Siapa sangka, musim pertama Christian Nathan Devara Rompies di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali langsung berakhir dengan sederet pencapaian manis. Bukan hanya berhasil membawa SMA CHIS Denpasar mengukir sejarah, student-athlete yang masih duduk di bangku kelas X itu juga sukses menyabet gelar Most Valuable Player (MVP).
Menariknya, remaja yang akrab disapa Nathan itu mengaku tak pernah membayangkan debutnya di DBL bakal berakhir dengan begitu istimewa. Apalagi, namanya juga berhasil masuk dalam jajaran Kopi Good Day First Team 2026 Bali.
“Yang Nathan rasakan pertama-tama pastinya senang dan sangat bersyukur. Apalagi, ini masih tahun pertama Nathan bermain di DBL, tetapi sudah diberi kesempatan untuk meraih gelar juara dan MVP,” ungkap Nathan.
Pencapaian tersebut tentu bukan datang begitu saja. Sepanjang gelaran DBL Bali 2026, Nathan tampil impresif dengan membukukan total 67 poin, 13 assist, dan 10 steal. Catatan itu turut mengantarkan CHIS Denpasar meraih gelar juara pertamanya sejak mengikuti kompetisi DBL pada 2023.
Baca Juga: 'Sweet Ending' Krisabella, Tutup Last Dance dengan MVP!
Ya, CHIS berhasil menuntaskan penantian tersebut setelah menumbangkan SMA Soverdi Tuban dengan skor 56-41 pada partai final, Sabtu, 24 Oktober 2026, di GOR Purna Krida, Kerobokan.
.jpg)
Potret Nathan (kiri) saat prosesi awarding MVP DBL Bali 2026
Bagi Nathan, keberhasilan itu terasa semakin spesial karena sebelumnya ia sama sekali tidak menyangka bisa langsung mengangkat trofi juara pada kesempatan pertamanya.
“Enggak pernah menyangka sih, bisa menjadi champion, apalagi masuk First Team. Tapi, aku selalu percaya dengan persiapan yang sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir,” ceritanya.
Selama tiga bulan tersebut, Nathan dan rekan-rekannya berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kepercayaan terhadap kemampuan tim menjadi salah satu modal mereka untuk menghadapi setiap pertandingan.
“Kami merasa persiapan tim sudah matang dan selalu siap menghadapi siapa pun lawannya,” lanjutnya.
Meski demikian, perjalanan Nathan sebagai seorang rookie bukan berarti tanpa tantangan. Bermain di kompetisi sebesar DBL untuk pertama kalinya tentu menghadirkan tekanan tersendiri.
Namun, menariknya, tekanan tersebut justru bukan datang dari kakak-kakak kelas yang lebih berpengalaman.
Nathan mengaku tidak merasakan adanya senioritas di lingkungan tim CHIS. Hal itu membuatnya bisa menjalani musim debut tanpa harus merasa terbebani oleh perbedaan usia maupun pengalaman.
“Kalau dari dalam tim sendiri, Nathan enggak terlalu merasakan tantangan. Soalnya, di CHIS benar-benar enggak ada senioritas,” ujarnya.
Sebaliknya, tantangan terbesar justru datang dari luar lapangan. Harapan besar para pendukung CHIS untuk melihat tim kesayangannya menjadi juara menjadi tekanan yang harus dihadapi Nathan.
Baca Juga: Rela Ambil Cuti, Ayah Krisabella Akhirnya Saksikan Last Dance Sang Putri!
Belum lagi atmosfer pertandingan ketika berhadapan dengan suporter lawan dan pemain-pemain yang memiliki pengalaman lebih banyak darinya.
“Justru tantangan terbesarnya datang dari tekanan suporter CHIS yang pastinya berharap kami bisa menjadi juara. Selain itu, ada juga tekanan dari suporter lawan serta pemain-pemain yang mungkin jauh lebih berpengalaman,” jelasnya.
.jpg)
Nathan dan deretan student-athlete yang berhasil menembus Kopi Good Day First Team 2026 Bali
Meski begitu, Nathan berhasil melewati seluruh tantangan tersebut. Bahkan, ia mampu memberikan kontribusi besar hingga akhirnya dinobatkan sebagai pemain terbaik DBL Bali 2026.
Gelar MVP dan First Team yang diraih pada musim pertamanya tentu menjadi awal yang menjanjikan. Terlebih, Nathan masih memiliki dua musim DBL yang bisa dijalaninya bersama CHIS.
Lantas, setelah berhasil meraih hampir seluruh pencapaian besar pada tahun pertamanya, apa lagi yang ingin dikejar Nathan?
Rupanya, pemain muda CHIS tersebut masih menyimpan satu mimpi yang belum terwujud.
“Tentunya mimpi Nathan selanjutnya adalah bisa menjadi DBL All-Star,” ungkapnya.
Sebuah target yang kini menjadi motivasi baru bagi Nathan untuk terus mengembangkan kemampuannya. Sebab, meski sudah berhasil meraih gelar MVP dan membawa CHIS mencetak sejarah, perjalanan basket Nathan masih panjang.
Baca Juga: Ketika Tribun DBL Jadi Saksi Kepedulian Pemuda terhadap Indonesia
Musim debutnya mungkin sudah berakhir dengan begitu manis. Namun, bagi Nathan, keberhasilan tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Dari seorang rookie yang tak pernah membayangkan bisa langsung menjadi juara, kini Nathan punya kesempatan untuk mengejar panggung yang lebih besar.
Dan siapa tahu, dua musim tersisa bersama CHIS bakal membawanya semakin dekat dengan mimpi mengenakan jersei DBL All-Star.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)