Raditya Ibrahim, pemain SMA Vita Surabaya, harus menjalani masa istirahat panjang pada tahun pertamanya di bangku SMA karena kondisi yang dialaminya. Pertandingan Vita hari ini pun menjadi laga penutup yang emosional bagi Radit sebelum ia menjalani masa rehat tersebut.
Radit menjelaskan alasan dirinya harus menjalani rehat cukup panjang dari basket karena ia diketahui memiliki tumor tulang dan pertumbuhan tulang pada jari tengah kaki kanannya.
Situasi tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi Radit. Ia pertama kali mengetahui bahwa ia memiliki tumor dan pertumbuhan tulang itu ketika duduk di kelas IV SD. Saat itu, Radit juga telah menjalani operasi untuk mengangkat tumor tersebut.
Baca juga: Tanpa Pemain Senior, Skuad Vita Tetap Tampil Percaya Diri
"Pas kelas IV itu dokternya kaget karena ada tulang tumbuh, tapi sama dokternya yang diambil cuma tumornya aja," bebernya, Sabtu, 19 September 2026.
Aksi Radit (pemain Vita berjersey gelap nomor 20) saat melawan Bigten di DBL Arena
Naasnya, kondisi tersebut kembali terulang di tahun pertamanya duduk di bangku SMA. Bahkan karena kondisi tersebut, ia turut absen di pertandingan kedua putra Vita di babak Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
"Pas aku nggak main itu karena sedang menjalani tindakan dari dokter. Waktu itu aku juga menjalani X-ray untuk mengetahui kondisi tulangku," jelas Radit.
Saat kembali mendapat diagnosis tumor tulang dan pertumbuhan tulang dari dokter, Radit mengaku cukup terpukul. Pasalnya, ia telah menekuni basket sejak kelas IV SD hingga saat ini. Namun, untuk sementara waktu, ia harus berhenti dari aktivitas tersebut demi menjalani operasi dan proses pemulihan.
Baca juga: Ddelight Bawa Petualangan, Girls on Squad Tampilkan Cerita Berbeda
"Pas kelas X ini mulai kerasa nyeri-nyeri. Pas dicek awalnya dikira mata ikan, ternyata tulang tumbuh dan ada tumor tulang," terangnya.
Di tengah kondisinya tersebut, semangat Radit untuk mendukung putra Vita tak pernah padam. Ia tetap hadir untuk mengawal perjuangan rekan-rekannya hingga berhasil meraih kemenangan atas SMAN 10 Surabaya dengan skor tipis 22-20.
"Sebenernya pas main itu rasanya sakit soalnya ketekan sepatu dan kaos kaki tapi aku aku tetap mau main karena ini pertandingan terakhirku sebelum rest panjang," cerita Radit.
Radit mengatakan bahwa jadwal operasinya masih belum ditentukan dan ia masih menunggu hasil kontrol berikutnya pada 28 September. Meski begitu, ia sudah mengetahui bahwa setelah operasi dirinya harus menjalani istirahat total pada minggu pertama dan kedua.
Baca juga: Perjalanan Panjang Raditya Ibrahim Mengejar Mimpi Basketnya hingga ke Surabaya
Memasuki minggu ketiga hingga keenam, aktivitasnya pun masih dibatasi. Ia belum diperbolehkan berlari, melompat, maupun melakukan aktivitas fisik berat lainnya. "Boleh jalan tapi nggak boleh lama-lama," paparnya.
Raditya Ibrahim saat membela SMA Vita Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Dengan kondisi tersebut, Radit mengaku telah menyiapkan rencana agar tetap bisa berlatih meski dengan aktivitas yang terbatas. Pelatihnya di DBL Academy juga akan menyiapkan program latihan khusus, seperti shooting dan dribble yang tidak membutuhkan banyak gerakan berlari.
Bagi Radit, keterbatasan selama masa pemulihan bukan alasan untuk sepenuhnya berhenti berlatih. Ia tetap ingin menjaga kemampuannya sembari menunggu waktu untuk kembali ke lapangan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)