ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Manha Humaira (jersey gelap) saat laga SMA Jubilee Jakarta versus SMA 1 PSKD Jakarta dalam DBL Jakarta Championship 2025

Keseriusan Manha Humaira Zaky dalam menggeluti basket bisa dibilang tak main-main. Uma, begitu ia disapa, rela meninggalkan kampung halaman di Mataram demi mewujudkan mimpinya sebagai student athlete bersama tim putri SMA Jubilee Jakarta. 

Selain bermodal keberanian, keinginannya untuk merantau tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari kedua orang tua. 

Sejatinya, Fit Maria Ulfah selaku ibunda dari Uma sempat mengalami pergulatan batin saat harus melepas putri tercintanya. Namun, tekad besar yang dimiliki Uma membuatnya ikhlas merelakan sang putri untuk menempuh ribuan kilometer menuju Jakarta. 

“Yang punya keinginan sekolah di Jakarta itu Uma sendiri karena sering ikut pertandingan di Pulau Jawa. Keputusan Uma juga untuk menetapkan pilihannya di Jubilee,” ungkap wanita yang biasa Ria.

”Sebenarnya, kami berat hati untuk melepas anak gadis pertama kami merantau. Tapi, ini kembali ke suratan Allah,” sambungnya. 

Baca Juga: Ariqa Chayyara, Rookie Jubilee dari Tangerang yang Sedang Wujudkan Mimpi

Sebagai seorang ibu, keyakinan Ria untuk melepas Uma kian bulat seiring melihat ketekunan putrinya dalam mengejar mimpi. Terlebih, Uma telah menorehkan segudang prestasi di dunia olahraga sejak dirinya masih belia. 

“Uma itu dari kecil sudah dikenalkan olahraga basket sama Abaknya (panggilan ayah dalam bahasa Minangkabau). Tetapi, Uma mulai fokus basket dari kisaran kelas enam SD. Waktu itu, Uma juga atlet karate dan banyak prestasi sampai ke tingkat nasional,” cerita Ria. 

Meski terpisahkan oleh jarak, ia tidak pernah lepas untuk memantau perkembangan Uma. Sebab, Ria meyakini bahwa dukungan orang tua tetap berperan besar dalam setiap langkah buah hatinya. 

“Uma itu sudah terbiasa untuk disiplin dan sportif, ditambah anaknya sangat tekun. Tapi namanya anak-anak, ada saja momen dia merasa jenuh. Di situlah peran kami yang selalu memberikan semangat dan motivasi,” ujarnya. 

Bahkan, Ria bersama sang suami sesekali menyempatkan waktu bertolak ke Jakarta demi mengunjungi Uma. 

Sayangnya, ibu empat anak itu berhalangan hadir untuk memberikan dukungan secara langsung dalam Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta di Indonesia Arena.

Baca Juga: Tentang Kinar Andita, Musim Terakhir, dan Sisa Mimpi di Final DBL Jakarta 2025

“Nanti, Abaknya yang akan ke Jakarta untuk menemani Uma. Tapi, dia setiap saat selalu cerita ke saya tentang final nanti. Ini saja kami baru habis telfonan,” terang Ria. 

Walau hanya bisa menyaksikan partai puncak melalui siaran langsung, Ria jelas merasa bangga dengan pencapaian Uma di musim debutnya bersama skuad Jubilee. Satu hal pasti, doanya tentu akan mengiringi perjuangan Jubilee di lapangan nanti. 

“Kami berharap anak kami dan tim Jubilee bisa bermain bagus dan menjadi juara,” tutupnya.  

Partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta akan kembali diselenggarakan di Indonesia Arena pada Jumat, 21 November 2025. Informasi selanjutnya akan dipublikasikan secara berkala melalui Instagram DBL, laman dbl.id, dan aplikasi DBL Play.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY