ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Justins (pemain nomor 8 dari Sinlui) saat melawan SMA Xin Zhong Surabaya di DBL Arena Surabaya, Kamis, 17 September 2026

Di pertandingan ketiga yang mempertemukan tim putra SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui) dan SMA Xin Zhong Surabaya pada Kamis, 17 September 2026, ada satu sosok yang mencuri perhatian. Ia adalah Justins Brayden Linardi, siswa kelas XI yang membela Sinlui di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Diketahui Justins merupakan adik dari Richie Bertrand Linardi, pemain yang turut mengantarkan SMA Gloria 1 Surabaya meraih gelar Runner Up pada musim 2023.

Bukan hanya itu, Richie juga memiliki rekam jejak yang cukup panjang di DBL Camp dengan tiga kali keikutsertaan secara berturut-turut. Pada 2021, Richie berhasil menembus DBL Camp melalui fase Wild Card. Setahun berselang, ia masuk dalam jajaran Top 24 Campers, sebelum kembali mencapai tahapan yang sama pada 2023.

Baca juga: Sinluiers Ajak Alice Lawan Rasa Takut

Melihat jejak sang kakak di ajang DBL East Java-North, Justins tidak menjadikannya sebagai sebuah beban. Sebaliknya, pencapaian Richie justru menjadi motivasi baginya untuk terus berkembang dan berusaha melampaui performa sang kakak.

"Kokoku kan cuma sampai final, aku nanti Champion," terang Justins.

Meski begitu, Justins tetap ingin menjalani perjalanannya sendiri dan membangun pencapaiannya dengan cara yang ia yakini.

"Ekspektasiku sih aku mau melebihi performa kokoku ya. Tapi aku mau main sebisaku aja dengan sistem dan caraku sendiri," beber Justins.

Justin (kanan) dan Richie (kiri) saat foto bersama usai latihan di usia Justins yang menginjak 14 tahun (Foto: dokumentasi pribadi Justins Brayden Linardi)Justins (kanan) dan Richie (kiri) saat foto bersama usai latihan di usia Justins yang menginjak 14 tahun (Foto: dokumentasi pribadi Justins Brayden Linardi)

Berbeda dengan sang kakak, Justins memilih melanjutkan pendidikannya di Sinlui. Pilihan tersebut tak lepas dari sosok Ivan Widianto, kepala pelatih tim putra Sinlui. 

Baca juga: Clique Merangkai Garuda Lewat Lima Sila di Panggung DBL Dance

Sebelumnya, Coach Ivan pernah melatih Justins saat ia mengikuti Kejurprov KU-14. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu alasan yang membuat Justins ingin melanjutkan langkahnya dan menjadi bagian dari tim putra Sinlui.

Meski memilih jalur yang berbeda dengan sang kakak, Justins mengaku mulai menekuni basket setelah melihat sang kakak bermain. Dari situlah ketertarikannya terhadap basket mulai tumbuh hingga akhirnya ia memilih untuk terus mengembangkan kemampuannya di olahraga tersebut.

Perjalanan Justins di DBL East Java-North juga tidak langsung berjalan mulus. Pada musim sebelumnya, ia belum mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari tim 5-on-5 putra Sinlui. 

Meski begitu, Justins tetap memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer DBL Arena dengan bergabung bersama tim 3X3 Sinlui. Ia bahkan berhasil mengantarkan timnya meraih gelar Champion AZA 3X3 Competition 2025 East Java-North.

Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Marcellino Bonfilio Kembali ke Sinlui

"Kokoku itu ngewajibin aku untuk bisa main di DBL, apalagi aku juga di Sinlui," cerita Justins.

Dorongan dari sang kakak turut menjadi penyemangat bagi Justins untuk terus berusaha mendapatkan tempat di tim 5-on-5 Sinlui. Pengalamannya bersama tim 3X3 pada musim sebelumnya juga menjadi bekal berharga yang membuat kepercayaan dirinya semakin tumbuh. 

Hingga akhirnya, pada musim ini Justins mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari tim utama tersebut. Kesempatan itu pun ia manfaatkan dengan baik. Di pertandingan hari ini, ia mencatatkan 6 poin, 2 rebound, dan 1 assist setelah bermain selama 24 menit. Capaian itu turut mengantarkan Sinlui menaklukkan SMA Xin Zhong Surabaya dengan kemenangan telak 65-8.

Meski telah menunjukkan performa yang cukup baik, Justins memilih untuk tidak terlalu memikirkan penilaian orang lain terhadap permainannya. Ia lebih ingin fokus membenahi diri sendiri dan mengikuti arahan pelatih agar terus berkembang. 

Kedepannya, Justins berharap dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus membantu putra Sinlui meraih kemenangan demi kemenangan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

"Pertandingan mendatang aku mau memperbaiki shooting-ku. Soalnya, saat training camp shooting-ku lumayan bagus, tapi hari ini menurun," ujarnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

 

 

 

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS