Hasil pertandingan pada Minggu, 23 Agustus 2026 memang tidak sesuai dengan harapan Satria Abimanyu, salah satu penggawa SMPN 1 Surabaya (Spensa).
Berhadapan dengan SMP Santa Maria Surabaya di Junior DBL 2026 Surabaya, Satria dan Spensa berjuang keras di lapangan selama 40 menit penuh.
Pertandingan berlangsung sengit. Setelah Spensa kehilangan ritme bermain dan tertinggal 14-6, mereka kembali mengejar sampai jarak skor menjadi dua poin saja pada kuarter empat.
Satria adalah sosok penting di balik kebangkitan Spensa itu. Dengan sisa waktu 1 menit 54 detik, tembakannya dari dalam garis busur besar masuk tepat sasaran. Skor menjadi 17-15, masih keunggulan Santa Maria. Namun, momentum sepenuhnya berada di tangan Spensa.
Baca juga: Lanjutkan Langkah Sang Ayah, Timothy Angelo Tekuni Basket Sejak TK
Sayang, setelah itu Spensa tidak dapat membendung serangan Santa Maria yang bertubi-tubi. Satria kemudian berhasil memasukkan satu tembakan gratis dengan sisa waktu 12 detik. Spensa sudah tertinggal 23-16. Itu juga sekaligus menjadi poin terakhirnya di Junior DBL Surabaya.
Setelah buzzer terakhir berbunyi, Satria hanya bisa berlutut dan terdiam di lapangan. Perjuangan kerasnya harus berakhir dengan kekalahan pahit. Setelah melaju hingga Sweet Sixteen pada 2025, Spensa harus berhenti pada putaran pertama musim ini.

Satria Abimanyu setelah pertandingan antara tim putra SMPN 1 Surabaya dan SMP Santa Maria Surabaya berakhir di Junior DBL 2026 Surabaya
Meski begitu, Satria justru merupakan salah satu anak paling beruntung. Sebab, di bangku tribun, ada sang ibunda, Anis Farida, yang hadir dan tersenyum melihat perjuangannya bisa sampai sejauh ini. Dukungan itu semakin kuat dengan baju basket Spensa yang ia kenakan.
“Suatu kebanggaan bisa ikut serta dalam ajang yang bergengsi di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” sebut Bu Anis.
Musim ini sendiri merupakan kesempatan kedua Satria bermain di Junior DBL Surabaya. Melantai di lapangan DBL Arena sudah menjadi salah satu keinginan terbesarnya sejak kecil.
Baca juga: Belum Bisa Main DBL Masa Sekolah, Dio Freedo Wujudkan Lewat Melatih SMP SCS
Latihan demi latihan Satria jalani agar bisa berkembang menjadi pemain yang solid. Pemain yang layak untuk dipercaya dan masuk ke dalam susunan roster tim.
“Setiap ikut event seperti ini mereka kan ikut seleksi ya tergantung skill-nya masing-masing. Anak saya bisa terpilih lagi,” tutur Bu Anis.
Bu Anis telah menemani perjalanan Satria di dunia basket sejak ia pertama kali menyukai olahraga ini saat masih menduduki bangku kelas IV.
Setelah mencoba mengikuti ekstrakurikuler basket, Satria langsung merasa ini adalah olahraga yang tepat untuknya. “Memang dari hatinya,” tegas Bu Anis.
Mengetahui hal tersebut, Bu Anis langsung memberikan dukungan penuh kepada sang anak. Bukan hanya memberikan fasilitas dan asupan nutrisi yang ideal, ia juga mengirim doa yang tak terbilang banyaknya agar Satria bisa sukses dalam pilihannya.
Satria juga telah berencana untuk melantai di panggung DBL tingkat SMA, menyusul kakak-kakak kelas yang telah menjadi mentor untuknya pada musim lalu. Bukan hanya itu, ia juga ingin mengikuti jejak kakak perempuannya yang pernah tampil di DBL East Java-North
“Kakaknya sekarang sudah lulus. Dulu di SMAN 2 Surabaya. Kakaknya itu sih lebih ke dance,” kata Bu Anis.
Bu Anis pun berharap perjalanan Satria tidak berhenti di Junior DBL 2026 Surabaya. Bu Anis ingin sang anak terus mengejar mimpi terbesarnya di mana pun ia berada. “Semoga bisa terus berkembang sesuai bakat dan minatnya,” tutupnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Dari Eksekutor Sampai Penyusun Strategi, Ini Kiprah Geronimo Matthew di Unsur
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)