ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Basket memang tak bisa dilepaskan dari yang namanya aksesoris. Mulai dari basket jalanan hingga pertandingan sekelas NBA. Banyak ditemui pemain yang menggunakan berbagai macam aksesoris. Mulai dari headband, atheletic tape, hingga sleeve.

Tapi saat ini penggunaan aksesoris bisa dikatakan sebagai efek placebo. Mengapa? Sebab masih ada beberapa pemain basket yang percaya menggunakan sebuah aksesoris bisa meningkatkan performa atau untuk menyembuhkan cideranya. Dalam arti lain, hal itu seperti menanamkan “kebohongan” untuk membantu orang keluar dari masalahnya.

LeBron James, misalnya, ia selalu memakai aksesoris kepala saat bertanding. Ia mengenakan headband (ikat kepala) hampir di setiap pertandingan yang dilakoninya. Menariknya, ternyata ada juga loh yang percaya bahwa headband adalah magis bagi LeBron.

Saat itu Brian Windhorst dari ESPN berkata kepada Darren Rovel, penulis CNBC. “Kamu melepas headband LeBron, maka ia terlihat seperti telanjang.”

Selain headband, sports compression sleeve (di lengan atau di kaki) justru akan lebih sering terlihat di lapangan. Hampir semua pemain basket dewasa ini menggunakannya. Misalnya, Carmelo Anthony, Russell Westbrook, dan Stephen Curry.

Allen Iverson adalah dalang dari meningkatnya penggunaan aksesori tersebut. Padahal pada mulanya hal itu dilakukan bukan karena gaya semata, tetapi lebih kepada pencegahan pasca cedera. Karena sebelumnya Iverson pernah mengalami cedera di bagian siku pada 2000 silam.

Sports compression sleeve itulah yang berfungsi menghangatkan otot-otot Iverson. Tekanan yang dihasilkan sleeve memeras pembuluh darah sehingga pembuluh itu terbuka dengan kuat. Hal itu memungkinkan lebih banyak darah dan oksigen mengalir dan membantu menurunkan detak jantung.  

Hal ini diperkuat dengan American Journal of Medicine (1987) dan Journal Sports Science, berbanding terbalik dari milik Steven. Memakai sleeve dalam olahraga dapat meningkatkan performa dan mengurangi nyeri. Hal itu juga berguna untuk mempercepat penyembuhan. Itulah yang menjadi alasan mengapa pemain cedera biasanya memakai sleeve saat masa penyembuhan.

Akan tetapi menurut Steven Kotler dalam sebuah tulisan di Phsicology Today. Penggunaan aksesoris pasca cedera boleh jadi termasuk kategori efek placebo. Itu adalah sebuah istilah medis yang berarti sebuah upaya pengobatan dengan cara memberikan sugesti positif kepada pasien agar rasa sakit yang diderita pasien berkurang.

Pada kesempatan itu, ia menceritakan pengalamannya ketika cedera tempurung lutut akibat bermain ski. Setelah cedera itu, Steven selalu memakai knee sleeve setiap kali bermain ski, dan mengira lututnya sudah sembuh. Suatu hari, ketika ia membuka aksesori itu ternyata lututnya berdenyut.

Lantas ia bertanya kepada Dr. Howard Brody, penulis buku The Placebo Response, tentang apakah kasus itu termasuk sugesti. Katanya, efek yang terjadi karena knee sleeve itu ternyata memang termasuk ke dalam ketegori placebo.

Jadi, pernahkah kalian mengalami hal demikian? Kalau pernah, bagi pengalaman kalian lewat kolom komentar dibawah ini.

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIER
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY