ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi penggawa SMK Wira Harapan, Gede Ngurah Arya Danella saat berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali

Kesempatan bermain di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali datang pada tahun terakhir Gede Ngurah Arya Danella sebagai student-athlete. Setelah bertahun-tahun menekuni basket dan menyimpan keinginan untuk tampil di DBL, student-athlete SMK Wira Harapan itu akhirnya bisa merasakan sendiri kompetisi yang selama ini ingin ia ikuti.

Arya mulai mengenal DBL saat kelas IX SMP melalui media sosial dan cerita teman-temannya. Ia tertarik dengan persaingan antarsekolah yang berlangsung di kompetisi tersebut. Keinginan untuk ikut bermain pun muncul ketika ia duduk di kelas X.

“Sebenarnya sudah serius sejak SMP, tetapi di kelas X lebih serius lagi untuk bisa ikut bermain di DBL,” ceritanya.

Perjalanan Arya di basket bermula saat kelas VIII SMP, setelah seorang teman mengajaknya mencoba olahraga tersebut. Sebelumnya, ia lebih dulu bermain voli sejak kelas VII. Namun, basket perlahan menjadi olahraga yang lebih ia tekuni.

“Kalau voli, saya sekadar mengisi waktu luang, sedangkan basket benar-benar saya fokuskan untuk latihan,” ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming DBL Bali 2026, Selasa 20 Oktober 2026

Peralihan dari voli ke basket membutuhkan proses. Arya mengaku perlu waktu lebih dari satu tahun untuk menyesuaikan diri. Bahkan setelah dua tahun berlatih, ia merasa kemampuannya masih belum sempurna.

Selama menekuni basket, Arya hanya mengandalkan latihan ekstrakurikuler di sekolah. Ia tidak pernah bergabung dengan klub basket di luar sekolah. Dukungan keluarga yang sudah ia terima sejak SMP turut mengiringi perjalanannya menekuni olahraga tersebut.

Kesempatan yang dinantikan akhirnya datang ketika SMK Wira Harapan berpartisipasi di DBL Bali 2026. Kabar itu membuat Arya semakin bersemangat mempersiapkan diri. Ia menambah intensitas latihan bersama rekan-rekannya untuk menghadapi kompetisi.

“Jujur, awalnya saya tidak menyangka bisa mendapat kesempatan untuk bermain di DBL. Pastinya senang banget dan antusias, apalagi ini menjadi pengalaman yang berharga buat saya. Saya juga bersyukur bisa sampai di titik ini karena tidak semua orang punya kesempatan yang sama untuk bermain di DBL,” ungkap Arya.

Ada kebanggaan lain yang ia bawa bersama almamater tercinta, SMK Wira Harapan. Sekolahnya menjadi satu-satunya SMK yang berpartisipasi di DBL Bali musim ini. Bagi Arya, hal itu tidak membuatnya ragu menghadapi persaingan dengan sekolah lain.

“Jelas ada. Saya yakin dengan tim saya sendiri walaupun menjadi satu-satunya SMK di Bali yang ikut DBL,” tegasnya.

Baca Juga: Budaya dan Nasionalisme dalam Empat Penampilan AQUA DBL Dance 2026 Bali

Keyakinan itu mengiringi debut Arya di DBL. Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, ia membantu SMK Wira Harapan mengalahkan SMAN 1 Semarapura. Arya menyumbangkan 12 poin, 1 assist, dan 11 rebound sekaligus mencatatkan double-double.

Meski berhasil berkontribusi bagi tim, Arya mengaku sempat gugup saat pertama kali memasuki lapangan. Rasa itu membuatnya kurang yakin pada kuarter pertama. Ia memilih berdoa sebelum pertandingan untuk menenangkan diri.

“Saya mengatasi rasa grogi dengan berdoa sebelum masuk lapangan,” tuturnya.

Memasuki kuarter kedua, Arya mulai merasa lebih nyaman bermain. Pertandingan debut itu juga terasa menyenangkan karena ia mendapat dukungan langsung dari sang kekasih dan suporter Wira Harapan.

“Seru karena didukung suporter dari tim Wira Harapan,” ujarnya.

Pada pertandingan kedua, Senin, 19 Oktober 2026, Wira Harapan menghadapi SMA Soverdi Tuban. Kali ini, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 18-34. Arya menyumbangkan enam poin dan tujuh rebound dalam laga tersebut.

Hasil pertandingan boleh berbeda, tetapi kesempatan bermain di DBL tetap menjadi pengalaman yang berarti bagi Arya. Apalagi, ia menyadari bahwa musim ini menjadi satu-satunya kesempatan baginya untuk bisa merasakan lantai DBL Bali.

“Seru dan tidak menyangka bisa mengikuti pertandingan DBL ini. Saya juga sedih karena ini terakhir kalinya bisa mengikuti DBL,” ungkapnya.

Di luar lapangan, Arya masih harus membagi waktu antara latihan basket, sekolah, dan praktik kerja lapangan (PKL). Sebagai student-athlete kelas XII jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), ia menjalani PKL selama lima bulan dan juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Di kelas XII, saya mengikuti kegiatan training atau PKL dan ujian TKA. Saya juga menyesuaikan waktu latihan basket selama lima bulan,” jelasnya.

Setelah pulang sekolah, Arya berusaha menyempatkan diri berlatih bersama teman-temannya. Ia tetap ingin menjalankan tanggung jawab akademik tanpa melewatkan kesempatan bermain yang sudah lama ia nantikan.

Sejak pertama kali mengenal DBL saat SMP, Arya tidak tahu kapan keinginannya bisa terwujud. Kini, ia sudah merasakan sendiri ketegangan pertandingan, kebahagiaan meraih kemenangan pada laga debut, hingga tantangan saat timnya menelan kekalahan.

Perjalanannya di DBL memang hanya berlangsung pada tahun terakhir SMA. Namun, bagi Arya, kesempatan itu cukup untuk menjadikan keinginan yang ia simpan selama bertahun-tahun sebagai pengalaman nyata bersama SMK Wira Harapan.

Baca Juga: Sempat Absen demi Paskibraka, Wahyu Kembali ke DBL di Tahun Terakhir!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS