DBL ACADEMY

Junior DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Muhammad Ridzky Ichwan Pratama (kiri) dan Hardimas Setia Perdana (kanan) saat melatih tim masing-masing di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Sejarah baru tercipta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship! Untuk pertama kalinya sejak sistem double elimination diterapkan pada 2023, akan ada if necessary game di sektor putri. 

SMAN 71 Jakarta (Sapta Eka) dan SMA Al Maruf Jakarta akan menjadi aktor yang mengisi panggung penuh sorotan tersebut. Laga itu sendiri akan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 17.35 WIB di GOR Bulungan, Jakarta Selatan.

Berdirinya kedua tim di if necessary game ini tidak lepas dari kehadiran dan kerja keras kepala pelatih masing-masing yang dipercaya untuk menjadi nahkoda sepanjang musim ini. Adalah Muhammad Ridzky Ichwan Pratama dari Sapta Eka dan Hardimas Setia Perdana dari Al Maruf.

Keduanya sama-sama memiliki mimpi untuk membawa timnya menuju Final DBL Jakarta dan bermain di Indonesia Arena. Namun, mereka datang dari jalan yang berbeda untuk tiba di if necessary game yang menjadi pintu untuk meraih mimpi tersebut.

Baca Juga: Al Maruf Tahan Laju Sapta Eka, If Necessary Pertama di Sektor Putri Tercipta!

Coach Ridzky mengandalkan rasa cinta terhadap almamater untuk terus meroket bersama srikandi Sapta Eka setiap tahunnya. Sebelum pertama kali ditugaskan menjadi pelatih pada 2018, ia dulunya juga sempat menimba ilmu di SMAN 71 Jakarta.

Pelatih yang kini berusia 30 tahun itu pun tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk membuktikan kecerdasannya di lapangan. Pada tahun pertamanya, ia berhasil membawa Sapta Eka menduduki takhta tertinggi DBL East Jakarta 2017 setelah menumbangkan SMAN 36 Jakarta dengan skor sengit 40-38.

Namun, sejak kejuaraan itu, Coach Ridzky dan Sapta Eka sempat kesulitan untuk tetap berdiri gagah di posisi tertinggi DBL East Jakarta. 

Setahun berikutnya, mereka harus gugur di Fantastic Four setelah kalah 34-33 dari SMA Labschool Jakarta. Kemudian, pada 2021, langkah Sapta Eka harus terhenti di Big Eight setelah menelan kekalahan 28-13 dari SMAN 28 Jakarta.

Coach Ridzky dan Sapta Eka akhirnya kembali ke partai puncak DBL East Jakarta pada 2022. Sayang, upaya mereka saat itu masih belum cukup untuk kembali mengangkat trofi juara. SMAN 21 Jakarta menang dominan atas mereka dengan skor akhir 71-48.

Kekalahan tersebut tidak membuat Coach Ridzky menyerah begitu saja. Setelah namanya terpilih masuk ke dalam jajaran Second Team DBL Jakarta 2022, ia langsung menimba ilmu sebanyak-banyaknya di DBL Camp 2023. Bahkan, Coach Ridzky sampai sukses menyandang gelar Top 12 Coaches di rangkaian itu.

Pengalaman tersebut akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Coach Ridzky dan Sapta Eka berhasil menjadi juara DBL East Jakarta beruntun pada 2023 dan 2024. 

Coach Ridzky

Muhammad Ridzky Ichwan Pratama saat melatih SMAN 71 Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Namun, mereka belum bisa sepenuhnya puas pada kurun itu. Sebab, Sapta Eka kewalahan untuk melangkah lebih jauh di babak Championship. Mereka masih belum menemukan cara yang ideal untuk mencuri kemenangan dari sekolah-sekolah region lainnya yang tidak kalah hebat.

Tren itu akhirnya berhasil diubah oleh Coach Ridzky pada musim ini. Sapta Eka justru menjadi salah satu tim yang patut untuk diwaspadai di babak Championship ini. Bahkan, mereka masih tidak terkalahkan memasuki Fantastic Four.

Baca Juga: Musim Terakhir, Adena Naasyia Ingin Bawa Sapta Eka hingga Indonesia Arena

Selain bersama Sapta Eka, Coach Ridzky juga aktif berkecimpung di dunia basket perkuliahan. Bersama Universitas Bina Nusantara, ia berhasil menjadi juara Liga Mahasiswa Regional Jakarta 2024 dan 2025 serta Basketball Campus League Season 1 Regional Jakarta 2026.

Di sisi lain, Coach Dimas telah berkelana di DBL Jakarta sebelum berlabuh ke Al Maruf. Pada 2022, ia sempat memimpin skuad SMA PSKD 1 Jakarta hingga mencapai babak Sweet Sixteen.

Kiprahnya kemudian berlanjut di DBL South Jakarta bersama SMA Gonzaga Jakarta. Ia menghabiskan 2 musim di sana. Di gelaran musim 2024, ia dipercaya untuk menjadi kepala pelatih skuad putri untuk pertama kalinya. Hasilnya pun terbilang memuaskan. Coach Dimas dan srikandi Gonzaga sukses melangkah hingga Fantastic Four.

Kesuksesan itu berhasil Coach Dimas raih kembali di DBL East Jakarta 2025 bersama SMA ACS Jakarta. Meski saat itu tim putri ACS masih berstatus sebagai debutan, mereka tetap mampu mencapai babak semifinal. Sayang, Coach Dimas dan ACS harus mengakui keunggulan SMAN 36 Jakarta di babak itu dengan skor akhir 49-39.

Coach Dimas akhirnya berkesempatan untuk berpartisipasi di DBL Camp 2026 setelah terpilih menjadi Second Team DBL Jakarta 2025. Sama seperti Coach Ridzky, Coach Dimas juga memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Namanya berhasil masuk ke dalam deretan Top 16 Coaches.

Di DBL Jakarta 2026, giliran Al Maruf yang mempercayakan skuad terbaik mereka kepada Coach Dimas. Ya, memasuki musim ini, srikandi Al Maruf datang dengan tekanan yang bukan sembarangan. Sebab, mereka berstatus sebagai juara bertahan DBL East Jakarta.

Baca Juga: Di Balik Sukses Al-Maruf, Ada Semangat 'Tetap Sama-sama Sampai Indonesia Arena'

Siapa sangka, di babak Fantastic Four DBL East Jakarta, Coach Dimas dan Al Maruf bertemu dengan Coach Ridzky dan Eka Sapta. Pertemuan pertama mereka pada musim ini dimenangkan oleh Eka Sapta dengan skor telak 65-43. 

Dengan Eka Sapta yang akhirnya keluar sebagai juara di DBL East Jakarta 2026, mereka otomatis masuk ke fase Playoffs di babak Championship. Sementara itu, Al Maruf yang berstatus sebagai semifinalis harus berjuang dari Play-In Tournament.

Berhadapan dengan SMAN 36 Jakarta, Al Maruf tidak segan untuk memamerkan kekuatan mereka di laga pertama Play-In Tournament. Setelah menjalani pertandingan intens, mereka menang dengan skor 46-41. Kemenangan itu membuat Al Maruf selangkah lebih dekat menuju Playoffs.

Bagaimanapun, musuh yang Al Maruf hadapi selanjutnya tidak bisa diremehkan, yaitu SMA Gonzaga Jakarta. Melawan mantan tim tentu mendatangkan arti tersendiri bagi Coach Dimas. 

Coach Dimas

Hardimas Setia Perdana saat melatih SMA Al Maruf Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Setelah tertinggal 16-9 memasuki jeda pertandingan, Al Maruf langsung mampu membukukan sembilan poin tanpa balasan pada kuarter ketiga untuk memutarbalikkan keadaan menjadi 18-16. Keunggulan tersebut berhasil dijaga oleh Al Maruf sampai akhir pertandingan (32-27) untuk mengunci posisi di Playoffs.

Pada 23 Oktober, Eka Sapta berhasil mengawali perjalanan mereka di Playoffs dengan permainan dominan melawan SMA 1 Penabur Jakarta. Setelah mencetak poin dobel digit pada tiga kuarter pertama, mereka menang meyakinkan dengan skor akhir 44-20.

Beberapa jam setelahnya, Al Maruf berhasil memberi kejutan. Melawan Runner Up musim selalu sekaligus sang juara DBL Jakarta 2021-2025, SMAN 70 Jakarta, mereka menang dramatis dengan skor akhir 34-30.

Baca Juga: Srikandi Al Maruf Buktikan Arti Bangkit Lewat Kemenangan atas Bulungan!

Az Zahra Fitriyani Lubis menjadi pahlawan Al Maruf dengan double-double 16 poin dan 18 rebound di laga tersebut. Dua blok ganasnya pada menit-menit terakhir pun berhasil memperkuat momentum Al Maruf untuk mengunci kemenangan.

Setelah itu, Sapta Eka dan Al Maruf kembali bertemu di win bracket untuk memperebutkan tiket Fantastic Four. Kedua tim bermain ngotot dan saling membalas poin sepanjang laga.

Al Maruf berhasil menguasai paruh pertama dengan keunggulan 13-11 memasuki jeda pertandingan. Namun, kontrol pertandingan berhasil direbut oleh Sapta Eka pada kuarter ketiga dan keempat melalui pertempuran yang sengit. Saat buzzer terakhir berbunyi, Sapta Eka berhasil menggagalkan misi balas dendam Al Maruf dengan skor 28-25.

Dengan begitu, Sapta Eka nyaman merebut posisi di semifinal, sedangkan Al Maruf tinggal memiliki satu nyawa untuk memperjuangkan mimpi mereka. Mereka pun kembali bertatap muka dengan SMAN 70 Jakarta yang berhasil bangkit setelah menang dari SMA Penabur 1 Jakarta (45-18).

Sesuai prediksi, pertandingan tetap berjalan intens. Al Maruf memimpin 15-12 atas SMAN 70 Jakarta setelah dua kuarter. Lalu, kuarter ketiga akhirnya menjadi pembeda. Al Maruf berhasil mengoleksi tujuh poin, sedangkan SMAN 70 Jakarta hanya dua poin (22-14).

Kedudukan itu terus Al Maruf jaga sampai detik-detik akhir. Mereka sukses mengeliminasi finalis musim lalu dan melaju ke Fantastic Four!

Baca Juga: Razhiq Ramadhan dan Misi Revans Al Maruf yang Berbuah Tiket Final

Dengan kata lain, Al Maruf kembali mendapatkan kesempatan untuk menuntaskan misi revans mereka melawan Sapta Eka. Kali ini, semuanya berjalan sesuai ekspektasi Al Maruf.

Berkat pengamatan tajam dan perubahan strategi Coach Dimas, Al Maruf justru bermain lebih rapi dan dominan di laga ini. Mereka keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 67-38.

Coach Ridzky dan Dimas

Momen Muhammad Ridzky Ichwan Pratama dan Hardimas Setia Perdana saling memberi hormat di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Hasil tersebut membuat kedua tim harus melakoni if necessary game. Sebab, ini merupakan kekalahan pertama Sapta Eka di babak Championship, sehingga kini kedua tim sama-sama memiliki satu nyawa.

Dengan kata lain, laga ini akan menentukan siapa yang berhak melanjutkan langkah mereka ke Final DBL Jakarta. Apakah Coach Ridzky dan Sapta Eka dapat mewujudkan mimpi terbesar almamater? Atau apakah Coach Dimas dan Al Maruf mampu menuntaskan perjuangan bersama-sama menuju Indonesia Arena?

Link Live Streaming Pertandingan Ada di Bawah Ini:

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS