Nama Syafira Dwita Meydianti mungkin baru pertama kali terdengar di panggung Kopi Good Day DBL Camp 2026.
Namun, bagi penggawa SMA BSI Palembang ini, ajang ini adalah pembuktian bahwa ia mampu keluar dari bayang-bayang besar sang kakak, Anggun Annaila Zahra, yang merupakan alumnus sekaligus penggawa DBL Indonesia All-Star musim lalu.
Fira, sapaan akrabnya, mengakui bahwa alasan utamanya terjun ke dunia basket sejak kelas VIII SMP adalah karena melihat sang kakak.
"Awalnya aku cuma ikut-ikutan Kak Anggun waktu dia masih SMA. Terus merasa seru aja sampai sekarang," ungkap Fira. Baginya, sang kakak bukan sekadar keluarga, melainkan mentor sekaligus idola.
Meski sempat merasa minder karena menganggap kemampuan finishing kakaknya jauh lebih hebat, Fira berhasil membuktikan kelasnya sendiri. Di musim pertamanya bergabung ke DBL Camp, Fira langsung melesat ke jajaran Top 30 Campers.
Perjalanan Fira di DBL Camp 2026 tidak selalu mulus. Ia sempat merasa kaget saat namanya dipanggil masuk Top 24 Campers karena merasa penampilannya kurang maksimal.
Baca Juga: Dar-der-dor Pemain Wildcard, Baru Terpilih dan Langsung Ikut Scrimmage Game
Apalagi, ia harus berhadapan dengan persaingan yang sangat ketat dari pemain-pemain terbaik se-Indonesia.
"Persaingannya ketat banget, banyak teman-teman yang lebih keren. Cara aku biar tetap survive ya cuma satu: pede aja dan banyak-banyak doa," tutur pemain yang juga hobi menggambar animasi ini.
Kakaknya pun terus memantau lewat pesan singkat, mengingatkan Fira untuk disiplin istirahat dan tidak terlalu banyak bermain agar fokusnya tetap terjaga.

Anggun Annaila Zahra (kiri) usai menyaksikan sang adik, Syafira Dwita (kanan) menjalani scrimmage game DBL Camp musim ini
Meski baru memasuki musim pertama di DBL Camp, Fira bersikeras untuk memberikan yang terbaik bagi SMA BSI Palembang.
Ia membawa misi penebusan luka setelah sebelumnya harus puas sebagai runner up di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 South Sumatra karena sempat foul out di laga final.
Kini, target Fira sudah bulat. Ia ingin meneruskan estafet kesuksesan sang kakak untuk mengenakan jersei DBL Indonesia All-Star.
"Aku lihat Kak Anggun itu keren banget. Aku pengen seperti dia, bisa yang banggain orang tua juga," pungkasnya dengan penuh keyakinan.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)