Srikandi SMAN 70 Jakarta (Bulungan) harus lebih dulu menghadapi jalan terjal sebelum benar-benar mengamankan tiket partai puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta. Siapa sangka, SMA Gonzaga Jakarta datang sebagai ancaman besar bagi sang juara bertahan.
Posisi Bulungan memang terus berada di atas angin selama tiga kuarter. Namun, situasi tersebut bukan menjadi alasan bagi Gonzaga untuk takluk begitu saja.
Serangan Gonzaga semakin gencar ketika memasuki kuarter pemungkas. Bahkan, mereka sempat membalikkan keadaan, 33-32, saat waktu tersisa 1 menit 59 detik. Namun, tembakan Ayasha Putri Bandawasa akhirnya bisa membawa Bulungan kembali unggul. Ketika buzzer akhir berbunyi, Bulungan resmi mengantongi tiket final dengan skor hanya berjarak satu bola, 37-35, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Paul Mario Watulingas, Pelatih Bulungan.
“Menurut saya, game hari Ini sudah kayak game final. Ups and downs di game ini yang bisa bikin tim itu bisa lebih bertumbuh lagi,” ungkap Coach Mario, begitu ia disapa.
Baca Juga: Jerih Payah Coach Rizki Ari Menjemput Kembali Kejayaan Limau
Sebelum pertandingan dimulai, Coach Mario memang sudah memprediksi bahwa pertempuran kali ini akan berjalan panas. Mengingat, Gonzaga sendiri bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
"Mereka agresif dan juga sudah tahu kelebihan dan kekurangan kita. Tadi, anak-anak masih nyaman main di kuarter satu dan dua, semua game plan dijalani. Justru, saya enggak nyangka mereka bisa leading 15 poin di kuarter kedua," ucap Coach Mario.
Ia kemudian menambahkan. "Begitu masuk kuarter keempat, memang defense lawan lebih bagus dan kita sudah agak mulai panik ditembak three point sehingga pattern enggak berjalan baik."
Sebagai nakhoda tim, Coach Mario betul-betul menekankan pentingnya menjaga fokus selama di lapangan. Terutama, ketika menghadapi momen genting seperti pertandingan kali ini. Dengan begitu, lawan tidak akan mudah mengambil alih kendali.
Karena itulah, kemenangan tipis ini menjadi pengingat bahwa Bulungan harus lebih meningkatkan performa setiap pemain.
“Pemain kita, terutama pemain bench, harus lebih tenang dan harus step up. Jadi bukan hanya satu-dua pemain yang menonjol, saya mau pemain yang lain juga harus berkembang,” tegasnya.
Baca Juga: Jalan Terjal Coach Iqbal Rizky Bersama Srikandi Teladan
Lebih lanjut, Coach Mario juga menilai persaingan DBL South Jakarta 2026 terasa lebih ketat dibandingkan musim-musim sebelumnya. Setiap lawan memiliki kemampuan untuk membaca pola permainan Bulungan sehingga persiapan dan konsistensi menjadi faktor penting untuk mempertahankan tren kemenangan.
“Tahun ini, tantangan kita ada di size pemain yang agak kurang. Cuma untuk speed dan chemistry, anak-anak tahun ini lebih bagus,” tuturnya.
Meski berhasil melangkah ke partai puncak, Coach Mario tak ingin tim Bulungan terlena. Ia tetap membidik target setinggi-tingginya untuk pencapaian srikandi Bulungan di DBL Jakarta.
"Saya harap kita bisa juara secara lima kali berturut-turut di DBL South Jakarta," pungkasnya.
DBL South Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)