DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Fernando Manansang menjadi MVP Honda DBL Indonesia All-Star 2019

Surabaya-Rangkaian panjang Honda DBL Camp 2019 yang dimulai dari 12-16 November resmi berakhir. Puncaknya adalah terpilihnya 12 Campers putra dan 12 Campers putri yang memastikan diri menjadi skuad elite Honda DBL Indonesia All-Star 2019. Berikut ini 12 profil campers putra yang akan terbang ke Amerika Serikat. (*)

1. Andreas Marcellino Bonfilio-SMA St. Louis 1 Surabaya

Garda cilik andalan SMA St Louis 1 Surabaya ini tampil moncer pada Honda DBL East Java Series musim ini. Lagi-lagi, pemain dengan tinggi 167 senti meter itu mengulang kesuksesannya musim lalu. Bonfil, berhasil membawa St. Louis jadi kampiun. Ia juga mampu merengkuh titel MVP Honda DBL East Java Series. Meski tak menjadi MVP Honda DBL Camp tahun ini, ia kembali ke skuad elite Honda DBL All star.

 

2. Calsen Vierry-SMA Gloria 1 Surabaya

Kemolekan memgolah bola basket, jadi modal utama Calsen Viery memimpin timnya. Meski gagal melangkah jauh, nama Calsen Vierry tercantum untuk terbang ke Surabaya mengikut Honda DBL Camp. Bermain sebagai forward, Calsen sukses menyita perhatian pelatih. Keberaniannya merangsek masuk ke pertahanan lawan, jadi catatam positif. Ia pun sukses memberikan toreha manis di debut perdananya di Honda DBL Camp, dengan masuk menjadi skuad elite Honda DBL All-Star tahun ini.

 

3. Mario Davidson-SMA Karangturi Semarang

Sang guard SMA Karangturi Semarang adalah sosok yang berhasil mencatatkan 54 poin dan 12 assists selama 6 pertandingan di Honda DBL Central Java Series 2019. Kemolekannya tersebut dapat mengantarkan SMA Karangturi meriaih gelar Honda DBL Central Java Series 2019. Performa gemilangnya terus dia pertahankan demi ambisinya untuk mengikuti jejak sang kakak, Andre Adriano yang merupakan mantan pemain tim nasional.

 

4. Julian Alexandre Chalias-SMA Soverdi Turban

Nama Julian Alexandre bukanlah nama baru di Honda DBL Camp. Forwarda andalan SMA Soverdi Tuban itu tahun lalu juga mengikuti kerasnya Honda DBL Camp. Terlebih, pemain dengan tinggi 195 senti meter itu juga masuk menjadi skuad Honda DBL All-Star tahun lalu. Meski gagal membawa timnya menjadi kampiun Honda DBL Bali Series, ia berhasil menunjukkan kualitasnya. Tahun ini, ia kembali menembus skuad elite Honda DBL All-Star. Terlebih nama ia Julian juga tercantum untuk mengikuti seleksi Timnas KU-17.

 

5. Fernando Franco Manansang-SMA Lokon Tomohon (MVP)

Kelihatannya 'shy-shy cat' alias malu-malu kucing saat diwawancara DBL.ID, rupanya seekor macan kalau sudah di lapangan. Nasi goreng adalah makanan favoritnya, baik untuk dimakan maupun dimasak. Si hitam manis 184 cm ini penggemar film genre percintaan dan action. Kalau mau kasih kado bukti ucapan selamat atau pas 2 Februari ulang tahunnya, jangan lupa benda apa pun yang warnah putih ya!

 

6. Mohammed Aofar - SMA Kharisma Bangsa

Salah satu skuad Honda DBL All-Star 2018, Muhammed Aofar berhasil tampil konsisten di Honda DBL Banten Series tahun ini sehingga membawanya kembali menjajaki Honda DBL Camp.Tak hanya itu, point guard dari SMA Kharisma Bangsa ini mampu membawa timnya menjuarai turnamen Paris World Game Division 2 pada pertengahan tahun 2018 lalu. Jadi tak nengherankan jika student athlete kelas 12 ini berhasil kembali menjadi salah satu skuad elit Honda DBL All-Star di tahun keduanya mengikuti Honda DBL.

 

7. Aaron Nathanael - SMA Bukit Sion Jakarta

Rookie andalan SMA Bukit Sion Jakarta ini berhasil masuk skuad elit Honda DBL All-Star 2019. Meski masih berstatus rookie Aaron nyatanya kemampuan bermainnya menjadi sebuah ancaman berbahaya bagi setiap lawan. Student Athlete yang menekuni basket sejak tahun pertama Sekolah Menengah Pertama ini juga sempat mengikuti seleksi untuk tim nasional Indonesia KU-16 tahun ini. Walau gagal menjadi salah satu skuad elit timnas tersebut namun Aaron akhirnya dapat membuktikan kemampuan basketnya dengan sukses menembus DBL All-Star 2019.

 

8. Rafael Pasha - SMA Bukit Sion Jakarta

Forward SMA Bukit Sion ini adalah sosok yang menyumbangkan 63 poin dan 12 assist. Tak hanya saat offensive, Pasha juga banyak berperan dalam lini pertahanan Buksi dengan berhasil mendapatkan 65 rebound, 11 steal dan 4 kali rebound selama 9 laga yang dilewati timnya selama gelaran Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series. Performa gemilangnya tersebut terus ia pertahankan hingga Honda DBL Camp 2019 demi ambisi untuk membuktikan dirinya layk menjadi salah satu skuad elit Honda DBL All-Star 2019.

 

9. Dearren Alvado Glendyap-SMA Bopkri 1 Jogjakarta

Keberhasilan SMA Bopkri 1 menggondol kampiun musim ini di Honda DBL D.I Jogjakarta Series tak terlepas dari salah satu pemain andalannya, Dearren Alvado Glendyap. Forwarda andalan Bopkri 1 itu berhasil menorehlan 90 poin bagi timnya. Dengan postur setinggi 190 senti meter ia tak ragu untuk bermain ke dalam paint area lawan. Terlebih bobot beratnya sebesar 86 kilogram, ia tak segan untuk berduel dengan lawannya.

 

10. Grady Cahyadi-SMA BPK 1 Penabur Bandung

Suksesnya SMA BPK 1 Penabur melangkah jauh di Honda DBL West Java Series 2019-South Region tak terlepas dari aksi Grady Cahyadi. Forwarda andalan SMA BPK 1 Penabur itu kerap membuat lawan gemetar. Terbukti torehan 75 poin membuat forwarda andalan SMA BPK 1 Penabur ini jadi mesin poin bagi timnya. Terlebih Grady juga bisa bermain dengan pintar. Ia bisa membaca permainan. Terbukto 7 asissts dan 5 steal berhasil dibukukan pemain berusia 17 tahun ini.

 

11. Armando Fredrik Jagiwar-SMA John 23 Merauke

Dengan postur hampir 2 meter, siswa kelas X ini berhasil membuat gempar para campers di Honda DBL Camp tahun ini. Armando Fredrik, berhasil membuat dunk hingga ring miring. postur tingginya, membuat ia tak segan mencetak skor melalui dunk. Hingga membuat para campers lainnya gemetar. Pada perhelatan Honda DBL Papua Series, Armando tampil baik. Pemain berusia 16 tahun ini telah menyumbang 32 poin serta 14 rebound. Ia juga memberikan performa yang apik di Honda DBL Camp. Bahkan, Andrew Vlahov kerap memujinya saat bermain. Tak jarang juga Vlahov memberikan pengarahan khusus padanya.

 

12. William Hardi-SMA Santu Petrus Pontianak

Aksi gemilangnya pada perhelatan Honda DBL West Kalimantan Series bersama timnya nyatanya mampu ditunjukkan William Hardi di Honda DBL Camp. Center dengan tinggi 198 senti meter, bisa bermain dengan pintar. Ia kerap mendebar ancaman saat berada di bawah ring. Pemain berusia 17 tahun itu juga kerap membukukan rebound banyak bagi timnya. Tercatat, ia mampu menorehkan 29 rebound selama membela timnya. Sedari awal, ia telah mengincar untuk menjadi skuad elite Honda DBL All-Star 2019.

Penasaran dengan profil skuad putri Honda DBL Indonesia All-Star 2019: Ini Dia Profil 12 Skuad Putri Honda DBL Indonesia All-Star 2019

 

Udah baca informasi menarik di mainmain.id belum?

Apple Hapus Semua Aplikasi dan Game Terkait Vaping

Philadelphia Fusion Siapkan Arena Esports Terbesar, Lebih Mahal dari GBT

Nickelodeon - Netflix Bakal Garap Serial dengan Lakon Squidward?

Karisma Pecahkan Rekor Dunia Para Atletik, Daud Yordan Juara Dunia Tinju

Nostalgia Ponsel Lipat ala Motorola RAZR

5 Game Indie Terbaru yang Rilis pada 2020

Ini Spesifikasi iPhone 12 yang Dikabarkan Muncul Tahun Depan

  RELATED ARTICLES
Comments (2)