ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret keseruan pertandingan semfiinal 9th Asian School Basketball Championships 2025 antara Indonesia (jersei gelap) melawan Thailand (jersei terang), pada 29 Agustus 2025

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia harus mengubur mimpi melangkah ke partai puncak 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025. 

Bermain di pertandingan semifinal kontra Thailand, Indonesia takluk 63-71 Jumat, 29 Agustus 2025.

Sejak awal laga, Indonesia kesulitan menembus pertahanan rapat Thailand. Mereka hanya sempat unggul sekali, itu pun lewat tembakan gratis Michelle Suteja di awal kuarter pertama. 

Setelahnya, Thailand langsung mengambil alih permainan. Kuarter pertama ditutup dengan skor 23-10 untuk Thailand, dan paruh pertama Indonesia masih tertinggal 38-28.

Di babak kedua, Indonesia mencoba bangkit. Margin sempat terpangkas, namun momentum tak bisa dipertahankan. Hingga buzzer berbunyi, Thailand tetap berada di depan dan memastikan tiket final.

Secara statistik, akurasi tembakan kedua tim relatif imbang. Indonesia mencatat 32 persen (21/65), sedangkan Thailand 35 persen (24/68). 

Indonesia juga cukup efektif memanfaatkan celah lawan, dengan mencetak 31 poin dari turnover lawan. Lantas, mengapa Indonesia masih tertinggal?

Indonesia kalah telak dalam perolehan rebound. Di Indonesia hanya memperoleh 35 total rebound, dan Thailand 55 total rebound. Hal itu, membuat Thailand lebih sering memperoleh second chance points.

Baca Juga: Libas Arab Saudi, Timnas Putri Kunci Satu Slot di Semifinal ASBC 2025

Bukan hanya itu, Indonesia juga kurang maksimal dalam mengeksekusi tembakan gratis. Dari 29 kesempatan, hanya 18 yang terkonversi menjadi poin. Dan 11 di antaranya, melayang begitu saja.

Putu Kezia Angelie Setiawan
Putu Kezia Angelie Setiawan (nomor punggung lima) saat berusaha menembus lini pertahanan lawan, pada 29 Agustus 2025

Meski harus menelan kekalahan, Putu Kezia Angelie Setiawan paling gemilang dalam laga ini. Ia sukses mengantongi 18 poin, dan menjadi yang terbanyak untuk Indonesia.

Putu Kezia Angelie Setiawan tampil paling menonjol bagi Indonesia dengan torehan 18 poin. Sayangnya, performa apik itu belum cukup mengantarkan tim ke final.

Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas melangkah ke Bronze Match, menghadapi Hong Kong yang sebelumnya juga takluk dari China di laga semifinal. 

Partai perebutan posisi ketiga itu akan berlangsung Sabtu, 30 Agustus 2025 pukul 07.30 WIB di GOR Manahan, Solo.

Nantikan update terbaru soal 9th Asian School Basketball Championships 2025 pada laman dbl.id. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY