ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Rangkaian Road to AQUA X DBL Indonesia resmi berakhir pada Minggu, 14 Juni 2026. Setelah dua hari menghadirkan persaingan sengit di kompetisi 3X3, beragam aktivitas olahraga, serta kompetisi yang melahirkan para juara, acara ditutup dengan penampilan spesial dari band Sukses Lancar Rejeki (SLR).

Band yang digawangi Mahes sebagai gitaris sekaligus vokalis, Jalil sebagai bassist dan backing vocal, serta Bumbum di posisi drummer itu sukses menghibur para pengunjung yang masih memadati area Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan.

Membawakan tujuh lagu, SLR menghadirkan energi berbeda sebagai penutup rangkaian acara. Lagu-lagu seperti Maling, Kebelet, dan Mual langsung mengundang antusiasme penonton yang ikut bernyanyi bersama dan menikmati suasana hingga penghujung acara.

Di balik nama unik Sukses Lancar Rejeki, tersimpan cerita yang tidak kalah menarik. Mahes mengungkapkan bahwa hubungan mereka sebenarnya telah terjalin sejak lama melalui pertemanan keluarga.

"Asal mula ini semua dari pengajian bapak-bapak kita, kakek gue, dan pertemanan bapak-bapak kita. Terus kita lah anak-anaknya," ujar Mahes.

Meski telah saling mengenal sejak kecil, ketiganya tidak pernah menyangka perjalanan bermusik mereka bisa membawa SLR tampil di berbagai kesempatan, termasuk menjadi penampil penutup Road to AQUA X DBL Indonesia.

AQUA X DBL

"Kita dikasih kesempatan dan keberuntungan yang sangat wow ini. Dari band SMA biasa jadi bisa ke mana-mana dan banyak dikenal. Selebihnya kita band SMA pada umumnya kok, masih ada bodoh-bodohnya dikit," kata Mahes.

Di balik karya-karya yang mereka bawakan, Mahes menjadi sosok yang banyak terlibat dalam proses kreatif Sukses Lancar Rejeki. Mulai dari penulisan lagu hingga proses rekaman, sebagian besar dikerjakan bersama dengan semangat yang sama seperti saat mereka pertama kali membentuk band.

Meski masih berusia muda, SLR menyimpan mimpi besar untuk terus berkembang dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi para penontonnya.

"Harapan gue ke depannya pengen bikin orang merinding nonton kita. Terus perform kita bisa lebih baik lagi dan lebih sukses lagi," ujar Mahes.

Sementara itu, Jalil memiliki impian yang tak kalah besar. Ia berharap suatu hari nanti SLR dapat berkolaborasi dengan grup musik NTRL yang selama ini menjadi salah satu inspirasi mereka.

"Kita mau ada kolaborasi sama NTRL, makanya kita sebut terus namanya dari tadi," katanya sambil tertawa.

Menjadi penampil penutup Road to AQUA X DBL Indonesia juga meninggalkan kesan tersendiri bagi ketiganya. Menurut Mahes, atmosfer yang memadukan olahraga, musik, dan semangat anak muda menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan panggung-panggung lain yang pernah mereka datangi.

"Harusnya tadi pas perform sambil ada yang main basket juga ya? Kan asik itu. Keren sih DBL," ujarnya.

Di akhir perbincangan, Mahes mengungkapkan filosofi sederhana di balik nama Sukses Lancar Rejeki. Nama tersebut berawal dari pesan sang kakek yang selalu ia ingat hingga sekarang.

"Gue percaya kata kakek gue, nama yang bagus itu bisa bawa doa. Dan terjadilah Sukses Lancar Rejeki," tuturnya.

Penampilan SLR pun menjadi penutup yang manis bagi rangkaian 3X3 Competition Road to AQUA X DBL Indonesia. Setelah dua hari diwarnai persaingan sengit, semangat olahraga, dan kebersamaan, para pengunjung pulang dengan membawa cerita baru yang diakhiri oleh alunan musik dari tiga anak muda yang tengah mengejar mimpi mereka. (AIS)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY