ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Chloe Cathleen Cung melakoni latihan bersama Micah Lancaster di Sports Complex dalam ruangan, Quest Multisport, Chicago, ketika kabar mengenai badai menerjang dan pemadaman listrik terjadi, Senin, 27 Juli 2026 waktu setempat

Hujan badai yang melanda Chicago, Amerika Serikat, tak menyurutkan semangat skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 untuk terus belajar.

Pemadaman listrik (power outage) yang terjadi di sejumlah wilayah membuat penerangan di arena latihan tak lagi ideal. Namun, dengan cahaya seadanya, para student-athlete terbaik Indonesia tetap menuntaskan setiap menu latihan tanpa mengurangi intensitas.

Ya, usai mencatatkan tinta emas di ajang 24th Annual National Summer Classic 2026 di Chicago, perjalanan skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 terus berlanjut. Agenda mereka selanjutnya adalah mengasah ketangkasan bersama sosok pelatih spesialis ketangkasan terkemuka dunia, Micah Lancaster, Senin, 27 Juli 2026 waktu setempat.

Bagi yang belum mengenalnya, Micah Lancaster bukanlah pelatih biasa. Pria berusia 42 tahun sekaligus pendiri I'm Possible Training ini adalah nama besar di balik ketajaman bintang-bintang NBA. 

Rekam jejaknya membentang mulai dari seperti Kyrie Irving, Dwyane Wade, Brandon Ingram, Norman Powell, Victor Oladipo, hingga almarhum Kobe Bryant. 

DNA kepelatihannya bahkan tertanam kuat pada dua pilar juara NBA 2026, Karl-Anthony Towns dan OG Anunoby.

Kedatangan DBL All-Star musim ini menjadi momen spesial karena menandai tahun keempat beruntun bagi Micah memoles bakat-bakat muda Indonesia di fasilitas latihannya.

Memoles pemain yang sama dalam beberapa edisi tentu memberikan kesan tersendiri bagi Micah. Pria setinggi 175 sentimeter yang terobsesi pada detail ini mengaku selalu antusias melihat perkembangan pemain DBL All-Star dari tahun ke tahun.

"Hal paling menarik dari rombongan ini setiap tahunnya adalah semangatan, kesabaran, betapa kerasnya mereka bekerja, dan perhatian mereka terhadap detail. Mereka benar-benar ingin mengetahui detik-detik terkecil dari posisi kaki dan badan mereka," ujar Micah Lancaster.

Baca Juga: Micah Lancaster, Pelatih Legenda NBA yang Setia Temani Langkah DBL All-Star

Bicara soal keberhasilan tim putri menjadi juara dan tim putra merengkuh peringkat ketiga di National Summer Classic baru-baru ini, Micah mengapresiasi tinggi kemampuan adaptasi anak-anak Indonesia yang mampu bersaing langsung di Negeri Paman Sam.

"Datang dari negara yang berbeda ke AS, berada di lingkungan baru yang sangat fisik, lalu bisa menang adalah hal yang luar biasa. Siapa pun lawannya, mereka mampu menanganinya dengan luar biasa," tambahnya.

Mengenai fokus latihannya hari ini, Micah menekankan pentingnya menjaga ruang (space), ball-handling saat full speed, serta pemahaman bahwa latihan pengembangan diri adalah investasi bagi seorang atlet agar tidak tertinggal.

Metode latihan Micah yang sangat presisi terhadap kesalahan-kesalahan kecil mendapat pujian tinggi dari jajaran pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Kopi-Good-Day-DBL-Indonesia-All-Star-2026-Micah-Lancaster
Micah Lancaster (baju putih dengan tulisan Indonesia) usai melatih skuad DBL Indonesia All-Star 2026

Head Coach tim putri, Coach Daniel Tedjo Seputro (SMAN 11 Semarang), mengaku sangat terkesan dengan ketegasan Micah dalam mengoreksi detail.

"Sangat impresif, kesannya mendalam dan bagus. Micah orangnya sangat detail dan tidak mau toleransi sama kesalahan-kesalahan kecil. Karena menurut dia, skill itu sangat amat berharga, jadi ini bagus sekali untuk perkembangan anak-anak DBL Indonesia," ungkap Coach Daniel.

Senada dengan Coach Daniel, Coach Mey Putridiana (SMAN 3 Malang) menyoroti penggunaan teknologi serta fokus pada penguatan area hip dan kaki.

"Latihannya seru banget karena kita kembali ke basic. Prosesnya cepat, dari handling, between the leg, hingga ketangkasan pakai bola tenis. Tadi juga pakai lampu reaksi, kalau hijau harus drive-shot, kalau biru step back-shot, kalau merah layup. Detail banget, sampai posisi kaki dan hip diperhatikan supaya dribble anak-anak makin matang saat kembali ke Indonesia," jelas Coach Mey.

Baca Juga: National Summer Classic 2026: Tim Putri DBL All-Star Juara, Putra Peringkat Tiga

Bagi para pemain, kesempatan berguru langsung ke pelatih bintang NBA adalah pengalaman tak ternilai. Ni Kadek Winda Sandia Kanita (SMAN 1 Gianyar), penggawa tim putri yang sudah tiga tahun ikut serta latihan bersama Micah, tampak tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

"Rasanya senang dan excited banget bisa latihan lagi sama Micah. Kali ini ada drill one on one, ini menu latihan yang berbeda dari biasanya. Yang pasti masih tetap detail banget,” ucap Winda.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh Miracle Christiano (SMA Raffles Christian School Jakarta) dari tim putra, yang mengaku mendapat banyak pelajaran berharga meski sempat menemui kesulitan di awal.

"Pengalamannya bagus banget. Aku dapat banyak ilmu mulai dari footwork, drill individu, sampai one on one. Footwork-nya agak beda di sini, awalnya sempat struggle tapi akhirnya bisa mengikuti,” ungkapnya.

Kopi Good Day DBL Camp 2026 sukses diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026 silam. Kini, barisan pemain dan pelatih terbaik yang berhasil menyandang predikat Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 tengah bersiap untuk bertolak ke Amerika Serikat pada Juli 2026.

Selama di Amerika Serikat, skuad elite ini tidak hanya akan belajar dan berlatih bersama jajaran pelatih top NBA, tetapi juga akan menguji kemampuan mereka dalam turnamen basket level pelajar setempat. (*)

Kalian bisa memantau seluruh update terkait Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 pada laman di bawah ini

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS