ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Coach Septian Rizky Saputra mengamati jalannya pertandingan Putra Twystball dari pinggir lapangan saat mengahdapi SMAN 1 Taman Sidoarjo pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kemenangan bukan satu-satunya hal yang dicari Coach Septian Rizky Saputra bersama Putra Twenty (tim basket SMAN 20 Surabaya). Di laga kelima Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu, 26 Agustus 2026, ia tetap melihat ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi meski SMAN 20 Surabaya menutup pertandingan dengan kemenangan 26-14 atas SMAN 1 Taman Sidoarjo.

Dua kuarter awal menjadi perhatian Coach Septian. Permainan anak asuhnya belum menunjukkan standar yang ia inginkan. Mereka masih terlihat meremehkan lawan dan beberapa kali bermain untuk menunjukkan kemampuan individu.

“Permainan tadi masih belum puas sih saya. Pada kuarter pertama dan kedua kelihatan anak-anak kayak ngeremehin lawan. Kelihatan enggak fokus. Masih kelihatan pengen nunjukin dirinya masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Didukung Keluarga Besar di Tribun, Muhammad Rifky Bawa Putra Twenty Menang!

Memasuki kuarter berikutnya, permainan Putra Twenty mulai berubah. Bola lebih banyak dibagikan dan kepentingan tim mulai berada di atas pencapaian individu.

“Baru tadi kuarter tiga dan empat karakter timnya baru keluar. Mau share bola, siapa pun yang poin sama saja. Yang penting timku menang. Tujuan akhirnya kan sebenarnya itu,” lanjutnya.

Bagi Coach Septian, sikap untuk mengutamakan kepentingan tim bukan hanya sesuatu yang dibutuhkan saat pertandingan. Ia ingin kebiasaan itu tumbuh menjadi bagian dari karakter pemain, sebab menurutnya basket pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang bisa bermain.

“Lebih ke karakter sih, karena basket itu kan enggak selamanya. Saya yakin juga pemain saya dari yang ikut basket ekskul itu 20 orang, saya yakin enggak semua pengin jadi pemain pro,” tuturnya.

Baca juga: Larangan Tak Menghentikan Langkah Freno Mengejar Mimpi

Menurutnya, basket bisa menjadi ruang bagi pemain untuk membawa banyak pelajaran ke kehidupan di luar lapangan. Kerja keras, kerja sama, komunikasi, hingga kemampuan memahami orang lain menjadi bekal yang jauh lebih panjang daripada sekadar kemampuan mencetak angka.

Dua pemain Twenty berusaha mempertahankan penguasaan bola di tengah tekanan pemain SMAN 1 Taman Sidoarjo pada laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya. 

“Pelajaran yang didapat di basket, kerja kerasnya, kerja sama tim, gimana caranya mereka bisa komunikasi sama temannya, gimana cara ngertiin temannya. Itu yang bakal mereka bawa sampai nanti dewasa,” jelas Coach Septian.

Cara tersebut juga membuat Coach Septian memahami bahwa setiap pemain membutuhkan pendekatan berbeda. Ia tidak ingin latar belakang seorang pemain menentukan standar yang harus mereka capai di lapangan.

“Tiap pemain punya pendekatan yang harus berbeda-beda. Ada yang memang di rumah orang tuanya strict, ada yang di rumah anaknya dimanjain,” katanya. “Saya pengin karakter saya tetap sama. Jadi meskipun anaknya manja, anaknya di rumah sudah terbiasa mandiri, tetap harus nanti output-nya karakternya harus sama.”

Baca juga: Cedera Hentikan Langkah di Gimnastik, Baby Lanjutkan Mimpi di DBL

Karena itu, Coach Septian tidak menjadikan kemampuan sebagai satu-satunya ukuran. Ia masih memberi ruang kepada pemain yang belum terlalu mahir selama mereka menunjukkan kemauan dan energi ketika berlatih.

“Jago atau enggak jago itu output. Itu hasil latihanmu. Tapi semangatmu di lapangan, energimu di lapangan itu enggak bisa ditawar,” tegasnya.

Standar itu pula yang ingin ia jaga ketika Putra Twenty melangkah ke laga berikutnya. Kemenangan boleh menjadi hasil akhir, tetapi bagi Coach Septian, proses membentuk pemain belum selesai.

“Kita main buat nama yang di depan. Twenty. Bukan nama kalian yang di belakang. Jadi kita menang buat Twenty. Kita kalah nanti juga pasti buat Twenty. Jangan pernah main buat nama yang di belakang,” pesannya.

Baca juga: Ingin Main di DBL Selamanya, Fero Kejar Mimpi Masa SMA Bersama Slekoors

Kini, tugas Putra Twenty bukan hanya menjaga hasil. Mereka juga dituntut membawa karakter yang sama sejak awal pertandingan dan tidak kembali menurunkan standar yang sudah ditetapkan.

“Lebih fokus saja dari awal. Jangan ngeremehin lawan. Kita punya standar, kita main di standar itu. Jangan sampai standarnya turun,” pungkasnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Coach Septian Rizky Saputra bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMAN 1 Taman Sidoarjo vs SMAN 20 Surabaya. bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS