Ganesh Zafran Bhadrika Wibisono tidak akan pernah melupakan kiprahnya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta.
Cowok yang menduduki bangku kelas X itu turut berkontribusi dalam kesuksesan tim basket SMA ACS Jakarta yang bersejarah pada musim ini.
ACS sukses melangkah ke babak Fantastic Four untuk pertama kalinya. Itu terjadi setelah mereka mengalahkan SMAN 91 Jakarta dengan skor akhir 51-13 pada 29 September 2026.
Bukan hanya itu, capaian tersebut juga membuat ACS termasuk sebagai satu perwakilan tim dari Jakarta Timur yang berlaga di babak Championship.
Sebagai semifinalis, Ganesh dan ACS berkesempatan untuk merebut tiket Playoffs lewat fase Play-in Tournament. Di laga pertama, mereka berhadapan dengan SMAN 21 Jakarta, tim yang sebelumnya mengalahkan mereka di Fantastic Four DBL East Jakarta 2026.
Ini memberikan momentum yang sempurna bagi ACS untuk menuntaskan misi revans. Terlebih, mereka kini bermain di panggung yang lebih tinggi.
ACS akhirnya berhasil menunjukkan kekuatan dan tekad mereka. Setelah kalah tipis 53-51 dari SMAN 21 Jakarta di pertemuan sebelumnya, mereka kini keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 41-34.
Baca Juga: Hasil DBL Jakarta Championship: ACS Revans, Pangudi Luhur Tak Terbendung
Kemenangan tersebut membuktikan bahwa kualitas skuad ACS tidak bisa diremehkan. Mereka akan terus berjuang mati-matian untuk membawa pulang hasil yang terbaik.
Namun, ini memiliki arti yang jauh lebih spesial untuk Ganesh. Kerja kerasnya selama bertahun-tahun telah terbayarkan. Mimpi terbesarnya akhirnya menjadi kenyataan.
“DBL itu impiannya dia dan menjadi beberapa motivasi dia untuk dapat bermain di DBL,” sebut Maika Nurhayati, ibunda Ganesh.
Mimpi Ganesh itu pun tidak dibangun dan dikejar sendirian. Selain Mama Maika, perjalanan panjangnya itu juga ditemani oleh ayah, kakak, sahabat, dan seluruh orang-orang yang menyayanginya.

Momen Maika Nurhayati ketika menemani Ganesh Zafran Bhadrika Wibisono bertanding saat usianya masih 8 tahun (Foto: dokumentasi pribadi Maika Nurhayati)
Ganesh pertama kali bermain basket ketika masih berusia 8 tahun. Kala itu, ia hanya sekedar iseng mengikuti ekstrakurikuler sekolah.
Namun, olahraga tersebut akhirnya Ganesh tekuni dengan serius setelah bertemu dengan Dian Sastro dalam pertandingan internal sekolah.
“Anaknya Dian ada dalam tim yang sama dengan Ganesh. Justru Dian yang melihat bakatnya Ganesh. Dia mengenalkan saya sama Oka Antara. Anak-anak kami mulai latihan basket rutin bersama-sama,” cerita Mama Maika.
Baca Juga: Ada Dukungan Amin Prihantono di Setiap Langkah Salwa Nabila
Seiring berjalannya waktu, potensi Ganesh akhirnya semakin tumbuh dan terlihat menjanjikan. Melihat hal tersebut, sang Papa, Danny Wibisono, langsung memberi dukungan luar biasa dengan menyediakan fasilitas yang ideal.
Salah satunya adalah membuat klub basket untuk memperdalam ilmu Ganesh di lapangan. Kemudian, pada 2019, seluruh anggota keluarga Ganesh berangkat ke Amerika Serikat untuk menemaninya berlatih di kamp musim panas NBA di University of California.

Ganesh Zafran Bhadrika Wibisono saat mengikuti kamp musim panas NBA di University of California (Foto: dokumentasi pribadi Maika Nurhayati)
Bukan hanya itu, Papa Danny juga mengadakan pertandingan persahabatan untuk merayakan hari ulang tahun Ganesh yang ke-9.
Acara tersebut dihadiri oleh beberapa anak yang kelak terpilih menjadi Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 seperti Miracle Christiano, Matthew Ivander, Praisey Blessed, dan Inez Angelina Welly.
“Kita tahu mereka adalah bintang-bintang DBL saat ini. Di situlah Ganesh belajar bahwa di atas langit masih ada langit,” ungkap Mama Maika.

Momen perayaan hari ulang tahun ke-9 Ganesh Zafran Bhadrika Wibisono (Foto: dokumentasi pribadi Maika Nurhayati)
Mama Maika sendiri juga memberikan pengorbanan yang tidak kalah besar dalam menemani langkah Ganesh sebagai student-athlete. Ia sungguh percaya bahwa sang anak bisa mewujudkan mimpinya.
Jika Papa Danny telah menyediakan fasilitas yang sangat optimal agar Ganesh dapat terus mengasah kemampuannya, Mama Maika hadir sebagai sosok yang bertugas untuk mengawasi dan menjaga kebugaran fisiknya.
Bahkan, Mama Maika sampai rela meluangkan banyak waktunya untuk terjun ke dunia medis di bidang olahraga demi memperoleh pengetahuan tentang bagaimana cara memaksimalkan kesehatan Ganesh.
Baca Juga: Perjalanan Penuh Liku Janice Gentindatu hingga Bermimpi ke Indonesia Arena
“Saya karena sebagai ibu yang melihat banyak kasus cedera anak-anak, saya mulai lebih aktif menjadi Medical Consultant untuk acara-acara pertandingan bola. Bahkan, dalam acara FIFA saya juga menjadi Medical Consultant resminya,” jelas Mama Maika.
“Saya lakukan ini agar memiliki jaringan yang kuat di bidang medis untuk olahraga yang beresiko dan memiliki wawasan yang memadai untuk support anak saya,” tambahnya.
Dengan demikian, Mama Maika percaya perkembangan tidak hanya diusahakan oleh Ganesh saja, tetapi ia sebagai orangtua juga harus meningkatkan jejaring di sekitarnya. “Semua itu saya sebut sebagai strategic support system,” tegasnya.
Upaya Mama Maika tersebut akhirnya diuji menjelang gelaran DBL East Jakarta 2026 dimulai. Saat menjalani sesi latihan bersama sekolah, Ganesh harus menerima kenyataan pahit dan mengalami cedera ankle.
“Cederanya seminggu sebelum Ganesh pertama kali tanding di DBL. Posisi saya saat itu di Moskow, Rusia. Dia telepon saya dengan suara yang sedih, terkesan pupus harapan dia untuk main,” cerita Mama Maika.
Meski berjarak sekitar 9.300 kilometer dari Ganesh, Mama Maika tetap mencari cara agar dapat membantu sang anak untuk memulihkan cederanya.
Baca Juga: Kepsek SMAN 71 Jakarta Jadi Saksi Sapta Eka Patahkan Misi Revans Al Maruf
Tanpa berlama-lama, Mama Maika langsung menghubungi dokter dan fisioterapis terbaik yang ia kenal dari pengalamannya dalam dunia medis.
“Besok paginya Ganesh langsung terapi di klinik dan dalam monitor dokter. Akhirnya cederanya cepat pulih dan dia berhasil berlaga di DBL,” tutur Mama Maika.
Dari pengalaman tersebut, Mama Maika belajar bahwa sang anak akan lebih percaya diri ketika menghadapi situasi rumit jika mendapatkan dukungan penuh dari orangtuanya.
Ketika berlaga di panggung DBL, Mama Maika pun setia untuk menyaksikan Ganesh di tengah banyak kesibukannya. “Meskipun saya tidak seperti orangtua lainnya yang punya waktu penuh, saya selalu bilang ke anak-anak kalau apa pun yang Mama kerjakan itu semua untuk support anak-anak Mama,” katanya.
Selain kedua orangtua, mimpi Ganesh untuk bermain di DBL juga diusahakan oleh kakaknya yang selalu mengantar, menjemput, serta menunggunya latihan.
Ada pula sahabat-sahabat Ganesh yang kompak untuk saling membantu dalam belajar dan mengerjakan tugas.
Baca Juga: Di Balik Sukses Al-Maruf, Ada Semangat 'Tetap Sama-sama Sampai Indonesia Arena'
“Begitu juga orangtua teman-temannya. Semua membantu saya mencarikan guru les tambahan dan menyiapkan beberapa kebutuhan Ganesh di sekolah. Kita semua saling support dan tidak ada rasa iri atau egois. Ini yang luar biasa,” ucap Mama Maika.
Secara keseluruhan, Ganesh berhasil mengoleksi total 24 poin, 15 rebound, dan 12 steal dalam 6 pertandingan pada musim ini.

Ganesh Zafran Bhadrika Wibisono mengendalikan bola untuk SMA ACS Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship
Ganesh dan ACS memang belum bisa melanjutkan kiprah mereka ke fase Playoffs di babak Championship. Mereka harus mengakui keunggulan SMA Pangudi Luhur Jakarta di laga kedua Play-In Tournament dengan skor akhir 47-26 pada 21 Oktober 2026.
Kendati demikian, orang-orang terdekat Ganesh tetap bangga dengan seluruh capaiannya. Ini merupakan awal yang solid untuknya di DBL Jakarta. Masih ada lebih banyak mimpi yang siap untuk dikejar pada musim-musim berikutnya.
Pesan Mama Maika kepada Ganesh cukup sederhana: jangan biarkan hasil akhir mengerdilkan semangat. Sebab, menang dan kalah hanyalah bagian kecil dari nilai hidup.
“Berikan versi terbaik dari dirimu, bukan karena kamu takut kalah, tetapi karena kamu menghargai setiap kesempatan yang Tuhan berikan. Hidup yang bermakna bukanlah yang selalu menang, tetapi yang tidak pernah berhenti berusaha menjadi lebih baik,” tutupnya.
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027, yang terselenggara di 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Setiap musimnya, DBL Indonesia juga menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan kerseruan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027, yang mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Baca Juga: ACS Melaju ke Fantastic Four, Coach Cesar Tekankan Pentingnya Komitmen Pemain