ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Tim dance Kosayu mengusung tema Disney Princess Snow White di UBS Gold Dance Competition

Tim dance SMAK Kolese Santo Yusup Malang sukses menyita perhatian. Kostum terang dengan warna-warni ceria mengiringi penampilan mereka pada UBS Gold Dance Competition di GOR Pancasila, Rabu (27/10). Tidak ada raut gugup meski menjadi penampil pertama. Malahan senyum cantik Joan Margatan Subekti dan kawan-kawan terus merekah sepanjang penampilan mereka.

Mengusung tema Disney Princess Snow White, Kosayu tampak kompak menceritakan kisah pertemuan antara tujuh kurcaci dengan Putri Salju. Mereka menari dan menyanyi penuh sukacita. Namun, kegembiraan itu dirusak oleh penyihir jahat yang merayu si Putri agar memakan apel beracun.

Para kurcaci tak terima. Mereka marah dengan sang penyihir dan berusaha sekuat tenaga untuk menyingkirkannya. Secara keseluruhan penampilan tim Kosayu apik. Mereka sukses mengemas tariannya dengan enerjik mengikuti irama lagu.

Belum lagi properti yang digunakan berupa tangga emas dengan tulisan UBS dan tiang tinggi bergambar Putri Salju. Semua itu semakin membuat penampilan mereka menonjol.

"Kami beruntung punya banyak warisan turun-temurun dari kakak tingkat sebelumnya. Contohnya tangga itu, sudah seperti ciri khas kami. Kami jaga banget supaya nggak rusak," kata Joan, leader tim dance Kosayu.

Juara tiga UBS Dance Gold Competition South Region 2018 itu menceritakan, banyak sekali pengorbanan yang mereka lakukan untuk tampil hari ini. Terutama soal kostum. Bayangkan saja, semua pakaian yang mereka pakai dijahit sendiri secara manual. Padahal banyak sekali detail pada pakaian tim dance Kosayu.

Mulai dari menggunting kain, mengecatnya dengan warna-warna terang, hingga menempelkan manik-manik supaya kostum terlihat lebih fabulous. "Kami dibantu alumni Kosayu. Untung banyak sekali yang bantu. Karena waktunya memang mepet banget," ungkap gadis 17 tahun ini.

Tak hanya itu, izin orang tua awalnya juga sulit sekali didapatkan. Namun, semangat membara untuk tampil di UBS Gold Dance Competition membuat mereka berusaha meluluhkan hati para orang tua.

"Kami juga kesulitan soal waktu dan tempat latihan, soalnya sekolah dan studio cuma boleh sampai jam lima sore saja," kata Joan. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS