Perjalanan para campers menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026 selalu menjadi bagian menarik untuk disimak. Begitu juga dengan cerita dari Yualita Rency Novia, sang penggawa tim putri SMA Tritunggal Semarang.
Sedikit informasi, pengalaman ini bukanlah yang pertama bagi Rency (sapaan karibnya). Ia sendiri sudah pernah mengunci posisi sebagai DBL All-Star selama dua musim beruntun.
Artinya, DBL Camp 2026 bakal menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengejar pencapaian three peat DBL All-Star.
Meski sudah pernah menjadi bagian dari skuad elite tersebut, siapa sangka kalau Rency tetap dihantui perasaan overthinking.
“Aku sampai enggak bisa tidur semalam karena deg-degan. Aku ngomong ke orang rumah kalau aku takut, terus mereka bilang enggak usah takut gitu,” cerita Rency.
Baca Juga: Kembalinya Praisey Blessed ke Persaingan DBL Camp 2026
Menariknya, momen insomnia ini justru terjadi hanya di musim terakhir. Sebelumnya, Rency justru menyambut DBL Camp dengan lebih tenang.
“Aku ngelihat saingannya tahun ini juga lumayan. Pas malamnya, aku kepikiran kira-kira aku bisa enggak, terus aduh besok juga sudah berangkat kayak cepat banget waktunya,” tutur Rency.
Ia kemudian melanjutkan. “Biasanya, aku tidur jam sepuluh atau setengah sebelas malam. Tapi, tadi malam aku tidur jam 12, terus jam dua atau tiga kebangun karena deg-degan. Karena enggak bisa tidur lagi, ya sudah aku siap-siap aja.”
Alhasil, Rency pun memanfaatkan perjalanan dari Semarang menuju Jakarta sebagai kesempatan untuk beristirahat.
Dari pengalaman itu, ia juga menyadari kalau perlu membenahi siklus tidurnya demi tampil optimal selama rangkaian DBL Camp 2026.
“Ekspektasiku sih pasti bakal capek, apalagi juga ada pressure karena ini tahun terakhir. Pasti overthinking, bisa ambil titel DBL All-Star lagi enggak, ya,” ungkapnya.
Baca Juga: Nakhoda Berpengalaman! Mengintip Barisan Pelatih DBL Academy di DBL Camp 2026
Rency tidak akan membiarkan tekanan tersebut menghantui dirinya. Satu hal pasti, ia optimistis satu kursi DBL All-Star 2026 akan kembali menjadi miliknya.
“Aku mau bisa nunjukin yang terbaik dan tampil semaksimal mungkin karena ini sudah tahun terakhir,” pungkasnya.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa dua venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)