ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Adinda Lubna Azizah (membawa bola) saat membela SMAN 70 Jakarta di partai final DBL Jakarta 2025

Kesempatan tampil di Kopi Good Day DBL Camp 2026 akhirnya berhasil diraih oleh Adinda Lubna Azizah. 

Pemain sophomore SMAN 70 Jakarta itu akan menjalani pengalaman pertamanya di kamp basket pelajar terbesar di Indonesia.

Sebelum berangkat ke DBL Camp, Dinda mengaku sudah mencari banyak informasi soal kegiatan tersebut. 

Ia bahkan bertanya langsung kepada para seniornya yang sebelumnya pernah merasakan atmosfer DBL Camp.

“Pastinya aku cari tahu dari kakak-kakak senior yang sudah pernah ikut DBL Camp, termasuk apa saja yang harus aku persiapkan,” ujarnya.

Perjalanan Adinda menuju DBL Camp tahun ini tidak terjadi begitu saja. Tahun lalu, ia belum berhasil mendapatkan kesempatan yang sama. Bahkan saat mencoba jalur Road to DBL Camp pun, hasilnya masih belum sesuai harapan.

Namun pengalaman tersebut justru menjadi titik pembelajaran bagi Adinda. Ia mendapatkan banyak masukan dari pelatih sekolah, pelatih klub, hingga alumni SMAN 70 Jakarta.

“Tahun lalu adalah tahun pertama aku di SMAN 70 dan belum dapat kesempatan masuk DBL Camp. Tapi aku akhirnya dapat banyak pencerahan dari coach sekolah, coach klub basket aku, juga kakak alumni 70,” jelasnya.

Kesempatan bergabung dalam pemanggilan Tim Nasional kelompok usia juga turut menambah jam terbangnya di lapangan. Dari sana, Dinda merasa semakin berkembang sebagai pemain.

Baca Juga: Debut di Tahun Terakhir, Asyhila Akhirnya Cicipi Atmosfer DBL Camp 2026

Kini, menjelang DBL Camp 2026, ia mulai mempersiapkan diri dengan lebih serius. Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan individu serta visi bermain di lapangan.

“Aku lagi mempersiapkan individual skill dan juga visi bermain,” katanya.

Meski akan menjalani debut di DBL Camp, Dinda tidak ingin datang hanya sebagai peserta biasa. Ia sudah memasang target yang cukup tinggi.

“Ini memang tahun pertamaku ikut DBL Camp. Tapi aku nggak mau sekadar jadi partisipan. Aku mau tembus DBL All-Star,” tegasnya.

DBL Camp - Adinda Lubna Azizah - SMAN 70 Jakarta
Adinda Lubna Azizah (jersei putih) saat berusaha mencetak poin ke ring lawan

Perjalanan Dinda di dunia basket sendiri telah dimulai sejak lama. Ia pertama kali mengenal olahraga ini ketika masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar. Sang kakak menjadi alasan awal ia tertarik mencoba bermain basket.

“Aku mulai basket dari kelas dua SD. Awalnya karena sering lihat kakakku main basket. Tiba-tiba aku bawa bola basket ke sekolah, dari situ makin sering main dan akhirnya ikut klub basket di sekolah,” kenangnya.

Seiring waktu, kecintaannya terhadap basket semakin tumbuh. Bagi Dinda, proses belajar dan kesempatan untuk terus berkembang menjadi alasan utama ia tetap bertahan hingga sekarang.

“Sampai sekarang aku masih bertahan karena suka dengan prosesnya dan belajar hal-hal baru. Dari situ aku termotivasi untuk jadi lebih baik lagi,” tutupnya.

Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026.  Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. 

Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY