DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

JOGJAKARTA - Laga pembuka Honda DBL Jogjakarta Series yang mempertemukan tim putra SMAN 6 Jogjakarta melawan SMAN 1 Jogjakarta bakal menjadi ajang revans. Sebab, pasukan Namche, julukan SMAN 6 Jogjakarta pernah dikalahkan SMAN 1 Jogjakarta.

Namche harus berlapang dada tersingkir oleh Teladan di babak 8 besar, tahun lalu. Pada waktu itu, Namche dipaksa menyerah dengan poin 21-12. Pertandingan yang terjadi di tanggal 15 Oktober 2018 lalu itu diakui kapten Namche Abdullah Arkan masih menyisakan luka.

Tetapi Arkan meyakini kondisinya kini berbeda. Ia menyebut pihaknya jauh lebih siap di Honda DBL tahun ini. Laki-laki yang akrab disapa Arkan ini menyebut timnya sudah mempersiapkan segala aspek dengan sungguh-sungguh untuk pertandingan besok maupun untuk kompetisi DBL secara keseluruhan.

"Sejak tim terbentuk, 2 minggu awal kita habiskan untuk latihan fisik. Lalu 2 bulan berikutnya kita coba berbagai pola dan lakukan beberapa kali uji tanding," kata Arkan kepada dbl.id, Rabu (9/10).

Secara fisik, Namche fokus untuk meningkatkan kelincahan dan endurance. Sedangkan dari pola permainan, Namche sudah menyiapkan beberapa taktik. Mengandalkan drive couring, medium shoot hingga 3 point, Namche siap untuk berjibaku dengan siapapun lawannya.

Khusus untuk pertandingan hari ini, Arkan cukup pede. Pasalnya sebelum DBL dihelat, Namche sempat sparing dengan Teladan dan meraih kemenangan.

"Dari situ kita cukup tahu kekuatan dan kelemahan mereka," ujarnya. Meski begitu, hasil ujicoba itu tak membuat Namche merasa di atas angin.

Arkan menyebut ada dia pemain Teladan yang perlu diantisipasi. "Mereka punya seorang centre dan point guard yang harus diperhatikan," tambah Arkan.

Baca juga: SMA Negeri 1 Jogjakarta Siap Hadang Ambisi Revans SMAN 6 Jogjakarta

 

  RELATED ARTICLES
Comments (0)