Tim putri SMAN 2 Surabaya (Smada) datang dengan misi yang lebih serius di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Musim lalu, Smada telah melalui perjalanan panjang dari Round 1 untuk lolos ke babak Playoffs. Atas pencapaian tersebut, kini Smada langsung memulai langkah mereka dari Round 2 dan berhasil berdiri di panggung Playoffs untuk kedua kalinya secara beruntun.
Tentunya mereka ingin terbang lebih tinggi. Smada bertekad untuk mencapai Fantastic Four pada musim ini.
Untuk mencapai target tersebut, Smada telah melakukan persiapan panjang sebelum DBL East Java-North 2026 dimulai. Persiapan tersebut dilakukan dalam berbagai bentuk. Salah satunya latihan fisik menggunakan pendekatan sports science bersama DBL Academy.
Smada telah menjalani program latihan tersebut bersama Moch Nur Rofik, Head of Strength & Conditioning DBL Academy, sejak 3 bulan lalu. Bulan Juli 2026 tepatnya.
“Baru mulai tahun ini. Latihan strength-nya seminggu sekali setiap hari Sabtu,” sebut Coach Rofik.
Baca juga: Alami Kecelakaan Jelang DBL, Shabrina Berjuang Cepat Sembuh untuk Bela Smada
Coach Rofik sendiri berfokus untuk meningkatkan maintenance serta kekuatan anak-anak Smada. Menu latihan ditentukan berdasarkan kondisi masing-masing pemain.
“Mereka yang dalam kondisi sehat, kita pakai program yang cocok dengan kebugaran pemain itu. Sebaliknya, kalau ada kendala seperti cedera, nanti disesuaikan,” jelasnya.
Demi menemukan program latihan yang cocok dan efisien, Coach Rofik juga melakukan serangkaian tes fisik menggunakan VALD Performance. Teknologi ini telah banyak digunakan oleh klub-klub ternama dunia untuk memonitor performa para pemain secara lebih akurat.
“Kita akan tahu seberapa besar kekuatan relatif dan absolut mereka,” tambah Coach Rofik.
Terdapat empat alat yang dimanfaatkan oleh DBL Academy untuk anak-anak Smada. Pertama ada Forceframe. Alat ini bertujuan untuk mengukur kekuatan otot di area hip (pinggul).

Pemain tim putri SMAN 2 Surabaya menggunakan alat Forceframe di DBL Academy
“Ada dua gerakan yaitu gerakan adduction dan abduction. Abdcution adalah gerakan ke arah dalam, sedangkan adduction arahnya ke luar,” ungkap Coach Rofik.
Baca juga: Susul Jejak Kakak, Sirhan Mecca Antar Putra Smada Melaju ke Playoffs
Detail seputar kekuatan pinggul masing-masing pemain dapat terlihat dalam grafik yang muncul dalam tablet yang terhubung dengan alat tersebut.
Kemudian, ada juga yang disebut Forcedecks. Para pemain Smada melakukan countermovement jump di atas alat ini.

Pemain tim putri SMAN 2 Surabaya menggunakan alat Forcedecks di DBL Academy
“Simpelnya kita menyebutnya vertical jump tapi dengan tangan yang ditaruh di pinggang. Ini untuk mengukur daya ledak otot tungkai,” jelas Coach Rofik.
Setelah para pemain melompat, alat Forcedecks akan memunculkan angka yang menggambarkan kekuatan absolut mereka. Itu kemudian dibagi dengan dengan berat badan masing-masing pemain. “Setiap pemain akan memiliki hasil yang berbeda-beda,” tambah Coach Rofik.
Pengukuran lompatan dan kekuatan ini bisa dijadikan sebagai acuan bagi para pemain dan pelatih Smada untuk mengidentifikasi bagian dari permainan dan performa mereka yang dapat ditingkatkan lagi dalam sesi latihan berikutnya.

Pemain tim putri SMAN 2 Surabaya menggunakan alat Nordbord di DBL Academy
Nordbord juga digunakan untuk melihat kekuatan otot hamstring para pemain. Posisi badan mereka condong ke depan ketika menggunakan alat ini.
“Kita juga akan mengetahui asimetris kekuatan antara kaki kanan dan kiri. Nantinya kita bisa melihat apakah dia punya risiko cedera atau sedang mengalami cedera di hamstring tersebut,” kata Coach Rofik.
Baca juga: Musim Kedua Rayina, Saat Atmosfer DBL Tak Lagi Terasa Asing
Tidak lupa, anak-anak Smada juga memanfaatkan Human Trak. “Alat ini akan memunculkan berapa derajat ketika dia melakukan single leg squat. Jika ada perbedaan ketika dia melakukan single leg squat antara kaki kanan dan kiri, kita akan improve,” tegas Coach Rofik.

Pemain tim putri SMAN 2 Surabaya menggunakan alat Human Trak di DBL Academy
Semua pengukuran tersebut bertujuan untuk memberikan feedback dari progres yang telah anak-anak Smada lakukan selama menjalani latihan fisik. Data-data tersebut juga dapat membantu mereka untuk memahami kemampuan dan potensi yang mereka miliki.
Perjalanan tim putri Smada masih berlanjut di Playoffs DBL East Java-North 2026. Terbaru, mereka berhasil mengeliminasi SMAN 1 Tuban dengan skor telak 34-9.
Mereka akan berhadapan dengan (SMA St Louis 1 Surabaya/SMA Petra 1 Surabaya) di laga berikutnya untuk memperebutkan tiket Fantastic Four.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Doa Sang Papa, Bekal Aby Kejar Final Bersama Smada