ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Bu Eni (baju hitam) bersama keluarganya datang langsung mendukung Ivana di DBL Academy Jakarta

All the way from Blitar! Uti Eni (Bu Eni) datang jauh-jauh dari Blitar ke DBL Academy Jakarta yang terletak di Jakarta Timur untuk mendukung salah satu cucunya yang sedang berjuang di Kopi Good Day DBL Camp 2026.

Ya, Ivana Setiani Gheriya Rahima Putri, campers asal SMAN 3 Blitar merupakan cucu dari Bu Eni. Kehadiran Bu Eni datang ke DBL Academy Jakarta memang sudah direncanakan. Hal tersebut tidak terlepas dari permintaan sang cucu.

"Waktu Ivana berangkat, dia sempat bilang ke saya, Uti nggak mau ta nonton aku di DBL Camp. Sebagai seorang nenek ya saya ingin memberikan dukungan moril dengan datang ke sini," ungkap Uti Eni.

Permintaan tersebut diwujudkan Uti Eni bukan tanpa sebab. Sejak kecil, Uti Eni juga melihat perjalanan Ivana bertumbuh menjadi anak yang ia banggakan seperti sekarang.

"Saya itu bareng sama Ivana dari kecil, karena tinggalnya serumah sama mamanya, sama suami saya," ungkapnya.

Uti Eni juga menambahkan, "Senang sekali waktu tahu kalau dia dapat kesempatan untuk bisa berjuang di sini. Kan nggak semua bisa sampai sini. Apalagi di sini yang terbaik di daerah masing-masing," 

Awalnya, tak ada dalam rencana Uti Eni untuk melihat Ivana dari dekat. Melihat perjuangannya di DBL Academy Jakarta. 

"Awalnya sih saya ingin datang yang di Kokas (Mall Kota Kasablanka). Tapi, Ivana meminta kalau setidaknya nonton lah yang di sini (DBL Academy Jakarta)," ceritanya.

Mau nggak mau, Uti Eni menempuh perjalanan darat sejauh satu jam lebih. Menerjang macetnya Jakarta dari Jakarta Barat menuju Jakarta Selatan.

"Nggak apa-apa. Macet nggak masalah buat saya. Yang penting saya bisa lihat dia di sini," terangnya.

Kebiasaaan Uti Eni menonton cucunya bertanding atau bersaing terbilang sering. Kehadirann nenek dan ibunda diyakini Ivana sebagai tambahan semangat untuk berjuang.

"Kalau ibunya nggak bisa datang, ya saya sempatkan datang. Apalagi kalau dari Ivana yang meminta. Mau nggak mau harus saya usahakan," ungkapnya.

Nama Ivana memang tak masuk dalam daftar Top 30 Campers. Meski begitu, neneknya tetap bangga dengan pencapaian cucu kesayangannya, "Bisa sampai di sini itu suatu pencapaian yang luar biasa. Saya melihat betul bagaimana Ivana berjuang dari kecil sampai sekarang. Jangan patah semangat ya, Nak," tandasnya. Tetap semangat, Ivana!

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY