Sempat tertinggal dan kesulitan menemukan ritme permainan, tim putra SMA Surabaya Cambridge School (SCS) akhirnya berhasil mengamankan kemenangan pertama mereka di babak Playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North lewat sebuah tembakan tripoin dari John Paul Erikson Kurniawan, Rabu, 23 September 2026.
Pertandingan berlangsung ketat hingga memasuki penghujung laga. Putra SCS sempat tertinggal pada tiga kuarter berturut-turut atas SMA Petra 1 Surabaya. Bahkan pada kuarter terakhir dengan sisa waktu di bawah 2 menit keduanya berada dalam kedudukan imbang 23-23. Di tengah situasi tegang itu, John mendapat kesempatan untuk melepaskan tembakan bernilai tiga poin.
Kesempatan itu bermula ketika rekannya Jason Nate Alexander melakukan drive ke arah area pertahanan lawan. Pemain Petra 1 yang menjaga John memilih membantu menghentikan laju Jason sehingga meninggalkan ruang kosong di sisi lapangan.
Baca juga: Usai Cedera ACL, Justin Sasongko Tepis Rasa Takut untuk SCS
Melihat situasi tersebut, Jason kemudian mengirimkan umpan dan mempercayakan bola kepada John. Tanpa ragu, John langsung melepaskan tembakan. Bola meluncur dan berhasil menembus keranjang yang akhirnya berhasil membawa putra SCS unggul.
"Aku cukup PD (percaya diri) sih. Sebelum nembak bola itu aku ngomong dalam hati, 'Tuhan Yesus aku mau nembak tolong bantu', dan aku sangat bersyukur bisa masuk," ungkap John.
Potret John Paul saat selebrasi usai berhasil meleksakkan tembakan tripoin di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Tripoin tersebut menjadi bagian penting dari perjuangan putra SCS yang sempat kesulitan di sepanjang pertandingan laga hari ini. John mengakui pertahanan timnya belum berjalan sesuai rencana pada awal laga. Penerapan full court press yang dilakukan SCS beberapa kali justru membuat mereka kehilangan penjagaan dan memberikan lawan ruang untuk mencetak angka.
Baca juga: 7 Bulan Pulihkan ACL, Jayden Ambisi Bawa SCS Champion!
Situasi itu kemudian menjadi perhatian saat memasuki jeda pertandingan. Rainer Anggakara, pelatih SCS, meminta para pemain untuk meningkatkan kembali semangat dan memperbaiki pertahanan.
"Terus kami ubah strategi jadi half court dan jaga man to man, supaya mereka nggak ngepoin lagi dan kami perlahan-lahan bisa ningkatin poin," bebernya.
Perubahan tersebut perlahan membuahkan hasil. Para pemain SCS mulai lebih disiplin dalam menjaga lawan sehingga kesempatan untuk mengejar ketertinggalan terbuka. John juga berusaha menjaga semangat rekan-rekannya yang sempat kehilangan kepercayaan diri.
Baca juga: Alamort Kemas Topeng Malang dengan Sentuhan Modern di AQUA DBL Dance
Ia terus mengingatkan teman-temannya untuk tetap percaya diri, meski perolehan poin sempat menjauh. Menurut John, kondisi tersebut tidak boleh membuat mereka menyerah karena hasil pertandingan masih bisa berubah.
"Jayden ini yang mukanya paling kelihatan down pas liat poinnya ketinggalan. Aku terus-terusan semangatin biar dia tetep PD," tutur John.
Selain pertahanan, John menilai SCS harus meningkatkan akurasi tembakan mereka. Ia menyebut timnya perlu memperbaiki efektivitas tembakan dua poin, tripoin, hingga free throw agar dapat tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
"Akurasi free throw kami hari ini jelek banget. Yang masuk cuma 3 dari 9, jadi kurang banget lah," terangnya.
Kini, John kembali menunjukkan perannya untuk SCS. Bukan hanya lewat torehan angka, tetapi juga melalui keberaniannya mengambil kesempatan ketika tim membutuhkan poin penting.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)