Dari sisi lapangan, Valerie Putri terus mengamati jalannya pertandingan. Perhatian dari bench SMP Gloria 2 Surabaya (Gloria 2) tertuju pada setiap usaha pemain yang masih berjuang di atas lapangan.
Sabtu, 26 September 2026, perjalanan Gloria 2 di Big Eight Junior DBL 2026 Surabaya harus berakhir setelah menghadapi SMP Nation Star Academy Surabaya (NSA). Hasil pertandingan memang belum berpihak kepada Gloria 2. Namun bagi Valerie, langkah tim ini sudah menjadi sebuah pembuktian tersendiri.
Sejak awal persiapan, ia tahu perjalanan Gloria 2 tidak akan mudah. Di tengah nama Gloria 1 yang sudah lebih dulu dikenal, Gloria 2 juga harus membuktikan bahwa mereka mampu melangkah dengan kekuatan sendiri.
"Kalau dibilang mudah sih enggak. Apalagi banyak yang mempertanyakan, apalagi tim putri. Saudara kita Gloria 1 memang sudah ada namanya. Jadi kita pengin prove them wrong. Dengan tim yang ada dan goal yang sama, kita pengen buktikan kalau kita bisa sampai di sini," ujar Valerie.
Baca juga: Kemenangan Bukan Akhir, Coach Anton Ingin Gloria 2 Lebih Rapi
Pembuktian itu dibangun lewat proses yang tidak hanya berlangsung ketika pertandingan dimulai. Setiap Sabtu pagi, Valerie mendampingi para pemain berlari sebelum mereka menjalani latihan. Kebersamaan juga dibangun melalui aktivitas sederhana di luar lapangan.
Bagi Valerie, perannya sebagai manager bukan hanya memastikan kebutuhan tim terpenuhi. Ia ingin memahami orang-orang yang berada di dalam tim tersebut. Setiap pemain memiliki karakter berbeda, sehingga ia memilih menyesuaikan cara pendekatannya.
"Uniknya di tim ini nggak ada satu orang pun yang sama. Biasanya kan ada yang mirip, ini enggak ada yang sama. Jadi berusaha cari celahnya. Mereka bercandanya kayak gimana kita ikutin, kalau mereka enggak suka diapain kita ikutin," tuturnya.
Ada satu hal yang ternyata hampir selalu berhasil mencairkan suasana. Cokelat menjadi salah satu cara Valerie membangun momen kecil bersama para pemain. Dari sana, mereka mulai berbagi dan menikmati waktu bersama setelah menjalani berbagai aktivitas.
Baca juga: Siap ke Fantastic Four, Danish Terus Mengasah Permainan Lewat Evaluasi Diri
Hal-hal sederhana tersebut membuat hubungan Valerie dengan para pemain semakin dekat. Ia bahkan tidak lagi melihat mereka hanya sebagai tim yang harus didampingi selama kompetisi. Bagi Valerie, mereka sudah seperti adik-adiknya sendiri.
"Biasanya kita punya jadwal jalan atau lari pagi setiap Sabtu. Saya dampingin mereka, lalu jam delapan mereka latihan. Terus misalnya pergi juga. Saya dekat banget sih sama mereka. Kayak adik sendiri,” katanya.
Kedekatan itu juga membuat Valerie bisa melihat perjalanan Gloria 2 dari sisi yang berbeda. Salah satu momen yang paling ia ingat terjadi ketika Gloria 2 menghadapi SMP Santa Clara Surabaya. Ada keraguan sebelum pertandingan, tetapi Valerie merasa tim harus berani menunjukkan kemampuan mereka.
"Kita juga cukup takut, gentar sebenarnya. Kayak fifty-fifty. Tapi kita cuma berpikir, kalau kita enggak kasih lihat sekarang, kalau enggak buktikan sekarang, when orang enggak akan tahu kalau kita mainnya bagus kalau kita enggak bisa show," jelasnya.
Baca juga: Serius Kejar Prestasi di DBL, SMP Ciputra Pakai Pendekatan Sports Science
Yang kemudian membuat Valerie bangga bukan hanya apa yang terjadi di lapangan. Bech pun tak kalah ramai memberikan dukungan kepada pemain yang sedang bertanding. Baginya, momen itu menunjukkan bahwa Gloria 2 datang sebagai satu kesatuan.
Aksi Dominique Michelle Lesmana (normor punggung 0) saat membangun serangan untuk SMP Gloria 2 Surabaya saat menghadapi SMP Nation Star Academy Surabaya (NSA) di DBL Arena Surabaya.
"Terbukti mereka saling support, bench juga berisik. Itu jadi support buat teman-teman yang di lapangan. Untuk menunjukkan kalau yang main bukan hanya di lapangan, tapi kita semua yang datang ke sini as a team," lanjut Valerie.
Hubungannya dengan Gloria sendiri bukan sesuatu yang baru. Valerie tumbuh sebagai bagian dari lingkungan Gloria sejak SMP hingga SMA. Pada 2019, ia bahkan sempat menjalani DBL sebagai pemain SMA Gloria 2 Surabaya.
Baca juga: 2 Musim ke Fantastic Four, Coach Ernest Masih Berpegang pada Cara yang Sama
Namun perjalanan Valerie sebagai pemain berubah ketika ia mengalami dislokasi bahu saat duduk di kelas XII. Ia masih sempat bermain, tetapi kondisinya membuat Valerie tidak bisa tampil secara maksimal. Kini, semangat untuk menang itu ia salurkan lewat peran berbeda, mendampingi para pemain Gloria 2 dari sisi lapangan.
"Memang awalnya pengin give back. Aku pengin membawa culture yang baik karena dulu coach-ku membawa culture yang baik ke SMP dan SMA Gloria 2. Kalau aku enggak bisa play as a player, aku bakal support mereka," ujarnya.
Sebagai seorang yang pernah merasakan berada di lapangan, Valerie tahu bagaimana rasanya membutuhkan seseorang di belakang tim. Karena itu, ia berusaha menjadi sosok yang dulu ingin ia miliki ketika masih bermain.
Musim ini menjadi tahun keduanya sebagai manajer Gloria 2 di Junior DBL. Meski perjalanan mereka harus berhenti di Big Eight, Valerie melihat ada sesuatu yang lebih penting untuk dibawa pulang. Para pemain telah melewati proses untuk menerima hasil, mengevaluasi kesalahan, lalu kembali tertawa setelah emosi pertandingan mereda.
Baca juga: Bukan Berapa Poin yang Dicetak, Ini yang Dicari Coach Fahad dari Petra 3
Valerie pun tidak ingin kekalahan hari ini menjadi akhir dari cerita mereka. Ia ingin Gloria 2 terus membawa rasa percaya diri bahwa mereka mampu berdiri dengan identitas mereka sendiri.
"Saya selalu bangga sama kalian. Saya selalu banggain kalian di depan semua orang karena saya tahu kalian bisa buktiin ke orang lain kalau kita enggak sejelek itu. Kita sebagus itu," ucap Valerie.
Dulu, Valerie mengejar mimpinya di lapangan bersama Gloria 2. Kini, ia berdiri di sisi lapangan dan membantu adik-adiknya mengejar mimpi mereka sendiri. Perannya memang berubah, tetapi keinginannya untuk melihat Gloria 2 melangkah lebih jauh tetap sama.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Valerie Putri bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).