DBL ACADEMY

Junior DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Grachie Yukiko saat laga tim putri SMP 1 PSKD Jakarta versus SMP Santa Ursula Jakarta di Junior DBL 2026 Jakarta

Grachie Yukiko Lie punya cerita berbeda di Junior DBL 2026 Jakarta. Setelah musim lalu harus terhenti sejak pertandingan perdana, pemain yang akrab disapa Yuki itu kini berhasil mengantar tim putri SMP 1 PSKD Jakarta (PSKD 1) melangkah ke partai final.

Kepastian itu didapat setelah PSKD 1 menumbangkan SMP Santa Ursula Jakarta (Sanur) dengan skor meyakinkan 54-30 pada Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam pertandingan tersebut, Yuki menjadi salah satu poros utama permainan PSKD 1 dengan torehan 11 poin, 4 rebound, 4 assist, dan 2 steal.

Namun, kemenangan tersebut tidak diraih tanpa tantangan. Mengingat, srikandi PSKD 1 sempat berada di posisi tertinggal saat kuarter pertama. Yuki mengakui bahwa PSKD 1 sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada awal pertandingan. Pertahanan yang belum berjalan maksimal membuat mereka harus melewati fase jual-beli serangan sebelum akhirnya mampu menjauh dari Sanur.

“Awalnya kita masih belum pressure defense-nya. Terus di kuarter ketiga, defense kita bagus banget, jadi kita bisa leading point lebih jauh lagi dari sana,” ungkapnya.

Baca Juga: Peran Besar Jessica Rose di Balik Sejarah Baru Putri Jubilee ke Final

Menariknya, Yuki sendiri juga harus berjuang mengatasi rasa gugup. Bahkan, setelah beberapa kali melakukan kesalahan di lapangan, pelatih sempat memintanya untuk menenangkan diri di bangku cadangan. 

“Jujur, aku belum pernah segugup ini, jujur aku nervous banget. Pas dimasukin lagi ke lapangan, aku coba buat nunjukin yang terbaik buat tim,” tuturnya.

Kepercayaan diri memang menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Yuki musim ini. Baginya, perjuangan di lapangan bukan semata-mata soal menghadapi lawan, tetapi juga bagaimana mengendalikan rasa gugup dan terus menumbuhkan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.

Di tengah situasi tersebut, dukungan dari orang-orang terdekat turut menjadi suntikan semangat. Kehadiran orang tua, teman-teman, hingga para pendukung yang datang langsung di GOR Bulungan, Jakarta Selatan membuat Yuki merasa lebih termotivasi untuk tampil maksimal.

Perjalanan PSKD 1 musim ini pun menjadi bukti bahwa persiapan yang lebih intens dapat membawa perubahan. Yuki menilai, pengalaman musim lalu menjadi pelajaran penting bagi timnya. 

“Tahun kemarin kita pertama kali, jadi persiapannya belum matang banget. Kalau tahun sekarang, persiapan kita sudah matang banget. Kita latihan terus, semangat terus, dan akhirnya bisa nunjukin di lapangan kalau kita layak untuk ke final dan jadi champion,” jelas Yuki.

Baca Juga: Hasil Junior DBL Jakarta: Deretan Wajah Baru akan Ramaikan Final Party!

Kini, tersisa satu pertandingan hingga PSKD 1 bisa meraih juara. Menghadapi partai puncak, Yuki ingin timnya langsung tampil agresif sejak awal, terutama dalam menerapkan pertahanan ketat dan tekanan kepada lawan. Ia berharap seluruh pemain bisa tampil lepas, mengerahkan kemampuan terbaik, dan saling menyemangati sepanjang pertandingan. Terlebih, musim ini turut menandai kesempatan terakhirnya bersama PSKD 1. 

Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS