ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

SURABAYA-Hari Sabtu (8/2) lalu, gelaran Mainbasket Bareng KFC 2020 mendapat suguhan menarik. Para pengunjung beserta peserta yang hadir di KFC Basuki Rahmat terpukau oleh aksi dari Anandya Dino.

Mantan penggawa Pacific Caesar itu berhasil menunjukkan skill dan kemampuannya dalam mengolah bola basket. Tak hanya itu efektifitas serangan dalam kompetisi The King of Original 1 on 1 pada Mainbasket Bareng KFC membuatnya keluar jadi champion. 

Kali ini, Dino pun memberikan beberapa tips buat kalian untuk bisa memaksimalkan kesempatan serangan yang didapat. Seperti apa sih?

 

Percaya Diri dan Tidak Takut

Kunci ketika melakukan serangan adalah kepercayaan diri dan tidak takut. Meski lawan yang dihadapi punya kemampuan jauh lebih baik, kalian harus yakin bisa mengalahkannya. Sebab jika tanpa hal itu, kalian jelas tak mampu memanfaatkan peluang yang didapat untuk menjadi poin.

 

Lihat Posisi Defense dan Reaksi Pemain Lawan

Ketika dalam posisi menyerang, usahakan harus bisa melihat situasi didalam pertahanan lawan. Kalian harus bisa melakukan analisa dengan waktu yang singkat untuk mengetahui celah pada pertahanan lawan.

Kepintaran dalam membaca pola defense ini bisa membantu kalian untuk mempermudah mencetak poin. Terlebih jika kalian sudah mahir dalam menebak reaksi pemain lawan. Tentu kalian dengan nyaman membangun serangan dan melancarkan aliran bola.

 

Skill dan Speed

Hal lain yang menunjang efektifitas serangan kalian adalah skill dan speed. Dua hal ini harus saling berkesinambungan. tak bisa jika hanya mengandalkan satu hal saja. 

Sebab lewat skill dan speed, inilah jadi kunci keberhasilan seorang pemain bisa mencetak poin. Seorang pemain basket yang punya dua hal itu bisa dengan mudah menembus pertahanan lawan lewat "tipuan yang mereka lakukan". 

Selain tiga hal itu, Dino juga mengatakan bahwa kreatifitas dalam mengembangkan skill juga jadi bagian penunjang. Jika tak ada kreatifitas dari seorang pemain, maka pola serangan yang dibangun akan monoton dan mudah dibaca pemain lawan.

"Karena aku bukan pemain yang tumbuh lingkungan basket. Jadi aku berusaha untuk belajar semaksimal mungkin. Jadi aku tonton video, terinspirasi, lalu aku praktekin di lapangan basket depan rumah sama senior dan teman-teman lainnya setiap hari agar bisa makin berkembang," lanjutnya.

Dino juga mengatakan bahwa ia bisa menjadi profesional berkat kreatifitasnya dalam mengotak-atik gerakan dalam basket. "Lewat highlight dari aksi LeBron, Kobe, Carmelo, dll. Aku mulai belajar menirukan dan memodifikasi gerakan-gerakan mereka. Mulai dari crossover, spin move, reverse lay up, dll," tutup pemain Pelindo III itu.

  RELATED ARTICLES
Comments (0)