ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Elsa Mannacia Picauly di tengah laga SMA 1 PSKD Jakarta versus SMAN 3 Jakarta dalam DBL Jakarta Championship 2026

Merantau ke kota yang jauh dari rumah bukan perkara mudah, terlebih ketika harus menjalaninya di usia muda. Hal itulah yang dirasakan Elsa Mannacia Picauly, penggawa tim putri SMA 1 PSKD Jakarta (PSKD 1).

Elsa, begitu ia disapa, rela meninggalkan kampung halaman di Sentani, Jayapura demi mencari suasana dan lingkungan baru dalam mewujudkan mimpinya sebagai student-athlete. 

Seperti kebanyakan orang tua pada umumnya, keputusan untuk merantau ke Jakarta pun sempat mengundang kekhawatiran. 

“Awalnya, orang tuaku memang agak keberatan aku merantau ke Jakarta, tapi di satu sisi orang tuaku juga meyakinkan aku untuk berani mencoba hal baru di Jakarta,” tuturnya.

Baca Juga: Kisah Adelia Shaumy, Kesempatan untuk Bangkit, dan Mimpi ke Indonesia Arena

Setibanya di Ibu Kota, Elsa tentu merasakan adanya tantangan dalam proses adaptasi. Perbedaan budaya dan lingkungan antara Jakarta dan Papua sempat membuatnya kesulitan menyesuaikan diri. 

“Cuma, aku berusaha bersosialisasi saja sama teman-teman di sini. Puji Tuhan, sudah lumayan bisa bersosialisasi di sini,” ungkapnya. 

Melihat kembali ke belakang, basket sudah menjadi kehidupan Elsa sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, dirinya baru benar-benar menaruh fokus penuh untuk mengasah kemampuan di lapangan ketika berada di jenjang SMP.

Seiring berjalannya waktu, basket bukan lagi sekadar olahraga yang digemari. Dari proses itu, muncul mimpi untuk bisa melantai di DBL. 

Keputusannya merantau ke Jakarta pun menjadi bagian dari usahanya untuk mewujudkan impian tersebut. Hingga akhirnya, mimpi itu berhasil menjadi kenyataan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta yang turut menandai musim debutnya bersama PSKD 1.

"Begitu main basket di Jakarta, persaingannya lebih bergengsi daripada di Papua. Tapi, aku sendiri enggak terbebani, cuma memang agak menantang saja," tegasnya.

Baca Juga: Cassie-Brisa, Sahabat Kecil yang Sempat Terpisah hingga Tak Sengaja Satu Tim 

Perjuangan Elsa bersama PSKD 1 kini berlanjut di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship. Momen ini pun menjadi kesempatan bagi mereka untuk membuktikan kemampuan terbaik, setelah gagal mempertahankan titel kampiun di DBL Central Jakarta 2026.

Laga pertama di babak Championship pun dibuka dengan manis. PSKD 1 sukses menjegal langkah SMAN 3 Jakarta dengan skor akhir 36-15 pada Senin, 19 Oktober 2026. 

“Aku mau mencapai juara untuk papa mama aku yang ada di Papua,” ungkapnya.

Mimpinya pun tak berhenti sampai situ. Ketika ditanya tentang kesempatan bermain di Indonesia Arena, ia tentu ingin meraih panggung tersebut sebagai bukti nyata dari perjuangannya yang selama ini telah ia bangun. Baginya, ada di titik itu akan jadi pencapaian tersendiri dalam kisah rantaunya. 

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS