Atmosfer GOR Kec. Tanjung Priok seketika langsung memanas tatkala tim putri SMA Bina Tunas Bangsa (BTB Knights) berjumpa SMA Permai Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.
Bagaimana tidak, kedua tim memiliki rekam jejak sebagai semifinalis musim lalu. Kini, baik BTB Knights maupun Permai justru harus berjumpa di laga perdana demi memperebutkan satu tiket Fantastic Four.
Para nakhoda dari kedua tim pun terus memantau setiap pergerakan anak asuhnya di lapangan. Setiap jeda menjadi kesempatan untuk mengevaluasi permainan sekaligus meracik strategi terbaik demi mengubah jalannya pertandingan.
Situasi terasa kian menegangkan di menit-menit akhir, mengingat keunggulan tak pernah berhenti berpindah. Namun, momentum akhirnya tercipta dari kubu putri Permai. Mereka berhasil memimpin (21-20) lewat tembakan gratis Skyla Rae Sucipto di sisa dua menit terakhir.
Baca Juga: Pressure Jadi Bahan Bakar Raka Ramadhan Antar Seventy Two Raih Kemenangan
Poin itu kembali bertambah saat Jaimee Sanjaya berhasil mengeksekusi free throw dan tembakan, membuat kemenangan berpihak pada Permai dengan skor akhir 24-21.
Saat buzzer dibunyikan, raut wajah lega langsung terpampang dari sosok Riska Pebrianti selaku kepala pelatih skuad Permai. Kerja kerasnya selama di pinggir lapangan pun berbuah manis.
“Hari ini, anak-anak mau defense lebih baik daripada biasanya mereka latihan. Percaya satu sama lain kalau semuanya bisa lakukan yang terbaik. Kita memang sama-sama mau menuju Fantastic Four,” buka Riska, sapaan karibnya.
Di balik pertandingan sengit itu, sejatinya ada cerita lain yang tak kalah menarik untuk digali lebih jauh. Riska sendiri ternyata baru menjadi bagian dari skuad Permai selama empat bulan terakhir.
Sebuah waktu singkat untuk memulai perjalanan dengan sebuah tim yang tengah mempersiapkan amunisi menuju DBL North Jakarta 2026.
“Tantangannya pasti besar. Saya harus mendisiplinkan mereka untuk rajin latihan. Yang kedua, menghilangkan habit jelek di lapangan. Ketiga, memperbaiki komunikasi antara satu sama lain karena sebelumnya emosi mereka masih tinggi,” terang Riska.
Tantangan yang terpampang di depan mata tak membuat semangat Riska surut. Justru, ia semakin terpacu untuk membuktikan bahwa skuad Permai layak melangkah lebih jauh di musim ini.
Baca Juga: Tuntaskan Misi Revans, Mario Handoko Singgung Pentingnya Defense
Dalam rentang waktu itu, ia pun mampu mewujudkan ekosistem tim yang lebih solid. Kini, wanita kelahiran 1989 itu mengaku sering dibuat kewalahan oleh antusiasme anak-anak asuhnya.
“Mereka enggak ada capeknya, justru saya yang capek karena kami latihan setiap hari. Mereka selalu mengingatkan saya untuk latihan. Kalau enggak ada latihan, mereka yang kesel, hahaha,” ucapnya.
Petualangan Riska bersama Permai di DBL North Jakarta 2026 dibuka dengan mengesankan. Dari sini, ia semakin berambisi untuk bisa membawa timnya melesat hingga partai puncak.
Namun, sebelum melangkah lebih jauh, ia tak menutup mata kalau masih ada deretan evaluasi yang perlu dibenahi untuk menyambut laga mendatang.
“Setelah ini, saya akan evaluasi offense karena tadi agak buntu di awal-awal. Saya juga evaluasi defense karena beberapa kali miskomunikasi sehingga terjadi foul. Yang penting, saya mau bawa mereka ke final, selebihnya kita serahkan ke Tuhan,” tutupnya.
DBL North Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)