Waktu menjadi hal paling berharga bagi student athlete di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatra.
Yap, mereka harus membagi waktu antara berlatih dan belajar. Belum lagi jadwal turnamen yang padat juga mengharuskan mereka untuk pintar-pintar mengatur waktu.
Cerita kali ini datang dari Muhammad Dafi Atthayla, penggawa SMAN 3 Prabumulih. DBL Palembang 2025 menjadi tahun ketiga sekaligus terakhir Dafi melantai. Perjalanan paling manisnya ada pada musim ketiga. Yap, pada tahun terakhirnya melantai, Dafi sukses membawa sekolah tercinta melaju hingga partai final.
Dafi juga menjadi salah satu motor serangan Smanti -sebutan SMAN 3 Prabumulih- di lapangan. Dafi mengantongi 42 poin, 44 rebound, plus 22 steal dari 5 laga. Peningkatan drastis ini membuatnya terpilih masuk dalam skuad Kopi Good Day First Team 2025 South Sumatra.
Nah, di sisa waktu yang ada sebagai anak SMA, Dafi ingin menghabiskan waktu bersama teman-temannya.
“Sisa enam bulan terakhir di sekolah ini aku mau bikin banyak kenangan sama teman-teman sekolah,” ungkapnya.
Baca juga: Berawal dari Karate, Abrar Athiyyallah Punya Banyak Cerita di Lapangan Basket
Dafi sadar betul basket menyita banyak waktunya. Maka dari itu pada sisa enam bulan ini doi punya siasat.
“Aku mikirnya kalau sudah lulus nanti kan sudah gak ketemu sama teman-teman sekolah. Jadi aku harus bagi waktu sama teman-teman juga,” ceritanya.
Dafi lantas menambahkan, “Aku masih pengin ketawa-ketawa sama teman-teman. Kemarin sih jalan-jalan di Palembang sama teman-temanku,”
Nah, kalau itu tadi kenangan yang ingin ia lakukan di sisa waktu menjadi anak SMA. Dafi juga berencana untuk mengejar ketertinggalan di akademik.
“Aku juga mau kejar di luar basket sih sebenarnya. Masuk ke UNY. Itu kampus impianku,” tandasnya.
Selamat menikmati sisa enam bulan sebagai student athlete SMA, Dafi!
Profil Muhammad Dafi Atthayla bisa kalian cek di bawah ini.