ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

foto: Mainbasket

Pemain Timnas Basket pada SEA Games 2019 lalu, Annisa Widyarni bercerita bahwa Honda DBL mengajarkan banyak hal. Baik dalam basket maupun pendidikan karakter. Hal inilah yang membuat dara kelahiran 1995 ini bisa menyeimbangkan akademik dan karir basketnya.

"Satu hal yang paling penting adalah kerja keras. Aku inget banget di musim pertamaku main, sekolahku kalah di laga pertama. Dengan sistem gugur ya mau gak mau harus menunggu tahun depan," ungkapnya.

Dari sinilah semangatnya bangkit. Berbekal latihan ekstra baik disekolah maupundi rumah, Awe --sapaan akrabnya-- terus menggembleng kemampuannya. 

Ia lantas bercerita bahwa ada satu kebiasaan yang kerap dilakukan untuk mengejar mimpi. Awe selalu menuliskan cita-cita dan to do list yang harus dilakukan untuk bisa mengoptimalkan kemampuannya.

"Biasanya aku tulis nih hari ini aku latihan apa aja, aku evaluasi juga kurangnya apa. Terus next-nya aku harus ngapain biar apa yang kurang ini bisa diperbaiki," tambah pemain Surabaya Fever tersebut.

Berbekal hal tersebut, Awe menjelma menjadi pemain yang tajam. Ia sukses membawa sekolahnya SMA Al-Azhar BSD ke babak semifinal. Serta sukses menjadi skuad Honda DBL Indonesia All-Star di musim 2012.

Seolah belum cukup, Ia lantas terus mengasah kemampuannya. Bukan tanpa alasan, ia punya mimpi untuk bisa menjadi pemain Timnas Indonesia.

"Nah, kalau sudah di level profesional seperti sekarang, latihan itu bener-bener hal yang wajib. Bahkan bakalan kelihatan kalau kurang latihan. Makanya kebiasaanku terus aku lakuin dan Alhamdulillah bisa tembus Timnas di SEA Games 2019 kemarin, tambahnya.

Ia pun berpesan kepada para pemain Honda DBL untuk tetap semangat mesipun saat di dalam tim berposisi sebagai pemain lapis kedua. Bagi Awe, peran pemain lapis justru tak kalah krusial.

"Aku pun pernah menjadi pemain dengan minute play-nya sedikit. Baik di kelas profesional maupun nasional. Tapi bukan berarti harus murung dan putus asa. Aku masih bisa tetap memberikan support ke teman-teman. Hal ini justru sangat dibutuhkan di dalam tim," tuturnya. (*)

 

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS