“DBL Camp itu pasti ada momen yang capek banget,” kata Jason Nate Alexander, student athlete Surabaya Cambridge School.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi pengalaman pertama Jason (sapaan karibnya). Menurut Jason -sapaan karibnya- tes fisik yang ada di DBL Camp bisa menguras tenaga lumayan ekstra.
“Setahu aku ada salah satu tes semacam beep test gitu. Nah, itu pasti capek banget itu,” ujarnya.
Menjadi pengalaman pertamanya untuk berangkat ke DBL Camp dalam rangka belajar dan bersaing, Jason langsung memasang target tinggi.
“Pastinya mau masuk DBL All-Star. Kalau belum terpilih sih tetap bersyukur bisa dapat kesempatan merasakan langsung,” ceritanya.
Demi bisa menggapai target tersebut pada tahun pertama berangkat, doi sedang mempersiapkan diri. Menambah porsi latihan sudah masuk dalam program persiapannya.
Baca juga: Pasang Target Tembus DBL All-Star, Gerrard Matthew Boentara Siapkan Mental Baja
“Kalau dari kemarin sih aku masih latihan bareng sekolah sama klub. Untuk DBL Camp pasti aku latihan skill individual juga. Lebih ke tambah-tambah latihan sendiri,” terangnya.
Jason juga menambahkan, “Sama aku juga lagi meningkatkan fisik biar bisa all out nantinya,”
Menariknya Jason paham betul persaingan di DBL Camp begitu ketat. Siapa saja punya peluang yang sama untuk menembus skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
“Jujur, di DBL Camp itu saingannya bagus-bagus. Jadi harus latihan lebih keras lagi sih ini aku. Soalnya kan yang masuk DBL Camp pasti yang jago-jago kan,” ungkapnya.
Baca juga: Tahun Pertama Berangkat DBL Camp, Ini Target Richelle Evelyn Widjaja
DBL Camp 2026 juga menjadi momen reunian Jason dengan salah satu campers asal Yogyakarta.
“Aku pernah ketemu sama Matthew (Matthew Jonathan, campers asal SMA Budi Utama Yogyakarta). Waktu itu ketemu pas tanding terus jadi teman. Eh, ketemu lagi waktu seleksi tim nasional. Pesannya sih sampai ketemu di kamp ya,” tandasnya.
Jason bukan satu-satunya penggawa Surabaya Cambridge School yang berangkat ke DBL Camp. Ada juga Justin Cleine yang juga terpilih masuk menjadi penggawa First and Second Team DBL East Java. Keduanya merupakan aktor di balik keberhasilan SCS di DBL Surabaya musim ini.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Profil Jason Nate Alexander bisa kalian cek di bawah ini.