ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Afghan Al Hafizh ketika melantai di DBL Makassar 2025

Menularkan virus main basket ke anak tercinta. Petualangan Afghan Al Hafizh, penggawa SMAN 1 Sinjai di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sulawesi, mengenal basket terbilang unik.

Sejak ia kecil, virus basket memang sudah ditularkan oleh sang ayah. Nah, menariknya doi tidak langsung mencintai olahraga tersebut. Ia bahkan sempat berhenti di tengah jalan. Memilih untuk menghabiskan masa-masa kecil dengan permainan-permainan seru.

“Awal-awal aku main basket itu pemalu banget. Aku gak tahu mau ngapain. Pernah sempat berhenti kok itu,” ujarnya.

Wajar, saat itu Afghan -sapaan karibnya- masih duduk di bangku SD. Ia lebih ingin menghabiskan waktu dengan bermain layangan, bersepeda dan permainan seru lainnya.

“Sebelum main basket sih aku main di dekat rumah aja. Sampai pada waktu aku kelas 4 SD itu aku balik lagi ke basket. Karena diajak sama ayah. Dari situ jadi suka basket deh,” ungkapnya.

Baca juga: Aqela Najwa Bicara Soal Konsistensi Jelang DBL Camp 2026

Afghan lantas menambahkan, “Waktu dulu awal yang ajak juga ayah. Bedanya pas aku kelas 4 SD itu ayah lebih sering ajak aku nonton basket, eh jadinya suka deh,”

Nah, saat pandemi Afghan juga kembali menepi dari basket. Ia baru kembali saat masuk SMP. Dari sana doi semakin dekat dan cinta di basket. “Pas pandemi itu diberhentikan kan latihan basketnya. Baru kembali waktu SMP. Eh semakin merasa nyaman main basket sampai sekarang,” terangnya.

Kini, Afghan sudah  menganggap basket seperti gebetannya sendiri. “Cinta mati aku sama basket. Basket itu sudah kayak pacar. Seru aja main basket apalagi sama teman-teman. Walaupun jenuh atau capek karena latihan fisik, buktinya tetap balik,” ceritanya.

Baca juga: Duel Ketat di Papan Skor, Inilah Top 5 Point Leaders DBL Mataram 2025

Salah satu hal yang membuatnya cinta di basket adalah ketika bertemu dengan pemain-pemain yang levelnya lebih tinggi dari dirinya.

“Aku lihat atau ketemu main bareng pemain-pemain yang jago itu bikin aku makin suka sama basket. Kebetulan kan lingkungan sekitar juga mendukung aku,” tandasnya.

Ada begitu banyak jalan dan cerita mengapa student athlete suka bermain basket. Salah satu jalan yang menurut kami unik adalah jalan Afghan. Berawal dari upaya sang ayah menularkan virus. Sempat tertolak dan kini Afghan cinta mati.

Profil Afghan Al Hafizh bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY