Mimpi yang sudah disimpan sejak bangku sekolah dasar akhirnya menjadi kenyataan bagi Usaid Raihaan Damis. Rookie SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Aremu) itu untuk pertama kalinya tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Menariknya, laga debut tersebut langsung diwarnai performa apik dari Raihaan.
Berhadapan dengan SMKN 1 Surabaya pada Selasa, 11 Agustus 2026, Raihaan menjadi top scorer Aremu. Pemain yang kini duduk di kelas X itu mencatatkan 12 poin dan 9 rebound, hanya berjarak satu rebound dari double-double.
Kontribusinya ikut mengantarkan Aremu meraih kemenangan dengan skor 37-29 atas SMKN 1 Surabaya. Bagi Raihaan, penampilan tersebut menjadi awal dari perjalanan yang sudah lama ia impikan.
“Lama banget, dari SD,” ujarnya ketika ditanya sejak kapan dirinya bermimpi tampil di DBL.
Baca Juga: Hasil DBL East Java-North: Aremu Menang Mudah, Smantig Terpaksa Overtime
Meski baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan DBL secara langsung, Raihaan ternyata sudah cukup familiar dengan kompetisi ini. Ia mengaku beberapa kali menyaksikan pertandingan DBL secara online. Namun, kesempatan untuk datang langsung ke DBL Arena sekaligus bermain di dalamnya baru ia dapatkan tahun ini.
Perjalanan Raihaan hingga akhirnya menjadi student-athlete Aremu juga bermula dari sesuatu yang sederhana. Ia mengenal basket karena ajakan, bahkan cenderung paksaan, dari teman-temannya ketika masih duduk di kelas VI SD.
“Awalnya dipaksa teman,” kenangnya.
Baca Juga: "Kutukan Susuk" Jadi Sajian Unik EDM di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North
Tak lama kemudian, sang mama juga ikut mendorong Raihaan untuk menekuni olahraga tersebut. Ia pun mulai serius bermain basket dan bergabung dengan sebuah klub bernama YSK.
Menariknya, basket bukan olahraga pertama yang ia coba. Sebelum menekuni basket, Raihaan sempat bermain sepak bola. Namun, ia merasa kondisi fisiknya kurang mendukung untuk melanjutkan olahraga tersebut.
Pada akhirnya, justru basket yang membuatnya bertahan. Ada satu hal sederhana yang membuat Raihaan menikmati olahraga ini: sensasi ketika berhasil memasukkan bola ke ring.
“Bisa shooting-shooting, masukin bola ke ring itu seru banget,” tuturnya.
Dukungan dari orang-orang terdekat juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Raihaan. Ia menyebut orang tua dan teman-temannya sebagai sosok yang terus memberikan dukungan hingga dirinya bisa berada di titik ini.
Kini, setelah bertahun-tahun menyimpan mimpi untuk bermain di DBL, Raihaan akhirnya mendapat kesempatan mengenakan seragam Aremu dan tampil di DBL Arena. Debutnya pun berjalan lebih manis setelah ia membantu tim meraih kemenangan sekaligus mencatatkan 12 poin dan 9 rebound.
Alih-alih merasa gugup, Raihaan justru mengaku cukup tenang ketika pertama kali bermain di panggung DBL.
“Enggak sih, biasa aja,” jawabnya ketika ditanya soal rasa deg-degan.
Baginya, laga debut melawan SMKN 1 Surabaya memang berlangsung seru. Terlebih, ia merasakan sendiri bagaimana kerasnya persaingan di lapangan.
“Seru sih, musuhnya juga lumayan keras,” katanya.
Perjalanan Raihaan di DBL masih panjang. Sebagai pemain kelas X, laga melawan SMKN 1 Surabaya baru menjadi langkah pertama. Namun, debutnya sudah memberikan sinyal bahwa rookie Aremu ini layak untuk diperhatikan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil dari Usaid Raihaan Damis bisa dilihat di bawah ini: