ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Ekspresi kemenangan SMPN 12 Surabaya setelah melangkah ke babak Final. (foto: Dika Kawengian/DBL Indonesia)

SURABAYA-SMPN 12 Surabaya membuktikan bahwa kerja keras tidak akan menghianati hasil. Berkat semangat luar biasa dari skuad asuhan Koen Bimantoro, mereka berhasil mengalahkan SMP Petra 1 Surabaya dengan skor 62-60.

Sejak kuarter pertama, Rholass langsung tampil menggebrak. Permainan gemilang Qaulan Syakilla dan Andang Ramadhan Rizky Putra membuat membuat petra 1 harus tertinggal lebih dulu dengan skor 16-11.

Memasuki kuarter kedua, pelatih Petra 1, Lim Filixs mulai mengubah strateginya. Permainan yang berporos ke Cliff Louis dan Vincent Widiyanto ini membuahkan hasil positif di kuarter kedua. Delapan poin yang mereka sumbangkan membuat skor menipis menjadi 23-24.

Tensi pertandingan mulai semakin panas di kuarter tiga. Vincent Widiyanto berhasil membalikkan keadaan menjadi 27-25 melalui umpan yang diberikan Cliff Louis. Sontak hal ini memuat mental pemain SMP Petra 1 Surabaya semakin panas.

Meski sampat dibalas oleh Rholas, Petra 1 yang bermain ngotot juga mampu kembali membalikkan keadaan. Tercatat, Petra 1 berhasil membalikan keadaan sebanyak tiga kali di kuarter ini.

Sayang, di penghujung kuarter tiga, Rholas berhasil mempertahankan kunggulannya. Threepoint yang dilakukan Andang Ramadhan dan disusul freethrows Qaulan Syakilla membuat mereka unggul 42-39.

Memasuki kuarter pemungkas, Andang Ramadhan yang sedang panas-panasnya menjadi momok bagi pertahanan SMP Petra 1 Surabaya. Siswa DBL Academy Surabaya ini berhasil membuahkan sembilan angka. Salah satu poin krusial yang ia bukukan adalah saat ia berhasil menyamakan keadaan menjadi 54-54 di menit keenam pertandingan.

Hal ini tak dibiarkan begitu saja oleh Petra 1. Kali ini, giliran Cliff Louis yang menunjukkan ketajamannya. Lima poin yang ia lesakkan secara beruntun membuat timnya kembali memimpin jalannya pertandingan.

Sayang, momentum ini tak dipertahankan dengan baik oleh Petra 1. Rholas yang kembali on fire berhasil mengejar ketertinggalannya. Tiga poin yang dilesakkan Qaulan mampu membuat skor kembali imbang 60-60.

Rholas berbalik unggul setelah tembakan Andhang Ramadhan berhasil membuat skor berubah menjadi 62-60 di akhir kuarter keempat. Sontak tribun SMPN 12 Surabaya langsung bergetar dan membuat atmosfer laga semakin panas.

Petra 1 sebenarnya memiliki peluang emas dari turnover SMPN 12 Surabaya di dua detik akhir laga. Sayang, passing yang dilakukan Vincent Widiyanto gagal diterima oleh rekannya. Rholas yang mendapatkan possession pun berhasil menjaga keunggulan dan melangkah ke babak final.

Menurut Koen Bimantoro, anak-anaknya bermain luar biasa hari ini. Selain itu, mereka juga mampu mengaplikasikan instruksi coach Bimo untuk menjaga ketat Cliff Louis. Untuk babak final nanti, ia akan memperbaiki defense serta mental anak-anaknya.

“Saya sangat terpukau dengan permainan luar biasa anak-anak. Mereka bisa tetap menjaga mental meskipun tertingal,” ujar Bimo

Statistik pertandingan selengkapnua bisa kamu baca di sini.

 

  RELATED ARTICLES
Comments (1)