ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Momen kebersamaan tim putra Sketsa usai menempati posisi runner-up turnamen antar sekolah se-Jawa Timur di Banyuwangi pada bulan Agustus 2025 lalu.

Gelar juara sudah menjadi bagian dari perjalanan putra Sketsa, julukan tim basket SMAN 1 Jember dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2022 hingga 2025, putra Sketsa selalu keluar sebagai champion di DBL East Java-East.

Musim ini, mereka kembali datang dengan target yang sama. Bukan hanya menjaga gelar tetap di Jember, tetapi juga membawa Sketsa melangkah lebih jauh dan berani bersaing dengan tim-tim dari luar daerah.

“Untuk musim ini mungkin tetap sama. Kami ingin mempertahankan juara di East Java-East dan tidak mau berhenti di sini saja. Kami ingin menyaingi tim-tim dari luar Jember juga,” ujar Undika Zaka Reka Wardoyo, student-athlete kelas XII SMAN 1 Jember.

Baca juga: Jadwal Opening Party Honda DBL with Kopi good Day 2026 East Java-East

Keinginan untuk melangkah lebih jauh itu membuat persiapan Sketsa berjalan lebih serius. Mereka berlatih hampir setiap hari selama dua hingga tiga jam. Fisik, mental, hingga kekompakan menjadi bagian yang terus mereka bangun sebelum kompetisi dimulai.

“Latihannya sangat ketat. Dalam satu minggu setiap hari dan kami juga sudah mempersiapkan fisik, mental, dan kekompakan dalam satu tim,” jelas remaja yang akrab disapa Dika itu.

Porsi latihan fisik musim ini bahkan dibuat lebih berat dibandingkan musim lalu. Setiap Jumat sore, putra Sketsa menjalani latihan daya tahan dengan berlari sejauh enam kilometer.

“Kalau untuk fisik, tahun ini lebih berat dari tahun kemarin. Setiap Jumat sore kami biasanya endurance, lari enam kilometer,” lanjutnya.

Latihan panjang tentu tidak selalu terasa ringan. Ketika rasa lelah mulai datang, para student-athlete memilih mengambil jeda dan saling menyemangati sebelum kembali berlatih.

“Kalau capek biasanya kami minta break dulu, terus saling menyemangati. Setelah itu baru fokus lagi ke latihan,” tutur Dika.

Baca juga: Pelukan Mama Jadi Tempat Pulang Yael pada Musim Terakhirnya

Kekompakan itu tidak hanya dibangun ketika mereka berada di lapangan. Di luar latihan, skuad Sketsa juga kerap berkumpul dan bermain kartu bersama. Cara sederhana tersebut menjadi ruang bagi student-athlete untuk semakin dekat, terutama karena musim ini ada pemain muda yang mulai masuk ke dalam tim.

Tim putra Sketsa akan membawa dua student-athlete kelas X dan tiga pemain kelas XI. Para senior berusaha membuat mereka tidak merasa canggung ketika bergabung.

“Kalau di luar latihan kami biasanya bercanda sama anak-anak yang lebih muda supaya mereka nyaman. Kalau pas latihan, kami juga sering menyemangati mereka,” katanya.

Regenerasi menjadi bagian penting dari perjalanan Sketsa musim ini. Di tengah tradisi juara yang sudah mereka bangun sejak 2022, ada generasi baru yang mulai mengambil bagian untuk meneruskannya.

Namun, status sebagai juara bertahan juga membawa tekanan tersendiri. Putra Sketsa sadar setiap pertandingan akan datang dengan ekspektasi yang berbeda setelah empat musim terakhir mereka selalu menjadi juara.

“Pasti ada tekanan karena kami juara bertahan. Tapi kami tetap fokus ke pertandingan yang akan datang dan mengikuti arahan coach,” imbuhnya.

Baca juga: Jordan Saragih Redam Gugup dengan Mengamati Permainan Rekan Setim

Pengalaman menghadapi tekanan tersebut sudah mereka rasakan sebelum rangkaian DBL East Java-East dimulai. Pada Agustus lalu, Sketsa mengikuti turnamen basket antar-sekolah di Banyuwangi dan berhasil melaju hingga final sebelum kalah dari SMAN 2 Surabaya.

Perjalanan itu juga diwarnai cedera. Dika mengalami cedera pergelangan kaki sejak kuarter pertama. Beberapa rekan setimnya juga harus meninggalkan pertandingan karena cedera.

“Sempat cedera juga di sana. Pergelangan kaki saya kena dari kuarter pertama. Ada dua teman lainnya juga cedera,” ungkapnya.

Meski sempat mengalami cedera, Dika tetap memaksakan diri untuk bermain. Setelah turnamen, ia memilih beristirahat sekitar satu minggu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali menjalani persiapan.

Bagi Sketsa, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan mempertahankan gelar tidak akan selalu berjalan mulus. Mereka harus siap menghadapi kondisi apa pun sebagai sebuah tim.

“Kalau ada pemain yang cedera memang bisa mengganggu fokus karena ada yang harus keluar. Tapi menurut saya itu bukan tantangan yang terlalu besar selama kami bisa mengaturnya,” jelasnya.

Baca juga: Dari Voli ke Basket, Sasha Teruskan Jejak Sang Ayah

Musim ini juga menjadi kesempatan terakhir bagi Dika untuk bermain bersama Sketsa. Sebagai student-athlete kelas XII, ia ingin menutup perjalanan DBL-nya dengan sesuatu yang bisa dibanggakan.

“Karena ini tahun terakhir saya, saya ingin memberikan yang terbaik. Semoga bisa mempertahankan juara dan bisa sampai final East Java Series,” harapnya.

Target tersebut memang tidak mudah. Namun, Dika percaya kekuatan Sketsa bukan hanya berasal dari satu atau dua pemain, melainkan dari cara seluruh anggota tim bekerja bersama.

“Kami percaya diri karena teamwork kami bagus dan fisik kami juga cukup kuat untuk bersaing dengan tim-tim dari daerah lain,” ujarnya.

Empat musim terakhir telah menempatkan putra Sketsa sebagai juara. Kini, generasi berikutnya punya tugas untuk menjaga tradisi tersebut. Lebih dari itu, mereka ingin membuktikan bahwa perjalanan Sketsa tidak harus berhenti di Jember.

Baca juga: Styfen Pedro Bawa Cinta Kasih Orangtua dari Palu ke DBL Arena!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS