ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

JAYAPURA – Tiga dari empat kontestan putra pada fase fantastic four alias semifinal Honda DBL 2021 Papua Series adalah tim basket yang berasal dari sekolah-sekolah di Jayapura. Yakni, SMAN 3 Jayapura, SMA YPPK Teruna Bakti, serta SMAN 4 Jayapura. Hanya SMAN 1 Mimika, satu-satunya semifinalis yang datang dari luar ibu kota provinsi Papua ini.    

Bukannya minder. Anak-anak Smansa Mimika (julukan SMAN 1 Mimika) justru terlecut motivasinya. Untuk keluar dari kepungan tiga sekolah dari Jayapura itu. Bahkan, tim polesan Matheos Jupyter Tahitu ini bertekad membawa pulang trofi champion Honda DBL Seri Papua musim ini ke Kota Emas.

Demi memuluskan ambisi besar itu, SMAN 1 Mimika harus membuktikannya terlebih dahulu saat menghadapi SMAN 4 Jayapura di GOR Waringin Kotaraja, Jumat petang ini (3/12). Laga sengit mempertemukan wakil Jayapura dengan Mimika ini bakal ditayangkan secara livestreaming melalui aplikasi dan channel YouTube DBL Play. Mulai pukul 17.00 WIT.

Smansa Mimika dipastikan tampil lebih bugar dibandingkan anak-anak SMAN 4 Jayapura. Pasalnya, Smansa Mimika memiliki durasi recovery lebih banyak sehari daripada SMAN 4 yang baru saja melakoni babak perempat final, Rabu (1/12).

Smansa Mimika juga punya modal baik saat menang 27-17 atas SMAN 5 Jayapura di babak perempat final. Sama halnya, SMAN 4 juga dalam kondisi yang sangat baik setelah menang besar atas SMA YPPK Asisi Sentani dengan skor 50-17.

Pelatih kepala Smansa Mimika, Matheos Jupyter Tahitu, menegaskan, bahwa Smansa Mimika datang jauh-jauh dengan target juara. Sehingga mau tidak mau, mereka harus bisa mengalahkan SMAN 4 untuk meraih satu tiket final.

"Kami datang jauh-jauh target final, dan kami datang sudah punya targer. Dan saya selalu ingatkan pemain untuk tidak anggap remeh tim lawan," ungkap Matheos kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/12).

Kata Matheos, jelang menghadapi SMAN 4, Smansa Mimika telah melakukan persiapan matang. Termasuk melakukan beberapa evaluasi minor.

"Saya lebih kepada defense saja, karena saya percaya dengan kemampuan mereka apa yang saya terapkan kepada mereka dan mungkin tambahan evaluasi sedikit pada pola saja dari transisi bertahan ke menyerang atau sebaliknya," pungkas Matheos.

Sementara itu, pelatih kepala SMAN 4 Jayapura, Riesal Toatubun juga menegaskan bahwa SMAN 4 juga berambisi untuk lolos ke babak final.

"Kami memang targetnya babak final. Mau tidak mau kami harus ke babak final. Smansa Mimika juga tim kuat, kemenangan tergantung mental pemain saja. Siapa yang siap, itu yang akan menang," pungkasnya. (eri).

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS