Tribun DBL Arena Surabaya kembali dipenuhi warna dari Arek Smada Suporter. Kamis, 24 September 2026, mereka membawa dua rangkaian koreografi untuk mendampingi tim putri dan putra SMAN 2 Surabaya (Smada) pada Playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java North.
Tim putri Smada lebih dulu menghadapi SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) pada pertandingan keempat. Setelahnya, giliran tim putra Smada bertemu lawan yang sama pada pertandingan kelima.
Dua pertandingan tersebut membawa tantangan tersendiri bagi Smada. Arek Smada Suporter pun memilih satu benang merah untuk kedua koreografi mereka. Tentang keberanian untuk terus melangkah ketika jalan menuju kemenangan terasa semakin sempit.
Baca juga: Ketika Surat Membawa Doa dan Waktu Menjadi Saksi di Tribun Arek Smada Supporter
Mahfuza Fadlul Sobontoro, Koordinator Arek Smada Suporter, menjelaskan bahwa koreografi tim putri dibuat untuk mengingatkan para pemain agar tidak berhenti berusaha meski menghadapi lawan yang berat.

Suasana tribun DBL Arena Surabaya saat Arek Smada Suporter menampilkan koreografi visual penuh motivasi untuk mendukung perjuangan tim putri.
"Kita itu bawa koreo yang kita sebenarnya sudah tahu kalau memang besok itu lawannya pasti berat. Jadi kita membuat tema yang menunjukkan bahwa ayo kalian itu bisa berjuang lebih keras lagi. Kalian pasti bisa kok, walaupun harapannya itu sempit kalian pasti bisa. Kita bawa tema seperti itu," ujar Mahfuza.
Pesan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam beberapa bagian visual. Di bagian depan, karakter anonim tampak seperti seseorang yang sedang berjuang di tengah situasi sulit. Sosok tersebut menjadi gambaran seseorang yang tetap mencari celah ketika jalan menuju kemenangan terasa sempit.
Baca juga: Arek Smada Kembali Bawa Filosofi Aztec untuk Dampingi Perjuangan Tim Basket
Di sisi kanan dan kiri tribun, Arek Smada Suporter membentangkan tulisan “Lawan Kegelapan di Sempitnya Harapan”. Sementara di bagian tengah, tulisan “Temukan Celah untuk Terus Melangkah” menjadi pesan utama yang mengiringi visual tersebut. Keduanya menggambarkan semangat yang ingin disampaikan Arek Smada Suporter kepada tim putri Smada.
Peluang boleh terasa kecil, tetapi langkah tidak boleh berhenti. Sosok di tengah koreografi menjadi gambaran seseorang yang terus mencari celah di antara keadaan yang serba terbatas.

Koreografi tim putri Smada menampilkan karakter anonim dengan tulisan “Lawan Kegelapan di Sempitnya Harapan” sebagai pesan perjuangan dari Arek Smada Suporter.
Selain visual tiga dimensi, dukungan juga hadir melalui papermob. Tulisan “Berani Hadapi” dibentangkan bersama visual yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Kali ini, Arek Smada Suporter hanya memiliki sekitar dua hari untuk menuntaskan seluruh koreografi. Setelah pertandingan sebelumnya, mereka langsung menyiapkan kain dan mulai mencari konsep. Pembagian tugas dilakukan secara berkelompok agar pengerjaan beberapa bagian bisa berjalan bersamaan.
Baca juga: Arek Smada Supporter Bawa Dunia Aztec ke Tribun DBL!
Mahfuza sendiri mengambil bagian pada proses finishing dan detailing. Sementara itu, anggota lain mengerjakan bagian visual yang sudah dibagi. Setelah konsep matang, mereka melakukan sosialisasi kepada suporter agar papermob dapat digerakkan bersama ketika pertandingan berlangsung.

Papermob “Berani Hadapi” menjadi bagian dari koreografi Arek Smada Suporter untuk mendampingi tim putri Smada menghadapi Sinlui.
Tidak berhenti pada tim putri, Arek Smada Suporter kembali menyiapkan visual ketika tim putra Smada mendapat giliran bermain. Pesan perjuangan tetap menjadi benang merah, tetapi kali ini hadir melalui visual yang berbeda.
Bagian depan koreografi memperlihatkan sosok laki-laki yang seakan sedang bangkit dari kegelapan. Di belakangnya, tulisan “Lawan Rasa Takut Hatimu” menjadi penguat pesan yang ingin disampaikan kepada para pemain.
"Jadi tetap sama aja sih sebenarnya. Kita coba tetap merenungi lagi bahwa match kalian itu hari ini sulit, kalian harus berjuang lebih keras lagi," kata Mahfuza.

Visual utama koreografi tim putra menggambarkan sosok yang bangkit dari kegelapan dengan pesan “Lawan Rasa Takut Hatimu”.
Koreografi tim putra terdiri dari bagian tiga dimensi, background, dan papermob. Komposisinya berbeda dari koreografi tim putri yang memiliki beberapa elemen visual lain.
Meski waktu persiapan terbatas, setiap anggota tetap mendapat bagian masing-masing. Setelah kain dan desain disiapkan, mereka mengerjakan visual secara bersamaan dalam kelompok.
Baca juga: Titip Doa di Panti, Tradisi Smada Jelang DBL East Java-North
Papermob tim putra juga dibuat dengan konsep berbeda. Lembaran putih dan hitam digerakkan bersama untuk membentuk visual dari tribun. Sementara bagian background tetap membawa tulisan yang menguatkan pesan perjuangan.

Tampilan koreografi 3D dan papermob hitam putih Arek Smada Suporter di tribun, merepresentasikan perjuangan dan kebangkitan bagi tim putra SMAN 2 Surabaya.
Dua koreografi itu akhirnya menjadi cara Arek Smada Suporter menemani Smada melewati pertandingan yang tidak mudah. Bagi Mahfuza, perjuangan para pemain tetap layak dihargai meski hasil pertandingan belum berpihak kepada mereka.
Ia juga ingin para pemain tidak terlalu lama membawa hasil pertandingan hari itu. Kekalahan, menurut pesan yang ingin disampaikan suporter, cukup menjadi bahan pembelajaran untuk menatap pertandingan berikutnya.
"Enggak apa apa kita hari ini kalah, masih ada esok. Tetap semangat berjuang. Yang kalah hari ini jadiin pelajaran aja. Yang sudah ya sudah. Kalian tetap fokus pada match kalian berikutnya. Enggak usah mikirin match sebelumnya,” tutur Mahfuza.
Baca juga: Cara Aliqa Quinsha Dorong Skill Individu demi Performa Putri Smada

Ekspresi penuh semangat dan kompak dari para Arek Smada Suporter saat bernyanyi dan mengawal perjuangan SMAN 2 Surabaya di tribun DBL Arena Surabaya.
Bagi Arek Smada Suporter, dua koreografi pada hari itu bukan sekadar rangkaian visual yang memenuhi tribun. Ada ajakan untuk berani menghadapi situasi sulit, mencari celah ketika harapan terasa sempit, lalu kembali bangkit untuk melanjutkan perjalanan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 2 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).