ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Saat ini I Gusti Ayu Krisabella duduk di bangku kelas 11 SMA. Ia masih ada satu kesempatan lagi untuk kembali ke DBL Camp dan terpilih menjadi penggawa DBL All-Star

I Gusti Ayu Krisabella, student athlete asal SMAN 1 Denpasar, kembali mengisi satu tempat di skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Ini menjadi pengalaman kedua Bella -sapaan karibnya- berseragam DBL All-Star. Bella juga menjadi salah satu dari sekian banyak anak-anak DBL All-Star pada edisi sebelumnya yang kembali ke skuad DBL All-Star edisi terbaru.

Padahal tak ada garansi lolos otomatis bagi Bella untuk bisa masuk lagi ke tim DBL All-Star. Perjalanannya sama dengan ratusan campers yang ada di DBL Camp. 

Yap, Bella harus bersaing dengan ratusan campers dari Aceh sampai Papua. Kisah anak All-Star yang gagal mengulang cerita manis untuk kedua kalinya pun relatif banyak.

Percaya bahwa tak ada jaminan lolos otomatis, Bella bukan hanya berjuang untuk mengamankan satu tempat pada setiap tahapan seleksi. Ia juga menawarkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki.

Baca juga: Tradisi Unik Campers Asal Sekolah Negeri yang Sukses Tembus DBL All-Star!

“Aku punya pengalaman yang mungkin nggak dimiliki sama teman-teman (campers-campers baru). Aku bisa lebih enjoy mainnya. Pokoknya aku menerapkan prinsip buat all out biar menonjol dari yang lain,” ujar Bella.

Bella membawa pengalaman kamp tahun lalu sebagai buku sakunya untuk melahap beragam drill di DBL Camp. Setidaknya itu yang membuatnya sedikit lebih tenang ketimbang campers lain.

“Persaingannya tahun ini ketat banget. Karena yang lain sama-sama bagus. Tapi, aku juga nggak terlalu nervous selama kamp kemarin,” ungkapnya.

Sama seperti banyak campers lain, Bella juga sudah menyisihkan ruang kecil untuk perasaan sedih dan kecewa jika ia tak terpilih. Ini menjadi bukti bahwa Bella juga sudah mempersiapkan diri pada kemungkinan-kemungkinan terburuk yang ia hadapi.

“Mental aku sudah siap kalau misalnya aku nggak terpilih. Kayak aku harus menerima keputusan itu dengan lapang dada. Astungkara, jalan Tuhan aku terpilih dan bisa back-to-back All-Star,” ceritanya.

https://www.dbl.id/uploads/post/2026/05/22/I Gusti Ayu Krisabella - SMAN 1 Denpasar.jpgEkspresi bahagia Krisabella ketika berhasil memastikan jersei DBL All-Star 2026

Kemungkinan terburuk yang ia siapkan juga berdasarkan pengalaman Bella selama melantai di DBL Bali.

Baca juga: Merlynia, Ibu yang Temani Riovaldo Lewati Badai ACL hingga Tembus DBL All-Star

Pada tahun pertamanya (musim 2024-2025), Bella menjadi mimpi buruk bagi SMAN 1 Gianyar. Ia membuyarkan skenario Dosman (SMAN 1 Gianyar) untuk mengangkat piala lagi.

Tembakan tiga angka Bella ketika waktu tersisa kurang dari 15 detik membuat dewi keberuntungan yang semula berpihak ke Dosman langsung melirik dan memeluk Bella dan kawan-kawan. Smansa Denpasar menang 38-36 atas Dosman. Mengakhiri dominasi Dosman selama tiga musim beruntun.

“Aku cuman mau kasih yang terbaik aja untuk sekolah. Rasanya seperi miracle happen waktu tiga poin itu masuk,” kenangnya.

Basket mengajarkan Bella untuk belajar menerima hal-hal yang ada di luar rencana dan yang tak bisa ia kendalikan. Paling terpenting baginya adalah memberikan seratus persen kemampuannya pada setiap kesempatan yang diberikan.

“Di DBL Camp itu aku dapat banyak hal baru. Tentang disiplin dan mental. Dua hal itu yang bikin aku termotivasi untuk terus berkembang,” terangnya.

Dua kali terpilih DBL All-Star dan akan berangkat lagi ke Amerika Serikat bersama teman-teman barunya, Bella mengaku tidak bosan.

https://www.dbl.id/uploads/post/2026/05/22/I Gusti Ayu Krisabella - SMAN 1 Denpasar.jpgAksi Krisabella ketika melantai di Amerika Serikat

“Aku ingin ngerasain ke Amerika (Amerika Serikat) lagi. Soalnya itu nambah pengalaman main basketku. Di sana itu kan anak-anaknya lebih jago, fisiknya lebih kuat sama pace-nya itu lebih cepat. Aku masih ingin terus berkembang pokoknya,” ungkapnya.

Baca juga: I Gusti Ayu Krisabella Kembali ke DBL Camp, Ingin Tampil Lebih Konsisten

Selepas pengumuman Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star yang berlangsung di Mal Kota Kasablanka pada Minggu, 3 Mei, kedua orang tuanya langsung menghubungi Bella. 

Mama dan papanya memang tak hadir langsung di Jakarta, keduanya menyaksikan lewat tayangan live streaming di YouTube DBL Play.

Suara bahagia kedua orang tuanya yang keluar dari speaker handphone membuatnya lega. Baginya, satu tugas sebagai anak sudah terpenuhi. Membuat bangga kedua orang tua.

“Respon orang tua aku senang banget sih. Selain itu mereka juga ngingetin aku buat bersyukur dan selalu rendah hati,” ungkapnya.

Musim depan bakal menjadi tahun terakhir Bella di panggung DBL. Bella berpeluang untuk kembali lagi ke DBL Camp dan berangkat ke DBL All-Star. Peluang terpilih tiga kali secara beruntun. Selain itu, mengangkat piala bersama sekolah tercinta di DBL Bali juga masuk dalam rencana besarnya pada tahun terakhir menjadi student athlete SMA.

Apalagi di DBL Bali 2025 Bella tak banyak membantu tim karena mendapat panggilan membela tim nasional Indonesia di kelompok umur. 

“Selalu menyenangkan dan membanggakan bisa berkontribusi untuk bikin nama sekolah berjaya. Apalagi kalau bisa sampai juara bakal jadi pengalaman yang luar biasa untuk aku,” tandasnya. 

Menarik untuk ditunggu perjalanan Bella di DBL Bali musim mendatang. Jurus-jurus baru yang ia punya, kemampuan membaca permainan, sampai kejutannya di lapangan.(*)

Profil I Gusti Ayu Krisabella bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS