Laga Final Party Junior DBL 2026 Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026 menjadi momen yang sangat bermakna untuk Jacob Xavier Chandra, salah satu penggawa SMP Kolese Kanisius Jakarta.
Musim ini, Kanisius berhasil melangkah lagi ke partai puncak. Sebelumnya, mereka sudah menduduki takhta tertinggi selama 3 musim beruntun. Artinya, Jacob dan Kanisius memiliki misi untuk menjaga dan memperpanjang dominasi mereka.
Berstatus sebagai pemain kelas IX, ini merupakan kesempatan terakhir Jacob untuk membawa bangga Kanisius di lapangan. Maka dari itu, Jacob tidak ingin tampil mengecewakan untuk menutup kisahnya di Junior DBL Jakarta.
Bagaimanapun, Jacob bukan hanya ingin merebut gelar juara. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian untuknya. Sebab, sebelum pertandingan dimulai, namanya kembali disebut sebagai Most Valuable Player (MVP)!
Ya, ini merupakan gelar MVP beruntun untuk Jacob. Pencapaian tersebut tentu tidak mudah didapat. Butuh konsistensi yang luar biasa dalam memberikan performa yang terbaik.

Jacob Xavier Chandra (kanan) saat menerima trofi dan gelar MVP Junior DBL 2026 Jakarta
Apakah Jacob layak untuk disebut sebagai MVP pada musim ini? Pertanyaan itu akhirnya menemukan jawabannya di laga final melawan SMP Al Maruf Jakarta.
Baca Juga: Tumbuh di Keluarga Basket, Yuna Kini Bersinar sebagai MVP!
Sebelum mulai bertanding, ada satu rutinitas yang selalu dilakukan oleh Jacob dan Kanisius. Ini pun menjadi salah satu momen yang paling berkenang baginya.
“Kita selalu keluar dari locker room dan selalu berdoa bersama dengan orangtua dan guru-guru. Kita jadi mainnya lebih semangat karena dukungan mereka semua dan bantuan dari Tuhan,” cerita Jacob.
Berhadapan dengan musuh yang kuat, Jacob mampu mengendalikan semua tekanan yang mengelilinginya. Ia membuka pertandingan dengan tembakan yang mulus dari dekat garis free throw, yang kemudian disusul dengan dua tripoin. Semua itu terjadi dalam 3 menit pertama setelah tip-off.
Jacob kemudian terus bermain produktif untuk Kanisius sepanjang pertandingan. Bahkan, menjelang akhir kuarter kedua, ia berhasil mengoleksi tujuh poin beruntun untuk membuat Kanisius unggul 54-34. Sebanyak sembilan poin juga berhasil Jacob torehkan pada paruh kedua.
Laga akhirnya berakhir dengan kemenangan Kanisius dengan skor telak 94-55. Jacob tampil sangat impresif dengan 33 poin, 5 rebound, 3 assist, dan 8 steal hanya dalam 26 menit waktu bermain.
Sebanyak 8 dari 13 percobaan tembakan dua angkanya berhasil masuk. Dengan kata lain, akurasinya sangat efisien dalam kategori tersebut, yaitu 61 persen!
Melihat seluruh capaian yang Jacob raih pada hari itu, ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan, orangtua, dan seluruh teman serta pelatihnya yang selalu percaya dengannya di lapangan.
Baca Juga: Tak Terbendung, Kanisius Juara Junior DBL Jakarta 4 Kali Beruntun!
“Aku bangga sih sama tim aku. Tanpa mereka, aku tidak mungkin bisa sampai cetak 33 poin. Aku juga senang kerja keras yang selama ini aku lakukan dapat berbuah hasil di panggung sebesar ini,” ujar Jacob.
Usaha keras yang dilakukan Jacob untuk mencapai titik ini pun bukan sembarangan. Butuh perjuangan bertahun-tahun agar ia bisa menumbuhkan rasa percaya diri yang luar biasa. Salah satu bentuknya adalah melakoni latihan shooting yang intens.
“Aku latih ratusan sampai ribuan kali. Aku juga lebih bermain dengan jati diri aku sendiri ketika di lapangan, dan aku tahun ini datang dengan penuh persiapan dan pengalaman yang sudah aku dapatkan selama 2 tahun kebelakang,” jelasnya.
.jpg)
Jacob Xavier Chandra menembak bola untuk SMP Kolese Kanisius Jakarta di Final Party Junior DBL 2026 Jakarta
Dalam perjalanannya, Jacob juga memandang sosok Shai Gilgeous-Alexander sebagai inspirasinya.
Bukan tanpa alasan, Gilgeous-Alexander telah menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam permainannya dari tahun ke tahun bersama skuad Oklahoma City Thunder. Sampai akhirnya ia berhasil menjadi juara NBA pada 2025 dan meraih trofi MVP berturut-turut, sama seperti Jacob.
“Dia (Gilgeous-Alexander) mainnya simpel, pintar, dan selalu menemukan cara untuk memasukkan bola ke dalam ring,” tutur Jacob.
Jacob pun merasa jika gelar MVP yang ia terima itu layak untuk diberikan kepada seluruh rekan setimnya. Sebab, mereka semua telah berjuang bersama untuk menjadi versi terbaik mereka setiap bertanding.
“MVP tahun ini itu menggambarkan semua perjuangan yang sudah tim kita lakukan di lapangan, termasuk saat latihan,” sebutnya.
Baca Juga: Dukungan Penuh Wadir Kesiswaan di Balik Pencapaian Tim Basket Kanisius
Ketika Jacob dan teman-temannya diajak untuk mengisi waktu luang dengan banyak bermain, mereka semua kompak memutuskan untuk tetap fokus latihan dan mengasah kemampuan.
“Terus juga aku sering dengar banyak orang yang raguin kita. Banyak yang anggap kita sudah gak mampu juara tahun ini. Itu jadi motivasi kita bersama untuk membuktikannya,” tegas Jacob.
Kesuksesan Jacob ini juga tidak lepas dari kedua orangtua yang totalitas memberi dukungan. Mereka selalu mendampingi dan mengarahkan Jacob ke jalan yang benar bukan hanya sebagai student-athlete, tetapi juga sebagai pribadi yang baik.
“Bentuk support-nya banyak banget terutama dalam hal-hal kecil yang biasa dianggap sepele, seperti menyiapkan minuman yang tepat dan pisang sebelum gim, lalu juga doa sebelum gim, dan bantu mengantar latihan dan tanding,” ucap Jacob.
.jpg)
Jacob Xavier Chandra bersama rekan-rekan setimnya setelah menjadi juara Junior DBL 2026 Jakarta
Perjalanan Jacob bersama SMP Kolese Kanisius di Junior DBL Jakarta memang telah berakhir. Namun, mimpi untuk terus meraih yang terbaik tidak akan pernah padam. Jacob berharap adik-adik kelasnya meneruskan kesukesan ini pada musim-musim berikutnya.
“Kalian semua jangan berhenti kerja keras, ya! Teruskan sejarah ini, jangan cepat puas, dan terus percaya Tuhan,” pesannya kepada mereka.
Panggung DBL Jakarta telah menanti Jacob. Ia sungguh bersemangat untuk membuktikan kehebatannya di tingkat yang lebih tinggi kepada semua orang di ajang basket pelajar terbesar dan bergengsi di Indonesia ini.
“Tapi aku masih harus banyak sekali belajar dari kakak-kakak kelas aku agar bisa compete dengan sekolah-sekolah lain saat SMA nanti,” tutup Jacob.
Selamat atas kejuaraan dan gelar MVP beruntunnya, Jacob! Terima kasih telah berani untuk bermimpi dan berjuang di DBL!
Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Baca Juga: Tak Pasang Target Tinggi, Putri Jubilee Justru Raih Juara di Junior DBL Jakarta!
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)