Perjalanan Cheetah -sebutan SMA Cita Hati East Surabaya- di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North menjanjikan. Memulai petualangan dari Round 1, putra Cheetah langsung mencuri perhatian. Bahkan, mereka digadang bisa menjadi pesaing baru untuk berebut piala DBL Surabaya. Cheetah tak pernah menelan kekalahan selama di Round 1. Pun demikian ketika masuk ke Round 2.
Pada babak Playoff, ujian terberat Cheetah ketika bertemu dengan Sinlui (sebutan SMA St. Louis 1 Surabaya). Cheetah tumbang. Namun, ia masih punya satu nyawa lagi untuk membalaskan dendam. Pada babak penentuan ini mereka mengalahkan Smada -SMAN 2 Surabaya- dan kembali bersua Sinlui.
Di sini menariknya. Cheetah berhasil memberi perlawanan kepada pemegang gelar terbanyak DBL East Java, Sinlui.
Cheetah berhasil memberi kejutan. Mereka berhasil membuat penggawa Sinlui dan Sinluiers -sebutan suporter Sinlui- senam jantung. Yap, di kuarter pertama Cheetah unggul.
Pada sisa tiga kuarter Sinlui memang membalikkan keadaan. Tapi, Cheetah berhasil membuat Sinlui tidak tenang. Salah satu faktor yang membuat Cheetah bersinar musim ini adalah Gerrard Matthew Boentara.
GMB -sapaan karibnya- merupakan garda paket komplet. Selain menjadi fasilitator, akurasi tembakannya juga terbilang tajam. Apalagi ia dilengkapi dengan jurus-jurus mematikan. Musim ini ia mengalami peningkatan luar biasa di lembar statistik. Total ada 101 poin, 32 rebound, 27 asis, dan 20 steal dari 10 laga.
“Atmosfer DBL Arena gila banget sih. Mulai dari penonton yang ramai terus ada beberapa gim yang seru dan ketat gitu,” ungkapnya.
Salah satu gim yang dimaksud GMB adalah ketika Cheetah bertemu Sinlui. Pada laga tersebut ia menjadi satu-satunya pemain Cheetah yang mencetak dua digit angka (15 poin).
“Kalau ngomongin DBL tahun terakhir yang pasti banyak kenangannya. Apalagi proses latihannya itu seru juga,” ceritanya.
Gelaran DBL Surabaya masuk dalam salah satu memori indah GMB pada masa-masa sekolah.
“Kalau bisa main lagi ya aku pengin main DBL lagi buat tahun depan. Tapi kan ini (DBL Surabaya 2025) tahun terakhir,” tandasnya.
Profil Gerrard Matthew Boentara bisa kalian cek di bawah ini.