ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Foto: Dokumen pribadi

Tiga musim bersama SMA Kanaan Banjarmasin berjuang di Honda DBL South Kalimantan Series membuat Jethro Ivander belajar banyak hal. Bukan hanya skill basket, ia juga mendapatkan proses pendewasaan diri yang bermanfaat sebagai bekal setelah kini lulus.

Salah satu yang paling berharga adalah tentang konsistensi. Jauh sebelum mempersiapkan diri untuk Honda DBL, ia dan tim punya tradisi untuk duduk dan ngobrol bareng. Disana, tiap pemain akan bercertia tentang tujuannya bermain basket.

"Dari sinilah Coach akan membangun sebuah program latihan. Gimana caranya agar mimpi kita tercapai? Ya harus mau konsisten. Secara nggak langsung kita jadi terbiasa konsisten dan mau 'capek' dalam meraih mimpi," ungkapnya.

Jethro lantas mengenang bagaimana ia dan tim biasanya berlatih. Dalam satu minggu, mereka bisa melakukan latihan hingga empat kali. Programnya pun beragam. Mulai dari fisik hingga fundamental.

Tak berhenti di situ, tim pelatih juga kerap memberikan PR berupa latihan tambahan dan mengontrol gaya hidup. Mulai dari jam tidur, pola makan, hingga larangan-larangan yang bisa membuat performa mereka menurun.

"Selain itu, kita juga punya satu kebiasaan setelah latihan. Jadi kita bakal kumpul dan makan bareng. Hal ini berdampak banget sih. Bikin chemistry makin bagus," tambahnya.

Meski di musim terakhirnya SMA Kanaan Banjarmasin harus angkat koper lebih dahulu, Jethro mengaku tetap bangga dengan performa timnya. Pasalnya mereka sudah bekerja keras hingga detik akhir pertandingan.

Ia lantas berpesan kepada adik kelasnya untuk selalu memasang sebuah target dan tujuan di setiap latihan. Sehingga ada motivasi di setiap detik melakukan latihannya.

"Jangan pernah melakukan sesuatu dengan setengah hati. Soalnya nanti hasilnya juga bakal setengah. Makanya sejak awal harus bikin tujuan dan fokus ke tujuan. Jadi bisa bikin makin semangat," tutupnya.

 

  RELATED ARTICLES
Comments (0)