Sulawesi

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS