DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Pemain Smandu (jersey putih), Alexander Maximilian, saat pertandingan melawan MAN 10 Jakarta

JAKARTA - Tahun lalu, tim debutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 lalu, SMAN 2 Jakarta berhasil mengejutkan semua orang dengan raihan gelar runner up di wilayah Jakarta Barat. Hari ini (12/8) tim berjuluk Smandu itu kembali membuktikan kualitasnya sebagai tim yang kuat. Mereka berhasil menyudahi permainan MAN 10 Jakarta, yang tahun ini kembali ke Honda DBL setelah absen 2 tahun.

Di awal kuarter, Smamdu sudah bermain cepat. Mereka mengandalkan serangan fastbreak. Strategi ini berhasil mereka melakukan karena Smandu memiliki pemain dengan speed tinggi. Tapi, MAN 10 Jakarta sebenarnya juga memiliki defense yang ketat sehingga menyulitkan Smandu mencetak poin. Hingga akhir quarter pertama perolehan skor Smandu dan Satria MAN 10 -julukan MAN 10 Jakarta- hanya beda tipis yaitu 6 - 4.

Meskipun secara postur para pemain MAN 10 Jakarta kalah dari Smamdu, tapi mereka sama-sama punya speed tinggi. Para pemain MAN 10 justru terlihat lebih lincah. Memasuki kuarter ketiga, Smandu sempat mendominasi permainan dengan unggul 15 - 7. Kelincahan para pemain Satria MAN 10 sempat membuat Smandu kewalahan. Fastbreak dari Satria MAN 10 berhasil menembus pertahanan Smandu dan membuat jarak skor kembali menipis menjadi 15 - 11 di akhir kuarter ketiga.

Pada kuarter keempat keadaan masih sama. Kedua tim masih terlihat sulit menembus barier yang dipasang masing-masing tim. Smandu yang dari awal memimpin, walau tipis, terlihat kewalahan membendung pemain Satria MAN 10. Terutama pemain bernomor punggung 3, Rayhan Gilang. Dia sempat berhasil melayangkan tembakan dari luar area three point.

Hasil itu sempat membuat perolehan poin makin tipis. Satu menit menjelang pertandingan berakhir, tim official Smandu meminta time out untuk mengatur ulang strategi agar tak kecolongan lebih banyak poin. Nah ternyata strategi Smamdu berjalan dengan baik selepas time out. Mereka bermain lebih berani. Skor pun akhirnya untuk Smadu, 21-18.

"Pertandingan lawan MAN 10 tadi sengit banget karna kejar-kejaran terus. Tapi kita lebih gigih aja, walaupun masih kurang stamina dan hustle" Ungkap kapten Smandu Peter Jo.

Head Coach Smandu Rudi Khan menyampaikan kekurangan anak-anak asuhannya di pertandingan kali ini "Defense kita tadi kurang banget, mereka kurang fokus dan percaya diri. Kurang ambil inisiatif saat pertandingan," ungkapnya.()

 

  RELATED ARTICLES