ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Made Arkananta saat menyaksikan laga SMA Kanisius Jakarta versus Global Multimedia School di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta

Satu laki-laki tak asing terlihat di tribun GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sosok tersebut tampak menikmati pertandingan SMA Kanisius Jakarta versus Global Multimedia School di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta, Minggu, 13 September 2026. 

Dialah Made Arkananta Lokeswara Wardhana, sang penggawa Kanisius. Sejatinya, Made, begitu ia disapa, sudah menempuh persiapan demi menghadapi musim keduanya di DBL Central Jakarta 2026. 

Sayangnya, ia harus menghadapi realita pahit. Hanya dua bulan sebelum menapakkan kaki di GOR Cempaka Putih, ia justru menderita cedera fibula atau patah tulang di bagian betis. 

Di musim lalu, Made berhasil mencuri perhatian berkat performa apiknya bersama Kanisius. Ia mampu mengumpulkan total 52 poin, 59 rebound, 2 assist, 10 blok, dan 7 steal selama enam pertandingan. 

“Cederanya itu terjadi waktu Kejurnas di Semarang pas Juli kemarin. Tentu, aku sempat merasa down waktu tahu kalau cedera,” buka Made. 

Baca Juga: Satu Keluarga Hadir di Tribun, Saksikan Debut Zayan Bersama Manthree

Hingga kini, Made masih menjalani menjalani proses pemulihan untuk bisa kembali bertempur di medan perang. Bahkan, langkah kakinya pun masih sedikit tertatih-tatih. 

Bagi student-athlete, cedera memang bak mimpi buruk. Namun, Made tak ingin hanyut dalam keputusasaan. 

“Saya harus latihan sendiri di rumah, sering fisioterapi, dan konsultasi ke dokter. Pokoknya, banyak upaya yang saya lakukan. Harus tetap sabar dan semangat, nonton teman-teman di tribun pun harus ikhlas,” ungkapnya. 

Di satu sisi, dirinya juga merasa bersyukur karena dikelilingi oleh lingkungan yang sangat suportif. Sang pelatih dan rekan-rekan setimnya pun tak pernah berhenti memberikan dukungan. 

Bahkan, Made sendiri sudah menyimpan tekad besar agar bisa membela Kanisius di babak DBL Jakarta Championship nanti. 

“Kekhawatiran untuk balik lagi ke lapangan itu pasti ada. Tapi, saya yakin dengan bantuan teman-teman pasti bisa. Apalagi, basket juga permainan tim, selama saling percaya saya yakin apa pun bisa terjadi,” tuturnya. 

Baca Juga: Soroti Perubahan Tim, Ricky Sang Mantan Kapten Lihat SMAK 3 Makin Berkembang

Terlebih, ia turut menilai kalau seluruh penggawa Kanisius sudah memberikan performa terbaik selama melakoni dua pertandingan di DBL Central Jakarta 2026. Dari situ, Made semakin optimistis bisa kembali menghiasi lapangan nantinya, bahkan membawa langkah Kanisius lebih jauh di musim ini.

“Semoga saya bisa berkontribusi terhadap tim dan semoga ke depannya bisa lebih solid lagi. Saya pengin banget bisa ke Indonesia Arena,” tutupnya penuh harap. 

DBL Central Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS