ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi salah satu pemain Lima ketika tampil di partai final Junior DBL Bandung 2026

Putra Lima -sebutan SMPN 5 Bandung- keluar sebagai juara Junior DBL Bandung 2026. Putra Lima berhasil mengalahkan GPS -sebutan SMP Global Prestasi School Bandung- di partai final dengan skor tipis 34-31, Senin, 21 September 2026.

Putra Lima tak pernah dalam keadaan tertinggal sejak tepis mula. Mereka selalu berhasil menutup empat kuarter dengan keunggulan.

Tapi, kemenangan Lima didapat dengan tidak mudah. Meski sempat unggul dengan selisih sepuluh angka di dua kuarter awal, Lima sempat kewalahan meredam perlawanan GPS.

Buktinya ada di kuarter ketiga. Putra GPS berhasil memangkas jarak ketertinggalan menjadi hanya tersisa empat angka saja. Di kuarter tersebut, mereka juga berhasil membuat anak-anak Lima hanya mencetak empat poin.

Di kuarter terakhir, GPS semakin ganas. Mereka sempat menyamakan kedudukan ketika waktu tersisa empat menit. Adalah Carlo Andaru yang berhasil memanfaatkan 1 dari 2 kesempatan tembakan gratis.

Sayang, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Putra Lima berhasil menjauh lagi lewat aksi layup Faiz Adha Putra.

Putra GPS kembali mendapat kesempatan untuk membalikkan keadaan lewat upaya layup  Arna Maheswara ketika waktu tersisa 45 detik. Sayang, aksinya tidak tepat sasaran. Jika aksi tersebut berhasil masuk, GPS berbalik unggul dan berpeluang menutup laga dengan kemenangan.

Oryza Zateva menjadi pengumpul angka terbanyak di skuad Lima. Berangkat dari bangku cadangan, Oryza mengumpulkan tujuh poin. Keberhasilan Lima menjadi juara ada pada keberhasilan mereka mengamankan duel bola di udara.

Baca juga: Kalahkan Seven, Putri Doea Jadi Juara di Junior DBL Bandung 2026!

“Tentu adanya standar kompetisi DBL di level SMP ini bikin kita (SMPN 5 Bandung) juga benar-benar mempersiapkan diri biar dapat hasil terbaik,” ujar Riki Hidayat, asisten pelatih SMPN 5 Bandung di ajang Junior DBL Bandung 2026. 

Anak-anak Lima mengumpulkan 68 rebound selama empat kuarter. Sebanyak 12 rebound dikumpilkan oleh Dimas Raditya dan Faiz Adha. Lalu ada Leandidas Prawira yang juga mengemas 11 rebound. Sebaliknya, anak-anak GPS hanya mampu mengemas 46 rebound.

“Kalau bisa sih Junior DBL ini diselenggarakan terpisah dengan DBL-nya. Jangan takut kalau lebih sedikit pesertanya. Karena menurut saya, sekolah-sekolah di Bandung dan Jawa Barat ini sudah siap banget buat menyambut Junior DBL itu sendiri,” tandasnya.

Kemenangan ini membuat Lima menahbiskan diri menjadi jawara di Junior DBL Bandung 2026. Terakhir kali Junior DBL Bandung diselenggarakan sebelum pandemi. Tahun ini Junior DBL kembali lagi di Bandung. Selamat, Lima!

Statistik pertandingan final Junior DBL Bandung 2026 bisa kalian cek di bawah ini.

Link live streaming final Junior DBL Bandung 2026 bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS